Rumor masa depan Frank de Boer bersama Inter Milan akhirnya menemui kepastian. Pihak Inter secara resmi telah memberhentikan kerjasama dengan pelatih asal Belanda tersebut pada hari Selasa (1/11) waktu setempat.
Keputusan ini sejatinya sudah beredar kencang sejak beberapa pekan lalu. Kemenangan atas Torino sempat membuat situasi mereda. Namun, kekalahan dari Sampdoria pada akhir pekan lalu membuat masa depan De Boer semakin suram.
Dan, puncaknya adalah pengumuman yang disampaikan langsung di laman resmi klub pada hari ini:
FC Internazionale Milano mengumumkan bahwa telah menghentikan kontrak pelatih Frank de Boer pada hari ini. Pelatih tim utama untuk sementara akan dipercayakan kepada pelatih Primavera Stefano Vecchi, yang akan berada di bangku cadangan Inter untuk pertandingan melawan Southampton di Liga Europa.
Inter Milan ingin mengucapkan terimakasih kepada Frank de Boer da staffnya untuk pekerjaan yang sudah dilakukan untuk klub. Kami juga berharap yang terbaik untuk mereka di masa depan.
De Boer baru bergabung dengan Inter pada awal musim ini. Mantan pelatih Ajax ini menjadi pelatih menggantikan posisi Roberto Mancini. Namun, perjalanan De Boer tidak mulus. Saat ia pergi, Inter berada di posisi ke-12 klasemen Serie A.
Banyak cara dilakukan sebuah klub sepak bola untuk menghargai jasa pemain legendanya. Ada yang mencatut nama sang legenda sebagai nama stadion. Ada pula yang sengaja mengistirahatkan nomor punggung pemain tersebut. Di Inggris, negara permainan bola kaki modern ini berasal, perhargaan untuk para pemain besar diwujudkan dalam sebuah patung. Ada beberapa patung pesepak bola paling ikonik yang dibuat pemahat tersohor menjadi daya tarik wisatawan yang datang ke stadion.
Dikutip dari howtheyplay.com, Minggu (30/10/2016), berikut 6 patung legenda Inggris yang tersebar di berbagai kandang klub.
1. Tony Adams: Mr. Arsenal
Tony Adams M.B.E. lahir pada 1966 dan menghabiskan karier profesionalnyaselama 22 tahun semata-mata untuk Arsenal. Secara historis, dia yang paling setia dan terbesar sebagai pemain karena membawa timnya memenangi tiga Piala FA, dua Piala Liga, dan Piala UEFA.
Patung Tony Adams dipahat oleh MDM ltd dan berdiri di luar Emirates Stadium. Patung ini juga telah diresmikan oleh Chairman Arsenal Peter Hill-Wood pada 2011.
2. Johnny Haynes
Lahir di London pada 1934, dia direkrut Fulham saat berusia 17 tahun dan dua musim kemudian promosi ke tim utama. Hingga kini, Haynes memegang rekor klub dengan memainkan 657 laga dan mencetak 157 gol.
Legenda Brasil Pele sempat menggambarkan sosok Haynes sebagai pengumpan bagus yang pernah dilihatnya. Sayang, kapten Timnas Inggris dengan 22 caps itu kecelakaan mobil dan tidak didaftarkan dalam Piala Dunia 1966, tahun dimana The Three Lions juara.
Patung Haynes dipahat Douglas Jennings dan diresmikan pada Oktober 2008 di halaman stadion Fulham di Craven Cottage.
3. Sir Billy Wright of Wolverhampton Wanderers
Billy Wright memulai kariernya sebagai pesepak bola pada usia 14 tahun dan bermain untuk Wolverhampton Wanderers. Pada usia 15 tahun, ia masuk ke tim utama dan bertahan sampai pensiun pada 1959.
Bersama Wolves, tim yang dia kapteni, Wright memenangkan Piala FA 1949 dan tiga kali titel Divisi Utama. Wright juga merupakan kapten timnas Inggris dan pada 1948 telah mengoleksi lebih dari 100 caps di level internasional..
Patungnya dipahat Jame Butler dan diresmikan pada 1996 oleh janda Billy Wright, Joy Beverley-Wright.
4. Sir Stanley Matthews: The Wizard of the Dribble
Sir Stanley Matthews adalah salah satu pemain terbesar Inggris. Dia telah bermain hampir 50 tahun dalam laga kompetitif hingga usianya mencapai 70 tahun. Pertandingan terakhirnya saat veteran Inggris menghadapi veteran Brasil.
