Dewasa ini, kehadiran kiper dalam dunia sepak bola telah berubah secara drastis. Dari yang cuma sekadar menjaga gawang, sampai kini menentukan aliran bola.
Masih ingat dengan keputusan Pep Guardiola yang mendepak Joe Hart dari Manchester City? Hart didepak karena dianggap tak punya insting memberikan bola dengan baik ke dalam permainan.
Guardiola akhirnya memilih untuk mendatangkan Claudio Bravo. Hart harus puas dipinjamkan ke klub Serie A Torino.
Empat kiper di bawah ini bisa dibilang punya kapasitas demikian. Selain muda, mereka juga punya kemampuan menjadi pelopor serangan.
Tak salah memang memasukkan mereka ke daftar kiper muda paling berharga di dunia. Siapa saja?
1. Loris Karius – 8 juta euro
Didatangkan dari FC Mainz di awal musim, Loris Karius yang berusia 23 tahun diperkirakan akan masuk dan secara permanen menggantikan kiper Belgia Simon Mignolet di Liverpool.
Dia sengaja diturunkan oleh Klopp di turnamen, sementara Mignolet tampil di liga untuk Liverpool. Namun, Karius masih muda dan memiliki fisik dan berpotensi menjadi kiper hebat pada waktunya.
Dalam 16 pertandingan untuk Liverpool musim ini, Karius telah menyimpan enam clean sheet. Yang dia butuhkan hanyalah waktu dan kepercayaan manajernya.
2. Timo Horn – 10 juta euro
Musim brilian untuk FC Koln. Dengan hasil yang luar biasa melawan Bayern Muenchen dan Borussia Dortmund musim ini, banyak yang berbicara tentang skuat dan manajer Koln.
Satu pemain yang sering menonjol adalah kiper mudanya, Timo Horn. Kiper Jerman berusia 23 tahun itu telah menjadi batu sandungan untuk menyelamatkan tembakan dan mengoordinasi bek dengan baik. Dia cepat, keras dan memiliki fisik untuk menangani tembakan sekeras apa pun.
Meski hanya meraih empat cleansheet dalam 17 penampilan untuk klub musim ini, Horn dipandang sebagai calon kuat kiper nomor satu di Jerman di tahun-tahun mendatang.
3. Ederson – 12 juta euro
Manajer City, Pep Guardiola telah membuat daftar pemain yang diinginkannya musim panas nanti. Ederson menjadi salah satu yang utama.
Kiper asal Brasil itu telah menjadi buah bibir bersama Benfica musim ini. Pada usia 23 tahun, Ederson membuktikan bisa gantikan kiper sekelas Oblak, bahkan lebih baik.
Ederson dikaitkan dengan kepindahan ke Manchester City, Barcelona dan Bayern Munich dalam beberapa bulan terakhir. Dari 36 pertandingan yang dimainkannya musim ini, Ederson sukses meraih 22 cleansheet yang mengejutkan dan membuatnya menjadi ancaman bagi pemain depan.
4. Sergio Rico – 20 juta euro
Sevilla mengalami musim gemilang di La Liga kali ini di bawah Jorge Sampaoli. Mereka terbukti menjadi kuda hitam di La Liga.
Salah satu alasan keberhasilan mereka adalah pertahanan solid. Dan seseorang yang pantas mendapatkan kredit adalah kiper berusia 23 tahun asal Spanyol, Sergio Rico.
Dengan 17 cleansheet dalam 43 penampilan untuk klub, Rico sedang dalam perjalanan untuk menjadi salah satu penjaga gawang muda terbaik di dunia.
Beberapa klub raksasa mulai mencarinya, seperti Barcelona, Real Madrid, sampai Manchester City.
Mantan penyerang Arsenal, Ian Wright tampaknya gerah dengan banyaknya pemain yang kini lebih memilih untuk melakukan diving demi mendapatkan penalti atau keuntungan lain.
Akhir pekan lalu, Wright menyoroti dua penalti yang didapatkan dua tim Manchester, Manchester United dan Manchester City.
Manchester United mendapatkan penalti usai Marcus Rashford dijatuhkan kiper Swansea, Lukasz Fabianski. Wayne Rooney yang menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya dengan baik.
