7uptoto

sub menu

Friday, 3 February 2017

Posts from Berita Sepak Bola Terpercaya for 02/03/2017

Berita Sepak Bola Terpercaya



Lionel Messi Akan Pimpin Argentina Juara Piala Dunia 2018

By Nosi Putra on Feb 03, 2017 10:27 am

Pelatih timnas Argentina, Edgardo Bauza kembali menegaskan bahwa sosok Lionel Messi memiliki peran yang sangat penting. Bauza meyakini bahwa Argentina akan juara Piala Dunia 2018 bersama dengan Messi.

Messi memiliki peran penting bagi Argentina. La Pulga adalah kapten tim. Ia mampu menembus tiga laga final bersama Argentina. Hanya saja, pemain Barcelona ini masih belum bisa memberikan gelar juara untuk negaranya.

“Bersama Messi, yang bisa saya rasakan adalah Argentina akan memenangkan Piala Dunia 2018,” terang Bauza.

Namun, sebelum menjadi juara Piala Dunia 2018 yang akan digelar di Rusia, Argentina harus lebih dulu lolos dari babak kualifikasi zona CONMEBOL. Salah satunya adalah saat berjumpa dengan Chile pada 24 Maret mendatang.

Meski pertandingan ini masih cukup lama. Namun, Bauza sudah memiliki bayangan siapa saja yang akan mengisi skuat pilihannya.

“Lucas Biglia dan Javier Mascherano akan bermain di lini tengah, dengan Angel Di Maria, Gonzalo Higuain dan Lionel Messi di depan,” terangnya.


Read in browser »
share on Twitter Like Lionel Messi Akan Pimpin Argentina Juara Piala Dunia 2018 on Facebook

5 Pemain Remaja Liga Italia yang Sukses Tembus Tim Inti

By Nosi Putra on Feb 03, 2017 07:27 am

Klub-klub Liga Italia belakangan giat mengorbitkan talenta-talenta mudanya. Faktor kelincahan dan stamina yang lebih kuat diyakini sebagai faktor utama.

Untuk mengembangkan dan menupuk rasa percaya diri para pemain tersebut, tak jarang klub memberikan kesempatan kepada mereka untuk tampil sebagai starter.

Seperti Godfred Donsah (20 tahun) di Bologna, Balde Keita (21 tahun) di Lazio, Federico Bernardeschi (21 tahun) di Fiorentina, Domenico Berardi (22 tahun) di Sassuolo, Andrea Bellotti (23 tahun) di Torino, dan Paulo Dybala (23 tahun) di Juventus.

Yang lebih fantastis lagi, ada pula di antara pemain muda tersebut yang umurnya belum lagi mencapai angka 20, atau tergolong masih remaja. Namun mereka mampu meyakinkan pelatih untuk menurunkan mereka sebagai starter. Berikut lima di antaranya:

1. Gianluigi Donnarumma

Bagi penggemar Liga Italia Serie A, nama Donnarumma tentu sudah tak asing lagi. Ya, kiper belia milik AC Milan ini lahir 25 Februari 1997. Di usianya yang masih berumur 17 tahun, ia sudah menjadi kiper utama I Rossoneri.

Kiprahnya sebagai kiper utama Milan sudah dimulai sejak musim lalu. Ia sukses mengalahkan Diego Lopez (30 tahun) dalam persaingan untuk tempat utama di gawang Milan. Dari 30 penampilannya musim lalu, sepuluh di antaranya ia tak kebobolan.

Penampilannya Donnarumma turut menarik minat banyak klub papan atas Eropa, semisal Juventus, Chelsea, dan Real Madrid. Ia pun disebut-sebut sebagai titisan Gianluigi Buffon dan akan menjadi kiper masa depan timnas Italia.

2. Nicolo Barella

Gelandang berumur 19 tahun ini masuk dalam starting XI kesebelasan Cagliari di Serie A. Lahir pada 7 Februari 1997, Barella merupakan pemain asli binaan akademi sepakbola Cagliari. Ia mulai masuk tim senior Cagliari pada Juli 2014. Musim lalu ia sempat dipinjamkan ke Como selama enam bulan.

Musim ini bersama Cagliari, ia telah tampil sebanyak 18 kali dan membantu timnya berada di papan tengah klasemen Serie A.

Pada Desember 2016 lalu, ia baru saja memperpanjang kontrak untuk lima tahun ke depan. Kontraknya bersama Cagliari baru akan berakhir hingga Juni 2021. Sedangkan di tim nasional, ia tergabung dalam skuad Italia U-20. Penampilan gemilangnya pun menarik perhatian dua raksasa kota Milan, Inter Milan dan AC Milan.