Kariernya berawal dari klub Stoke City diumur 15 tahun. Tapi, kontrak profesionalnya baru diteken dua musim setelahnya. Dia sempat hijrah ke klub Blackpool Rovers pada 1947 sampai 1961 lalu kembali ke markas Blackpool.
Penampilannya di final Piala FA 1953 menginspirasi banyak orang kala itu karena bisa mengubah kedudukan Blackpool dari kalah 1-3 menjadi menang 4-3.
Patung Sir Stanley Matthews dipahat Colin Melbourne dan berdiri di Pusat kota di Hanley.
5. Bobby Moore O.B.E.: Kapten Juara Piala Dunia
Bobby Moore bermain untuk West Ham United. Dia merupakan kapten di klub maupun Timnas Inggris, yang menjuarai Piala Dunia 1966. Bergabung dengan klub pada 1956, setahun kemudian Sir Bobby masuk tim utama.
Pada 1964, dia menjadi kapten The Hammers yang memimpin rekan-rekannya meraih titel Piala FA. Setahun kemudian, dia juga ikut mengangkat trofi Piala Winners Eropa.
Menyusul kemenangannya di Piala Dunia, dia dianugerahi gelar BBC Sports Personality of the Year. Patung Bobby Moore dipahat oleh Philip Jackson, dan berdiri kokoh di luar pintu masuk Stadion Wembley.
Legenda Inggris Bobby Charlton ikut meresmikan patung ini pada 2007 bersama Perdana Menteri Tony Blair dan pesepak bola Sir Geoff Hurst.
6. Sir Bobby Robson
Selama delapan tahun menjadi manajer Inggris Sir Bobby Robson pernah membawa Inggris masuk semifinal Piala Dunia 1990 hingga dia dianugerahi gelar C.B.E. dari Kerajaan Inggris. Pada Mei 2007, dia didiagnosis menderita kanker dan setahun kemudian didirikan Yayasan Bobby Robson yang berlanjut dengan pendirian Pusat Penelitian Kanker Sir Bobby Robson, di Newcastle.
Pada 2009, Bobby meninggal karena kanker di usianya ke-76. Eks manajer Manchester United Sir Alex Ferguson menyebutnya teman baik secara personal dan pesepak bola hebat.
Patung Bobby berdiri di St. James Park, kandang klub Newcastle dan diukir oleh Tom Maley. Patung diresmikan pada 2012 oleh Lady Elsie Robson dan keluarga.
Bek Barcelona Javier Mascherano menorehkan rekor dalam kariernya di sepakbola. Pertadingan menghadapi Granada yang berakhir untuk kemenangan Barca 1-0 menjadi laga yang ke-293 untuk pemain asal Argentina itu bersama Barca.
Catatan itu menempatkannya menjadi pemain ketiga terbanyak yang sudah bermain untuk Blaugana.
Mantan pemain Liverpool itu menyamai legenda Belanda Philip Cocu sebagai pemain luar Spanyol terbanyak membela Barca. Namun jika dilihat dari torehan bermainnya menjadi starget, Mascherano menjadi yang terbanyak.
Enam tahun di Nou Camp, pemain 32 tahun itu sudah mengemas beberapa trofi diantaranya empat gelar juara La Liga, tiga gelar Copa del Rey, tiga gelar di Piala Super Spanyol, dua gelar Liga Champions, dua gelar Piala Super UEFA dan dua gelar di Piala Dunia Antarklub.
Bali United kembali gagal meraih kemenangan saat berhadapan dengan Bhayangkara FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu, 29 Oktober 2016. Dari enam pertandingan terakhir di Indonesia Soccer Championship (ISC), empat kali kalah lawan Semen Padang, Persiba, Persela, dan Perseru. Dan, dua kali imbang kontra Madura United dan Bhayangkara FC.
Terbaru, Bali United hanya bisa bermain imbang 2-2 saat menjamu Bhayangkara FC. Hasil imbang ini memantik kemarahan para suporter Bali United, terutama para suporter di tribun utara, yang menamai diri North Side Boys. Pada pertandingan sebelumnya, saat laga kandang kontra Madura United, terpampang banner wajah Indra Sjafri yang bertuliskan ‘You Win or Go Home‘, yang masih terpampang sampai sekarang.
