Saturday, 6 August 2016

Posts from Berita Sepak Bola Terpercaya for 08/06/2016

Berita Sepak Bola Terpercaya



Pesepakbola Cantik Asal Amerika ini Sebut Olimpiade Horor

By Nosi Putra on Aug 06, 2016 11:14 am

Hope Solo Sebut Media Membuat Olimpiade Rio Jadi Horor

berita7up.com – Kiper timnas sepakbola wanita Amerika Serikat, Hope Solo, menganggap media di negaranya terlalu membesar-besarkan ancaman kesehatan dan masalah lainnya menjelang Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Solo bersama timnas wanita Amerika Serikat berkeinginan untuk memenangkan gelar dalam dua tahun berturut-turut setelah memenangkan Piala Dunia Wanita tahun lalu.

“Sangat disayangkan pemberitaan media Amerika Serikat terhadap Olimpiade Rio terlalu berfokus pada masalah. Saya rasa Rio adalah kota yang indah,” kata Solo.

“Jika Anda melihat pemberitaan media di Olimpiade Athena tahun 2004 dan Beijing tahun 2008, banyak berita buruk dan terkesan dilebih-lebihkan. Namun pada saat sudah berlangsung, semuanya berhasil dengan baik,” ujarnya.

Solo mengungkapkan dirinya siap menghadapi apapun, termasuk menghadapi penyakit Zika yang berasal dari Brasil.

“Saya sebenarnya sudah berbicara dengan tiga dokter yang berbeda dan dari saran mereka, saya dan suami mempersiapkan diri sebaik dan senyaman mungkin sebelum berangkat ke Brazil,” jelasnya.

“Saya juga membawa krim anti nyamuk dan saya yakin walaupun kemungkinan terkena penyakit sangat kecil, akan lebih baik kalau berjaga-jaga sebaik mungkin,” tambahnya.

Sebelum berangkat ke Brasil, Solo menuliskan sesuatu di Twitter dan menempatkan fotonya yang sedang mengenakan topi yang bisa menghalau nyamuk. Foto tersebut mengundang kritik dari pengguna Twitter di Brasil, yang kemudian membuatnya minta maaf melalui media sosial tersebut.

“Saya tidak pernah ingin menghina tuan rumah. Faktanya, saya menyemangati tuan rumah. Selain menyemangati tim AS, saya akan menyemangati negara tuan rumah. Saya bersyukur Brasil mau menjadi tuan rumah, semua orang yang tinggal disini sangat tulus dan ramah. Hal ini memberikan suasana yang hangat,” tulis Solo di Twitter.


Read in browser »
share on Twitter Like Pesepakbola Cantik Asal Amerika ini Sebut Olimpiade Horor on Facebook

Berikut Daftar Pemain Asal Perancis yang Pernah Pecahkan Nilai Transfer Termahal

By Nosi Putra on Aug 06, 2016 08:14 am

5 Pemain Prancis dengan Nilai Transfer Tertinggi

berita7up.com – Prancis dikenal sebagai satu di antara negara penghasil pesepak bola terbaik. Beberapa pemain legendaris banyak yang berasal dari negara tersebut seperti Michel Platini, Zinedine Zidane, Jean-Pierre Papin dan Just Fontaine. Negara ini juga lah yang menginisiasi adanya kejuaraan internasional seperti Piala Dunia dan Piala Eropa.

Sepanjang sejarah, ada dua pemain Prancis yang pernah memecahkan rekor transfer termahal di dunia, yaitu Papin dan Zidane. Papin menjadi pemain termahal ketika dibeli AC Milan dari Marseille pada tahun 1992. Rossoneri merogoh kocek mencapai 10 juta poundsterling atau setara dengan Rp 331,53 miliar jika disesuaikan dengan inflasi saat ini. Sementara itu Zidane dibeli Real Madrid dengan harga 47 poundsterling (Rp 820,16 miliar rupiah) dari Juventus pada tahun 2001.

Pada tahun 2016, rekor pemain termahal dunia berpotensi kembali dipegang oleh pemain Prancis. Banderol 100 juta poundsterling (Rp 1,74 triliun) yang disematkan kepada Paul Pobga berusaha ditebus oleh Manchester United.

Berikut ini adalah 5 Pemain Prancis dengan nilai transfer termahal:

Karim Benzema

Karim Benzema menjadi sensasi ketika tampil gemilang bersama Olympique Lyon. Pemain keturunan Aljazair ini disebut sebagai suksesor Zinedine Zidane di timnas Prancis. Pada tahun 2009, dua klub raksasa eropa, Real Madrid dan Manchester United menjadikan Benzema sebagai buruan utama.

Benzema menjatuhkan pilihannya kepada Real Madrid yang memboyongnya dengan harga 30 juta poundsterling (Rp 523,47 miliar). Penyerang Prancis ini tampil bagus dan menjadi mesin gol Los Blancos. Benzema membentuk trisula maut di Real Madrid bersama Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale yang disebut trio BBC. Hingga akhir musim 2015-16, Benzema sudah mencetak 161 gol dalam 317 pertandingan bersama Real Madrid.

