akar sepak bola Spanyol, Guillem Balague berpikir bahwa Real Madrid akan menandatangani setidaknya dua pemain besar di bursa transfer musim panas nanti, dan Zinedine Zidane telah membuat daftar target yang berisi lima pemain menjelang dibukanya jendela transfer musim panas.
Tiga dari lima pemain yang masuk daftar target Zidanekabarnya adalah striker Atletico Madrid, Antoine Griezmann, striker Bayern Munich, Robert Lewandowski dan bintang Juventus, Paolo Dybala.
Menurut Balague, Zidane tidak senang dengan skuatnya sekarang, dan ia ingin memperkuat lini serang timnya untuk menghadapi kompetisi musim depan.
Karim Benzema dan Alvaro Morata diperkirakan akan meninggalkan klub pada akhir musim ini dan Zidane menginginkan kedua pemain tersebut diganti dengan dua pemain top.
Bintang AS Monaco, Kylian Mbappe tampaknya menjadi striker yang paling mungkin menuju ke Santiago Bernabeu, setelah ada laporan yang mengatakan jika kedua klub telah menyepakati kesepakatan sebesar 100 juta Euro untuk transfer sang pemain
Semua orang pasti ingin melakukan hal yang mereka senangi.
Namun, karena satu dan lain hal, akhirnya ada hal yang membuat mereka tak bisa melakukan hal tersebut.
Seperti yang terjadi kepada seorang bocah lima tahun yang merupakan seorang pecinta sepak bola.
Ia terpaksa tidak diperbolehkan untuk bermain bola seumur hidupnya.
Hal ini terjadi karena dengan bermain bola dapat berakibat fatal bahkan membuatnya tewas.
Bocah lima tahun tersebut bernama Blake Brotherton, ia mengalami sebuah kondisi jantung langka bernama kardiomyopathy, penyakit sama yang diderita oleh mantan pemain Premier League, Fabrice Muamba.
Dengan penyakit tersebut, jantungnya hanya berfungsi 15 persen dari orang normalnya.
Sejak Blake didiagnosa penyakit tersebut, sang ibu, Kelly Brotherton (34), harus senantiasa mengawasi pendukung Manchester City tersebut karena hanya bermain bola di belakang halaman saja bisa menyebabkan ia tewas seketika.
Rongga jantungnya tertarik, hal itu membuat otot jantungnya tidak bisa memompa dara ke tubuhnya dan jika ia kehabisan nafas, maka tubuhnya akan terlihat membiru.
Keluarga yang tinggal di Tunstall, Saffordshire, mengatakan: “Ia selalu mencintai sepak bola dan akan selalu, hal ini sangat menyakitkan.
“Ia ingin seperti teman-temannya, tapi sekarang ia tahu ia tidak bisa.
“Terkadang ia coba untuk berlari dan aku harus memberitahunya untuk tidak melakukannya. Ia mengerti dan akhirnya hanya melakukan tendangan kecil.
“Dengan adanya game seperti FIFA, memang ia bisa bermain secara virtual, tetapi hal itu tidak sama.”
Blake saat ini sedang dalam posisi menunggu untuk transplantasi jantung begitu jantungnya hanya bekerja sebesar 10% atau kurang.
Kelly mengatakan: “Jika ia mendapatkan transplantasi jantung maka ia akan bisa bermain bola. Tetapi kamu hanya diperbolehkan melakukan dua kali transplantasi.
“Dan transplantasi tersebut bisa saja ditolak, dan jika tak ditolak maka umur paling panjang jantung tersebut adalah 30 tahun.
“Hal yang membuatku takut adalah ketika hal yang salah terjadi.
“Walau dengan transplantasi tersebut ia dapat bermain bola, kami harus menundanya karena begitu ia mendapatkan transplantasi, hidupnya akan semakin pendek.”
Blake saat ini mendapatkan 14 obat yang harus diminumnya setiap hari dan sistem imunnya makin hari makin melemah hingga beberapa kali sebulan ia harus dibawa ke rumah sakit.