3. Amadou Diawara

Amadou Diawara mungkin tak setenar Gianluigi Donnarumma. Namun, adalah kesalahan besar jika memandang remeh gelandang berumur 19 tahun ini.

Penampilan apik pemain asal Guinea ini mulai mencuri perhatian para pencari bakat sejak musim lalu ketika ia masih berseragam Bologna. Aston Villa, AS Roma, Chelsea, Manchester City, Manchester United, dan Juventus merupakan tim yang ikut memburunya sebelum akhirnya ia pindah ke Napoli.

Bersama Napoli, musim ini ia sudah tampil sebanyak 16 kali di semua kompetisi, termasuk empat kali di Liga Champions. Ia baru akan genap 20 tahun pada 17 Juli mendatang.

4. Federico Dimarco

Pemain ini lahir di Milan, 10 November 1997. Di usianya yang masih 19 tahun, ia menjadi salah satu remaja Italia yang mampu menembus tim inti di skuad Empoli. Ia tercatat telah tampil sebanyak 7 kali bersama tim asuhan Giovanni Martusciello.

Sejatinya, Dimarco adalah milik Inter Milan dan merupakan pemain asli binaan akademi sepakbola Inter. Sebelum ke Empoli, musim lalu ia juga sempat dipinjamkan ke Ascoli selama enam bulan. Inter sengaja meminjamkannya agar dapat memiliki kesempatan bermain lebih banyak demi mengembangkan kemampuannya.

Bermain di posisi bek kiri, gaya permainan Dimarco disebut-sebut mirip dengan David Alaba (Bayern Muenchen). Sebagai aset di masa depan, Inter kemungkinan tak akan menjualnya.

5. Manuel Locatelli

Pemain yang menempati posisi gelandang bertahan ini merupakan salah satu andalan AC Milan saat ini. Musim ini, tercatat ia sudah tampil sebanyak 16 kali di Serie A dan menyumbangkan dua gol.

Bersama Gianluigi Donnarumma, Locatelli digadang-gadang akan menjadi andalan AC Milan dan timnas Italia di masa mendatang. Pada 8 Januari lalu, Locatelli baru saja berulang tahun yang ke-19.

Tak ayal, remaja hasil binaan akademi sepakbola AC Milan ini menjadi salah satu pemain kesayangan I Rossoneri dan para fans.


Read in browser »
share on Twitter Like 5 Pemain Remaja Liga Italia yang Sukses Tembus Tim Inti on Facebook

Efek Donald Trump, Sepak Bola AS Juga Ikut Gundah

By Nosi Putra on Feb 03, 2017 04:27 am

Amar eksekutif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump soal pelarangan masuk bagi masyarakat dari tujuh negara berpenduduk muslim meresahkan sebagian kalangan. Tak terkecuali sepak bola dalam negeri AS.

Perintah Trump yang dikeluarkan pada Jumat (27/1/2017), meski belakangan disebut tidak dipahami cukup detail, memicu sejumlah protes di berbagai kota di AS. Kapten kesebelasan nasional AS Michael Bradley pun mengecam kebijakan Trump ketika diwawancara Grant Wahl dari Sports Illustrated.

Bahkan pemain 29 tahun itu menegaskan kembali sikapnya melalui status di Instagram. Dia mengakui bahwa komentarnya kepada Wahl “terlalu lunak” sehingga merasa perlu menegaskan lagi.

Bradley awalnya berharap Presiden Trump bakal berbeda dari masa kampanye. Sikap xenofobia, misoginis, dan retorika narsistik akan berubah menjadi rendah hati dan memimpin negeri dengan lembut.

Namun harapan Bradley tidak bersambut. “Dan pelarangan masuk bagi orang muslim adalah contoh terbaru dari seseorang yang tak cocok untuk memimpin negara ini,” tulisnya.

Kecaman senada datang dari pemain sepak bola putri AS, Alex Morgan, melalui kicauan Twitter.

Sikap para bintang sepak bola AS, yang kebetulan orang kulit putih dan asli negeri tersebut, disambut positif federasi sepak bola AS (USSF). Bahkan Presiden USSF Sunil Gulati dan pelatih tim putra Bruce Arena memberi dukungan.

Persepakbolaan AS tentu akan kena imbas bila Trump berkeras menerapkan kebijakan anti-imigran. Saat kesebelasan AS bermain melawan Serbia B dalam partai persahabatan di San Diego, California, Ahad (29/1), sebagian besar pemainnya adalah putra imigran.

Jermaine Jones kelahiran Jerman, Darlington Nagbe lahir di Ligeria, Benny Feilhaber lahir di Brasil, dan Juan Agudelo kelahiran Kolombia. Lantas keluarga Jozy Altidore berasal dari Haiti, Jorge Villafana punya darah Meksiko, dan Sebastian Lleget ada darah Argentina.