Pada pertandingan antara Manchester City melawan Middlesbrough, The Citizens juga mendapatkan penalti setelah Leroy Sane dinilai dijatuhkan oleh Marten De Roon.
Nah, dua penalti itu dipermasalahkan oleh Wright. Menurutnya, kedua pemain itu terlalu mudah untuk jatuh. Legenda Arsenal ini pun menyebut diving kini sudah menjadi wabah di Premier League dan harus segera diakhiri.
“Diving dahulu merupakan masalah kecil tapi sangat menjengkelkan dalam permainan. Sekarang itu menjadi wabah yang besar dan kita harus menghentikannya agar tak menyebar lebih luas lagi,” ujarnya.
“Tak lama lalu, kita harus menggelengkan kepala sekali dalam sebulan atau saat melihat seseorang terlalu mudah jatuh untuk mendapatkan penalti. Tapi perlahan, hal itu sekarang terjadi dalam nyaris semua pertandingan,” sambungnya.
“Pelanggaran yang melibatkan Harry Kane di White Hart Lane mungkin pantas dihadiahi penalti. Tapi, dia jelas menjatuhkan diri seperti dilanggar dengan keras untuk meyakinkan Michael Oliver agar menunjuk titik putih setelah dia ditekel oleh Gabriel. Tapi di Old Trafford dan Riverside itu sangat buruk,” tandasnya.
Sudah tiga pekan Liga 1 berlangsung. Dan dalam 27 pertandingan yang sudah digelar di periode tersebut, cukup banyak aksi tak pantas dilakukan pemain.
Paling parah dilakukan oleh Ferdinand Sinaga dan Abduh Lestaluhu. Kedua pemain tersebut tertangkap kamera menyerang pemain lawan.
Ferdinand diketahui menyerang pemain Persela, Ivan Carlos, saat tampil membela PSM Makassar. Akibatnya, Ferdinand mendapatkan hukuman dari Komisi Disiplin PSSI, tak boleh bermain di empat laga dan denda sebesar Rp10 juta.
Tindakan serupa dilakukan oleh Abduh. Di laga PS TNI vs Bhayangkara FC, Abduh secara mengejutkan menghantam wajah bomber Bhayangkara FC, Thiago Furtuoso.
Wasit Aprisma Aranda tanpa ampun langsung mengeluarkan kartu merah kepada Abduh. Eks pemain Persija Jakarta tersebut terancam sanksi tambahan dari Komdis PSSI.
Sebab, tindakan Abduh sudah melanggar Kode Disiplin PSSI. Tapi, hukumannya masih belum diambil oleh Komdis. Ada potensi Abduh dihukum seumur hidup akibat tindakannya.
“Hukumannya tegas. Siapa saja yang memukul wasit dan sejenisnya, akan dihukum seumur hidup dan tak boleh terlibat di dunia sepakbola,” tegas Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, beberapa waktu lalu.
Pemerintah, melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga, punya pendapat terkait gagasan Edy. Menurut Kemenpora, hukuman seumur hidup untuk pemain yang melakukan tindakan kekerasan, tak sepenuhnya layak.
“Kami selaku pemerintah sangat menyayangkan kejadian tersebut. Padahal, setelah Piala AFF 2016 lalu (usai Abduh menendang bola ke bench Thailand), dia menjadi pemain pertama yang dicari Presiden. Tentu harus disanksi, tapi sesuai regulasi. Tak usah berlebihan seperti disanksi seumur hidup. Kami setuju ada sanksi, tapi harus sesuai regulasi,” terang Sekretaris Menpora, Gatot S Dewa Broto, Selasa 2 Mei 2017.
Marcello Lippi meyakini bahwa Inter Milan dan AS Roma harus segera mengganti pelatih mereka pada musim panas mendatang demi mengangkat prestasi kedua tim pada musim depan.
Luciano Spalletti sejauh ini belum memastikan diri soal masa depannya untuk Il Giallorossi lantaran kontraknya akan segera kadaluarsa pada musim panas nanti.
Sementara itu posisi Stefano Pioli di Stadio San Siro semakin terancam pekan demi pekan usai melalui enam giornata berturut-turut tanpa kemenangan dan hanya mengoleksi dua poin saja.