Usai pertandingan kontra Bhayangkara FC, para suporter Bali United di tribun utara ramai-ramai meneriaki pelatih Bali United Indra Sjafri. “Indra Sjafri dicoret, dicoret,” gemuruh ribuan suporter. Seruan itu terus disuarakan oleh para suporter sembari bergerak menuju bus yang disediakan untuk skuad Bali United. Mereka mengepung bus tersebut, beberapa di antaranya bahkan duduk di bamper bus. Mereka baru beranjak setelah polisi yang bertugas memaksa mereka menyingkir.
“Tidak kalah seri, kapan menangnya. Indra Sjafri kalau kalah cukur kumismu. Evaluasi lagi kapan menangnya,” teriak para suporter yang lain, di pintu keluar pemain.
Gemuruh teriakan suporter yang semakin keras terdengar jelas di dalam ruangan media yang berada tepat di samping pintu keluar. Saat itu, Indra sedang memberikan keterangan terkait hasil pertandingan kontra Bhayangkara FC. Indra pun mengomentari situasi itu.
“Saya paham tuntutan dari mereka, tapi saya masih yakin dengan yang dibebankan ke saya akan saya penuhi,” kata Indra.
Saat pertandingan Bali United menjamu Bhayangkara FC, tampak mantan pelatih Persipura Jayapura Jacksen Ferreira Tiago. Dia menyaksikan pertandingan tersebut. Berdasarkan informasi yang menyebar di kalangan wartawan, Jacksen adalah salah satu pelatih yang disiapkan manajemen Bali United untuk menggantikan Indra Sjafri.
Melihat keberadaan Jacksen, para suporter yang mengepung pintu keluar, menyambut mantan pelatih Persipura itu. “Jacksen Tiago sekarang juga,” teriak para suporter Bali United.
Saat ditanya awak media terkait kabar dirinya akan menggantikan Indra, Jacksen menolak memberikan banyak komentar. “Jangan dulu, saya tahu, tapi jangan,” katanya.
Adapun CEO Bali United Yabes Tanuri mengatakan, saat ini masih dilakukan evaluasi terkait kinerja Indra Sjafri selama kompetisi ISC. “Evaluasi masih berlangsung, kami belum mengambil keputusan tertentu,” ujarnya. “Kami akan ketemu bukan hanya Tiago, tapi juga Dejan (Dejan Antonic) dan beberapa pelatih lain karena kami mau yang terbaik untuk Bali United.”
Yabes tak menampik jika selama ini kinerja Indra dalam menangani Bali United dinilai tidak memuaskan. “Catatannya bukan buruk, tapi kurang baik, karena bagaimana pun ketika bertanding di home suporter minta untuk selalu menang,” tuturnya.
Ia juga mengomentari soal jumlah suporter yang semakin menurun karena dari enam pertandingan Bali United tidak berhasil meraih kemenangan. “Ada penurunan lumayan kelihatan dari tribun timur,” tuturnya.
Terkait pergantian pelatih, Yabes enggan menjelaskan secara pasti. “Target untuk (ganti) pelatihan, soal kapan kan saya sudah tahu tanggalnya,” katanya.
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, punya alasan khusus dibalik hasil minor yang didapat timnya. Guardiola mengaku masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan sepak bola Inggris.
“Banyak hal telah berubah dalam enam pertandingan terakhir. Pada awalnya kami ingin menang, akan tetapi yang terjadi sebaliknya. Namun, kami masih berjuang seperti di awal,” kata Guardiola.
“Saya membutuhkan waktu untuk belajar dan meningkatkan tim. Saya masih dalam proses itu. Mungkin dengan pembelajaran ini akan membuat kami lebih tangguh dari sebelumnya,” ujar manajer berpaspor Spanyol itu.
Guardiola sempat memberikan hasil mengesankan yakni 10 kemenangan beruntun di berbagai ajang pada awal musim ini. Namun, lambat laun City seakan kehabisan tenaga dan meraih hasil minor.
Sergio Aguero dan kawan-kawan belum pernah menang dalam enam pertandingan di berbagai ajang. Hasil itu berdampak langsung pada posisi City di tabel klasemen.
Manchester City saat ini mengoleksi 20 poin dari sembilan laga, atau unggul selisih gol dari Arsenal dan Liverpool yang punya poin sama.
Johnny Giles mengatakan Paul Pogba bukan seorang gelandang komplit dan ia memberikan lebih banyak masalah pada Manchester United, bukannya solusi.
Sosok yang pernah memenangkan Piala FA 1963 itu mengatakan bahwa klub pasti amat kecewa usai membeli Pogba dengan harga mahal di musim panas, mengingat hingga kini gelandang Prancis belum bisa membuktikan kapasitasnya sebagai sosok kelas dunia.