Nagbe, misalnya, sedih dan terganggu melihat kebijakan Trump. Pemain berusia 26 ini mengaku pernah menjadi pengungsi, termasuk ibundanya.

“Saya tahu bagaimana penderitaan saat itu. Pindah ke AS adalah salah satu hal terbaik yang pernah terjadi pada kami,” ujar Nagbe dikutip LA Times.

Washington Post (h/t The Inquirer) mengutip pendapat Andrei Markovits, guru besar University of Michigan. Markovits pernah menulis bahwa sepak bola AS adalah persimpangan budaya dan politik.

Singkatnya, sepak bola AS dikenal tak punya perbatasan. Kesebelasan AS, misalnya, telah mengunjungi 22 negara dalam empat tahun.

Lantas kompetisi sepak bola terbesar di AS, Major League Soccer (MLS), memiliki para pemain kelahiran 61 negara pada musim lalu. Salah seorang di antaranya adalah penyerang New England Revolution, Kei Kamara.

Pada usia 14, Kamara bersama keluarganya meninggalkan Sierra Leone yang tengah diamuk perang. Berkat program pengungsi, keluarga Kamara menetap di selatan California.

Kamara yang beragama Islam kemudian menjadi warga negara AS pada 2006.

Orang-orang seperti Kamara atau Steven Beitashour, pemain kelahiran California dari keluarga asal Iran beragama Kristen dan Islam, mungkin saja terpengaruh pada masa depan.

Namun ancaman paling besar menyasar program akademi dalam program Deferred Action for Childhood Arrivals (DACA). Pasalnya pemerintahan Trump berencana mencabut visa kerja bagi kalangan imigran ilegal, terutama dari Meksiko, dan membuat anak-anak dalam program DACA terancam.

Markovits menilai kebijakan pemerintahan Trump bisa membuat sepak bola AS terkucil dari dunia luar. Padahal AS sedang menggalang kerja sama dengan Meksiko (atau bersama Kanada) untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026.

Gulati, musim panas lalu, mengatakan bahwa kemenangan Trump dalam pemilu bakal menyulitkan rencana AS untuk menggandeng Meksiko dan mengajukan usulan kepada FIFA. Apalagi FIFA dikenal anti-politik.

“AS bukan negara super power dalam sepak bola. Dia sangat bergantung pada sepak bola global, jadi berharaplah pada kebaikan dunia,” tutur Markovits.

Namun tak semua pesimistis. Gelandang AS Sacha Kljestan yang lahir dari keluarga imigran gelap Yugoslavia mengaku jijik pada kebijakan imigrasi Trump, tapi tetap berpikir positif.

“Saya tak pernah menjadi orang negatif, saya punya harapan demi masa depan. Saya berharap yang terbaik dan semoga kebaikan bakal menang,” tukas Kljestan yang menyatakan punya “jiwa Amerika”.


Read in browser »
share on Twitter Like Efek Donald Trump, Sepak Bola AS Juga Ikut Gundah on Facebook

Giacomo Bonaventura Telah Ukir 30 Gol dan 20 Assist di Seria A

By Nosi Putra on Feb 03, 2017 01:27 am

Akhir pekan kemarin, AC Milan ditekuk tuan rumah Udinese 1-2. Satu gol Milan dalam laga tersebut dicetak oleh Giacomo Bonaventura. Gol tersebut adalah gol ke-30 sepanjang karier Bonaventura di Serie A.

Selain 30 gol, seperti dilansir situs resmi Milan, Bonaventura juga telah mengukir 20 assist di liga kasta tertinggi Italia.

Gelandang 27 tahun Italia itu mengukir 30 gol dan 20 assist tersebut dalam 184 penampilan. Dia melakukannya bersama dua klub berbeda, yakni Atalanta (2007-2014) dan Milan.

Giacomo Bonaventura di Serie A (Atalanta)
Pertandingan: 99
Gol: 14
Assist: 6.

Giacomo Bonaventura di Serie A (AC Milan)
Pertandingan: 85
Gol: 16
Assist: 14.

Di Serie A musim ini, Bonaventura sudah mencetak tiga gol dan menyumbang dua assist untuk Milan.

Dari segi gol, Bonaventura kalah dari Gianluca Lapadula (4), Suso (5) dan Carlos Bacca (8). Dari segi assist, cuma Suso (7) yang lebih unggul darinya.