Kelly menambahkan: “Jika ia terkena flu, ia akan berada di rumah sakit selama dua minggu.
“Saat Blake lahir ia sangat sehat tetapi ketika usia 5 bulan, aku sadar ia terlalu banyak berkeringat dan aku membawanya ke dokter anak.
“Kemudian setelah itu, ia dibawa ke rumah sakit dan kemudian dilakukan scan dan ditemukan ada yang aneh di jantungnya.
“Dan ia tidak bisa bersekolah secara penuh, dan aku harus keluar dari pekerjaanku untuk bisa menjaganya.”
Bek Juventus, Medhi Benatia, menerima perlakuan rasial ketika tengah menjalani sesi wawancara, beberapa jam usai laga melawan Torino, Minggu 7 Mei 2017. Dalam pertandingan tersebut, Juventus ditahan imbang Torino 1-1.
Saat wawancara, Benatia mendengar perkataan yang tidak pantas untuknya. Ia kemudian mengakhiri sesi wawancara tersebut
“Apa yang orang bodoh itu katakan?" kata bek berusia 30 tahun tersebut sebelum mengakhiri wawancara.
Stasiun swasta televisi Italia, RAI, yang menyiarkan wawancara tersebut kemudian segera meminta meminta maaf. Dilansir dari Football-Italia, mereka kemudian berjanji akan mencari tahu siapa yang berkomentar tidak pantas tersebut. Sayangnya, RAI hingga kini belum melansir pernyataan rasis yang didengar Benatia.
“RAI turut bersedih dengan episode rasisme yang melibatkan pemain Juventus selama siaran wawancara sepakbola,” tulis RAI dalam pernyataan resminya.
Juventus juga menyesalkan insiden tersebut. Bianconeri pun meminta supaya stasiun televisi itu melakukan penyelidikan.
“Setelah penghinaan terhadap Medhi Benatia yang didengar melalui earphone ketika wawancara sepakbola, Juventus Football Club merasa prihatin dan berharap ada penyelesaian. RAI juga harus menjelaskan apa yang terjadi,” tulis Juventus.
Sementara itu, sepekan sebelumnya, gelandang Pescara, Sulley Muntari, juga menerima tindakan rasial. Tindakan itu terjadi ketika Pescara bertemu Cagliari.
Persaingan untuk memperebutkan talenta-talenta terbaik sepakbola sepertinya semakin gila saja. Kini klub-klub besar tak lagi mengejar pemain jadi, namun pemain muda potensial pun kini menjadi rebutan banyak klub.
Klub-klub kaya kini rela melakukan perjudian demi bisa mendapatkan pemain berkualitas saat masih muda. Alhasil, harga pemain yang masih belia pun kini melonjak tajam seperti halnya pemain-pemain yang sudah mapan.
Menurut Globoesporte, Real Madrid sudah berhasil mendapatkan wonderkid milik Flamengo; Vinicius Junior. Madrid dikabarkan harus membayar 45 juta euro untuk memastikan kesuksesan transfer pemain berusia 16 tahun itu.
Perebutan tanda tangan Vinicius memang sangat ramai, banyak klub besar yang mengantre untuk bisa memikat hati pemain yang berposisi sebagai sayap kiri itu. Barcelona, Real madrid dan Chelsea terlibat persaingan ketat untuk mendatangkan Vinicius.
Madrid dikabarkan sudah mencapai kesepakatan verbal dengan Falmengo dan Vinicius sendiri. Madrid harus membayar 45 juta euro kepada Flamengo plus bonus yang bisa membuat transfer ini bernilai total 61 juta euro. Sementara itu, Barcelona hanya menawarkan 25 juta euro kepada Flamengo.
Meski demikian, Vinicius baru akan bisa bergabung ke Madrid tahun depan, saat ia sudah berusia 18 tahun. Pemain kelahiran 12 Juli 2000 itu masih akan membela Flamengo sampai musim panas tahun depan.
Mendatangkan pemain berusia di bawah 18 tahun memang tak bisa dilakukan Madrid saat ini. Madrid, Ataltico dan Barcelona sudah dihukum FIFA karena transfer pemain di bawah umur.