Giles percaya bahwa Pogba kini menjadi masalah terbesar untuk tim, karena manajer Jose Mourinho terus berusaha untuk mencari formasi yang tepat guna memasukkan eks Juventus ke skuat inti asuhannya.
“Saya kira Jose Mourinho tidak yakin dengan apapun yang ia lakukan di Manchester United. Ada masalah Rooney, ada masalah Pogba, dan juga Ibrahimovic. Saya kira Rooney sudah banyak disorot, namun Pogba juga sangat bermasalah,” tutur Giles di Newstalk.
“Pogba dibeli sebagai gelandang komplit. Mourinho mengatakan itu, bahwa ia bisa mengontrol pertandingan, melakukan ini dan itu. Namun tidak, ia adalah masalah besar.”
Prediksi Bola Manchester City Vs Barcelona, Bursa Taruhan Manchester City Vs Barcelona, Prediksi Skor Manchester City Vs Barcelona, Prediksi Pertandingan Manchester City Vs Barcelona, Hasil Skor Manchester City Vs Barcelona, Manchester City Vs Barcelona – yang akan di adakan pada tanggal 2 November 2016 Pada Pukul 01 : 45 WIB Di Stadium Etihad Stadium (Manchester).
Prediksi Manchester City Vs Barcelona – Liga Champions eropa kini akan segera berlangsung dan team yang akan bertanding pada laga kali ini adalah Manchester City Vs Barcelona, laga yang berlangsung di stadium milik City ini akan menjadi pekan ke 4 liga champions, City yang memiliki misi bangkit atas kekalahan pada pertemuan pertama dengan Barcelona bertekat akan mendapatakn kemenangan pada laga ini.
Manchester City – Melawan Barcelona pada pertandingan selanjutnya merupakan laga yang cukup berat, dan city sendiri pada 5 pertandingan terakhirnya belum pernah merasakan kemenangan sama sekali, dengan 3 kekalahan dan 2 hasil imbang tentunya untuk mendapatkan kemenangan melawan Barcelona bukanlah hal yang mudah, tetapi sang pelatih mengatakan akan memikirkan cara untuk mengalahkan mantan team yang di belanya.
Barcelona – Peringkat ke 3 klasemen liga spanyol ini akan melakoni lanjutan liga champion pada tanggal 2 november nanti, pertandingan melawan City dan menjadi team tamu merupakan laga yang cukup menantang bagi team ini, karena Pada pertandingan sebelumnya Barcelona berhasil melumat City dengan skor yang cukup telak. dan pada laga kali ini para pemain barcelona di minta untuk lebih berhati hati dan tidak menganggap musuh lawan.
Statistic Manchester City Vs Barcelona
Pertemuan ke dua team di 5 Pertandingan terakhir Manchester City Vs Barcelona :
20/10/16 Barcelona 4 – 0 Manchester City 19/03/15 Barcelona 1 – 0 Manchester City 25/02/15 Manchester City 1 – 2 Barcelona 13/03/14 Barcelona 2 – 1 Manchester City 19/02/14 Manchester City 0 – 2 Barcelona
5 Pertandingan Terakhir Bermain Manchester City :
02/10/16 Tottenham Hotspur 2 – 0 Manchester City 15/10/16 Manchester City 1 – 1 Everton 20/10/16 Barcelona 4 – 0 Manchester City 23/10/16 Manchester City 1 – 1 Southampton 27/10/16 Manchester United 1 – 0 Manchester City
5 Pertandingan Terakhir Bermain Barcelona :
03/10/16 Celta de Vigo 4 – 3 Barcelona 15/10/16 Barcelona 4 – 0 Deportivo La Coruna 20/10/16 Barcelona 4 – 0 Manchester City 22/10/16 Valencia 2 – 3 Barcelona 26/10/16 Barcelona 0 – 1 Espanyol
Susunan Pemain Manchester City Vs Barcelona :
Manchester City : C. Bravo – K. De Bruyne – P. Zabaleta – Fernandinho – İ. GündoÄŸan – R. Sterling – Nolito – A. Kolarov – N. Otamendi – J. Stones – David Silva
Bursa Asian Handicap : ¼ : 0 Over/Under : 3 Prediksi Skor Manchester City Vs Barcelona by: Prediksi Jitu Tips: Pada Pertandingan kali ini kami memprediksikan Manchester City Vs Barcelona akan berakhir dengan Skor 1 – 1
No comments:
Post a Comment