Read in browser »
share on Twitter Like Giacomo Bonaventura Telah Ukir 30 Gol dan 20 Assist di Seria A on Facebook

Gabriel Jesus dan Leroy Sane Bintang Baru yang Jadi Harapan ManCity

By Nosi Putra on Feb 02, 2017 11:27 pm

Gelandang Manchester City, Yaya Toure, melayangkan pujian kepada dua pemain muda yang menghiasi timnya pada musim 2016-2017, yakni Gabriel Jesus dan Leroy Sane.

Manchester City membeli Jesus dari Palmeiras dengan banderol 27 juta pounds (Rp 447,7 Miliar) pada musim panas 2016. Namun, pemain asal Brasil itu langsung dipinjamkan kembali ke Palmeiras selama enam bulan, dan turut mempersembahkan trofi Serie A Brasil 2016.

Setelah musim 2016 berakhir, Gabriel Jesus resmi gabung ke Manchester City pada Januari 2017. Jesus pun telah melakoni debut saat The Citizens ditahan 2-2 Tottenham Hotspur di Stadion Etihad pada pekan ke-22 Premier League musim ini, Sabtu (21/1/2017).

Pemain berusia 19 tahun itu sempat membobol gawang Tottenham Hotspur. Akan tetapi, gol Jesus dianulir wasit lantaran terjebak dalam posisi offside.

“Gabriel sangat cerdas. Saya mengatakan itu di pusat latihan jika dia tampak seperti pemain senior karena kecerdasannya. Dia bergerak dengan cerdas dan cukup kuat. Tidak mudah menghadapi para bek dan mendapat jegalan, namun saya mengatakan kepada dia untuk terus berjuang,” ujar Toure.

Selain Jesus, Leroy Sane juga bergabung dengan Manchester City setelah dibeli dari Schalke 04 seharga 37 juta pounds (Rp 615 miliar) pada Agustus 2016. Gelandang berusia 21 tahun itu mencatatkan tiga gol dan dua assist dari 15 penampilan di semua ajang.

“Sane adalah pemain brilian. Dia melakukan hal yang luar biasa tahun ini. Saya sangat senang untuk dia, begitu pula dengan tim. Dia sangat cepat dan kuat. Terkadang dia membuka situasi untuk Manchester City,” kata Yaya Toure.


Read in browser »
share on Twitter Like Gabriel Jesus dan Leroy Sane Bintang Baru yang Jadi Harapan ManCity on Facebook

Paulo Dybala Buruan Utama Real Madrid Musim ini

By Nosi Putra on Feb 02, 2017 08:27 pm

Real Madrid diberitakan Marca, Senin (31/1/2017), menjadikan Paulo Dybala sebagai buruan utama pada bursa transfer musim panas 2017. Namun, Madrid harus mengeluarkan dana besar untuk mendapatkan Dybala.

Rumor kepidahan pemain 23 tahun tersebut dari Juventus, sudah mencuat sejak dibukannya jendela transfer Januari 2017. Selain Real Madrid, Barcelona juga diyakini tertarik membawa pemain asal Argentina itu keluar dari Turin.

Apalagi, Paulo Dybala disebut tengah berselisih paham dengan Massimiliano Allegri. Dybala menolak berjabat tangan dengan sang pelatih ketika Juventus menang 2-0 atas Sassuolo, Minggu (29/1/2017).

Sikap yang ditunjukkan Paulo Dybala merupakan bentuk protes karena ingin bermain di Spanyol. Namun, Marca mengklaim jika pemain 23 tahun itu memilih untuk bergabung bersama Real Madrid ketimbang Barcelona.

Atas dasar itu, Dybala hingga saat ini belum memperbarui kontraknya bersama Juventus. Untuk diketahui, sang pemain masih terikat di Turin hingga 30 Juni 2020.

Namun, Real Madrid disebut harus mengeluarkan dana besar untuk memboyong Paulo Dybala ke Santiago Bernabeu. Menurut catatan Transfermarkt, eks penggawa Palermo itu di memiliki nilai jual sebesar 45 juta euro (Rp 642,25 miliar).


Read in browser »
share on Twitter Like Paulo Dybala Buruan Utama Real Madrid Musim ini on Facebook




Recent Articles:

Daftar Pencetak Gol Terbanyak di Puncak Klasemen Serie A
Gianluigi Donnarumma dan Locatelli Masa Depan Sepak Bola Italia
Ketajaman Cavani Belum Tersaingi di Liga Prancis
Harga Jual 5 pemain Atletico Madrid ini Melejit di Bursa Transfer






This email was sent to sukses.properti84@gmail.com
why did I get this?    unsubscribe from this list    update subscription preferences
7upbet · 2 Thnou St, Krong Preah Sihanouk 18200, Cambodia · Phnum Penh 13253 · Cambodia

Email Marketing Powered by MailChimp

No comments:

Post a Comment