Wakil presiden Barcelona, Jordi Mestre, belum lama ini mengungkap bahwa klub sudah mengambil keputusan soal siapa yang akan menggantikan Luis Enrique sebagai pelatih kepala di musim kompetisi mendatang.
Enrique, yang masih berpeluang membawa timnya memenangkan gelar ganda musim ini, mengkonfirmasi Maret silam bahwa ia akan pergi dari Camp Nou di musim panas – usai tiga tahun bekerja di klub.
Ronald Koeman dan Ernesto Valverde sempat dikaitkan dengan posisi tersebut, sementara asisten Juan Carlos Unzue juga dikabarkan akan dipromosikan, namun Mestre mengatakan pihaknya tidak akan membuat pengumuman resmi apapun dalam waktu dekat.
“Kami sudah memilih penggantinya, namun kami tidak akan mengkomunikasikannya sekarang, terkait keputusan ini, untuk menghormati Luis Enrique,” tutur Mestre di TV3.
Barcelona, yang sudah memastikan masuk final Copa del Rey, saat ini tengah mengumpulkan jumlah poin yang sama dengan rival mereka di La Liga – namun dengan memainkan satu laga lebih banyak.
Jelang perhelatan Liga 1 2017 publik sepak bola Tanah Air sempat dihebohkan berita bergabungnya pemain top dunia, Michael Essien ke Persib Bandung. Ternyata ia bukan satu-satunya bintang eks Chelsea yang berminat bermain di kompetisi elite Indonesia. Kompatriot Essien di era Jose Mourinho, Ashley Cole, juga ingin mencicipi kompetisi negara kita.
Amougou Mathieu, agen pemain asal Kamerun yang mendatangkan Michael Essien, Carlton Cole, serta beberapa marquee player lainnya ke klub-klub Liga 1 2017, membuka rahasia soal dirinya dimintai tolong memasarkan Ashley Cole ke Indonesia.
“Seperti halnya Essien saya juga punya jalur ke Ashley Cole. Setelah mendapat kabar kalau mantan rekannya bermain di Indonesia, orang dekatnya langsung mengontak saya. Ia menanyakan kemungkinan Ashley main di Indonesia,” cerita Amougou Mathieu dalam perbincangan santai dengan Bola.com akhir pekan ini.
Ashley Cole yang kelahiran 20 Desember 1980 (usia 36 tahun) itu tercatat aktif bermain di LA Galaxy. Ada klausal kontrak yang memungkinkan dirinya pindah klub tanpa biaya transfer.
Saat masih jaya, Cole pemain yang tak tergantikan di sektor bek sayap kiri Chelsea. Ia juga pelanggan Timnas Inggris dengan jumlah penampilan 107 laga sejak tahun 2001.
Namun, melihat pasaran pemain asing yang beredar di Indonesia, Mathieu, berbicara realistis kepada orang dekat Ashley Cole. “Pemain asing di posisi bermain Ashley Cole kurang laku. Klub-klub lebih senang mendatangkan pemain di posisi penyerang, gelandang, serta stoper,” terang Amougou Mathieu.
Menurut agen yang tinggal di kawasan Tangerang tersebut kans mendatangkan AshleyCole ke Indonesia tetap terbuka. “Kalau memang nanti ada klub berminat, saya bisa datangkan ia seperti halnya MichaelEssien,” katanya. Ashley Cole terikat kontrak dengan LA Galaxy hingga bulan Desember 2017.
Namun, Amougou Mathieu menggarisbawahi setiap pemain top berstatus marquee player yang ia bawa tidak lantas menyajikan dampak prestasi. “Saya hanya bisa memastikan pemain dalam kondisi fit alias tidak cedera. Soal adaptasi atau bagaimana performanya di lapangan di luar kekuasaaan saya. Yang pasti saya tidak berniat menipu klub-klub Indonesia. Pemain yang saya tawarkan jelas asal usul dan statusnya.”
No comments:
Post a Comment