Hal ini mendorong Lippi, yang pernah mengantarkan timnas Italia menjuarai Piala Dunia 2006 lalu, untuk memberikan komentar terhadap dua klub raksasa Italia tersebut dan memprediksi bahwa kedua pelatih tersebut tidak akan menangani klub yang sama untuk musim depan.
“Saya kira Inter akan berganti pelatih lagi, demikian pula dengan Roma,” ungkap pelatih yang kini menangani tim nasional Tiongkok dalam wawancaranya kepada Rai Radio Uno. “(Pelatih Sassuolo) Eusebio Di Francesco harusnya bisa mendapatkan kesempatan menangani tim yang lebih besar, mungkin akan ada pergantian di kursi kepelatihan Serie A nantinya.”
Meski kini berkarier di Negeri Tirai Bambu, Lippi mengaku masih mengikuti perkembangan Serie A dan berkomentar soal beberapa tim termasuk eks klubnya, Juventus, yang berpeluang besar kembali merengkuh Scudettopada musim ini.
“Level dari Serie A kini membaik. Ada beberapa tim yang menempati posisi buncit di klasemen seperti Crotone yang bermain sepak bola dengan indah. Masalahnya adalah Juventus jauh lebih kuat dari tim manapun,” demikian sang allenatore berkomentar.
Barcelona harus membayar USD 500 ribu (sekitar Rp 6,6 miliar) kalau ingin merekrut Juan Antonio Pizzi sebagai pelatih. Angka itu sesuai klausul yang terdapat dalam kontrak Pizzi bersama Timnas Chile.
Pizzi merupakan salah satu kandidat pengganti Luis Enrique sebagai Barcelona. Calon lain mencakup Jorge Sampaoli dan Ernesto Valverde.
“Sejauh ini belum ada kontak dengan Barcelona,” kata agen Pizzi Ricardo Slipper, seperti dikutip dari Sport.
Media Chile El Mercurio melaporkan, para peminat Pizzi harus membayar setengah dari gaji tahunannya jika mau menggunakan jasanya. Mantan pelatih Valencia itu diketahui menerima upah USD 1 juta untuk menangani Alexis Sanchez dan kawan-kawan.
Menggantikan Sampaoli pada awal 2016, Pizzi membawa Chile menjuarai Copa America Centenario musim panas tahun yang sama. Saat ini dia tengah mempersiapkan tim untuk Piala Konfederasi 2017.
Pengeluaran tersebut akan jadi pertimbangan Barcelona sebelum menentukan pilihan. Mereka juga perlu menebus Sampaoli dari Sevilla kalau memilihnya. Berbeda dengan Valverde yang bebas kontrak dengan Athletic Bilbao akhir musim ini.
Manchester United siap menjadikan Antoine Griezmann sebagai pemain dengan gaji tertinggi di Premier League, seperti dikabarkan Daily Mail pada Selasa (2/5/2017).
Pada pekan ini, media-media Inggris kembali mengabarkan ketertarikan Manchester United kepada Griezmann. The Red Devils sudah menyiapkan dana transfer sekaligus nilai kontrak demi mewujudkan hal tersebut.
Manchester United bakal menggelontorkan 300.000 poundsterling per pekan untuk menggaji Griezmann. Jika menerima tawaran itu, Griezmann akan menjadi pemain dengan gaji tertinggi Premier League, mengalahkan Paul Pogba (290.000 poundsterling).
Dengan durasi kontrak selama lima tahun, Griezmann bisa meraup pendapatan 77 juta poundsterling jika pindah ke Manchester United. Jumlah tersebut dua kali lipat ketimbang gajinya saat ini di Atletico Madrid.
Sementara itu, Manchester United akan mengaktifkan klausul pelepasan Griezmann bersama Atletico Madrid. Nilai klausul itu ditengarai sebesar 76 juta poundsterling.
Kedua klub maupun sang pemain belum memberikan komentar mengenai kabar transfer tersebut. Namun dalam pernyataan terakhir, Griezmann mengaku tidak mau memikirkan kabar itu dan hanya ingin fokus membela Atletico Madrid hingga musim ini berakhir.
No comments:
Post a Comment