N’Golo Kante

Sebelum bergabung dengan Leicester City, nama N’Golo Kante belum pernah terdengar. Kejelian yang dimiliki Steve Walsh membawa Kante ke Premier League untuk bergabung dengan Leicester City dengan harga 5,6 juta poundsterling (Rp 97,71 miliar). Tanpa disangka, pemain keturunan Mali ini menunjukkan performa positif dan menjadi tumpuan di lini tengah The Foxes dalam meraih trofi juara.

Mantan manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, menyebut Kante sebagai pembelian terbaik pada Premier League musim 2015-16. Performa apik Kante membuatnya menjadi incaran klub elit eropa. Kante menjatuhkan pilihannya kepada Chelsea yang bersedia memboyongnya dengan harga 32 juta poundsterling (Rp 558,37 miliar).

Lilian Thuram

Lilian Thuram menghabiskan sebagian besar kariernya di Liga Italia Serie A. Pada tahun 1996, Parma merekrutnya dari Monaco. Selama bermain di Italia, Thuram mengukuhkan namannya sebagai satu di antara bek terbaik dunia. Thuram memiliki kemampuan bertahan dan menyerang yang sama baiknya.

Pada tahun 2001, Juventus memboyong Thuram ke Turin dengan harga yang sensasional, yaitu 35 juta poundsterling (Rp 610,72 miliar). Di Bianconeri, pemain yang membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000 ini mempersembahkan dua gelar Scudetto. Ia hengkang ke Barcelona pada tahun 2006 setelah Juventus mendapat hukuman turun ke Serie B karena terkait kasus Calciopoli.

Anthony Martial

Nama Anthony Martial mulai melambung ketika Manchester United merekrutnya dengan harga 36 juta poundsterling (Rp 628,17 miliar) dari AS Monaco. Banyak yang belum mengetahui mengenai Martial karena saat itu ia masih berusia 19 tahun.

Media Inggris saat itu menyebutnya sebagai “The Next Thierry Henry”. Pada musim perdananya di Old Trafford, Martial membuktikan dirinya kalau United tidak salah mengeluarkan harga yang tinggi untuk merekrutnya dengan 17 gol yang ia sumbangkan sepanjang musim 2015-16.

Zinedine Zidane

Zinedine Zidane merupakan satu di antara maestro sepak bola pada generasinya. Zidane membuktikan dirinya sebagai pemain dengan atribut yang lengkap. Kemampuannya mengolah kulit bundar sering membuat pemain lawan frustrasi. Zidane adalah pahlawan Prancis ketika mencetak dua gol ke gawang Brasil pada final Piala Dunia 1998.

Setelah lima musim berkostum Juventus, Zidane memutuskan untuk mencari tantangan baru dengan menerima pinangan Real Madrid. Los Blancos rela mengeluarkan uang sebesar 47 juta poundsterling (Rp 820,16 miliar) dan memecah rekor transfer termahal dunia yang mereka cetak sendiri semusim sebelumnya ketika merekrut Luis Figo dari Barcelona.


Read in browser »
share on Twitter Like Berikut Daftar Pemain Asal Perancis yang Pernah Pecahkan Nilai Transfer Termahal on Facebook

Banyak Pemain Hengkang ke Liga Lain, Liga Italia Pasif di Bursa Transfer

By Nosi Putra on Aug 06, 2016 06:14 am

AC Milan, AS Roma, Internazionale, dan Napoli belum terlalu aktif di jendela transfer musim panas ini.

berita7up.com – Juventus mungkin boleh jadi satu-satunya klub Serie A Italia yang terlibat di jendela transfer musim panas ini. Meski mereka 'hanya' mendatangkan satu pemain, yakni Gonzalo Higuain dari klub rival Napoli, namun transfer yang dilakukan tersebut tidaklah berjumlah sedikit.

Uniknya lagi, Napoli pun sudah dapat dikatakan tidak memiliki pemain berkualitas lagi yang dapat diandalkan, setelah hengkangnya Higuain ke klub rival.

Berbeda dengan kampiun Serie A di musim 2015/16 kemarin itu, beberapa klub pesaing seperti AC Milan, AS Roma, Internazionale Milan, hingga Napoli, keempat klub ini dapat dikatakan kurang aktif di jendela transfer musim panas ini.

Padahal, sudah tidak asing lagi jika setiap bursa transfer beberapa klub elit Eropa berani mendatangkan pemain dengan jumlah yang fantastis, lantas mengapa mereka terlihat adem ayem alias kurang banyak melakukan pergerakkan di jendela transfer musim panas ini?


Read in browser »
share on Twitter Like Banyak Pemain Hengkang ke Liga Lain, Liga Italia Pasif di Bursa Transfer on Facebook

Bintang sepak bola yang pernah dibuang dari klub yang dilatih Jose Mourinho

By Nosi Putra on Aug 06, 2016 03:14 am

Deretan Bintang yang Pernah Bermasalah dengan Jose Mourinho

berita7up.com – Seperti diketahui, ditendangnya Bastian Schweinsteiger dari skuat Manchester United (MU) musim kompetisi 2016-17 jadi perbincangan hangat media Inggris dalam sepekan terakhir. Kakak dari Schweini merasa tidak puas dengan cara yang dilakukan oleh manajer sekaligus pelatih baru The Red Devils, Jose Mourinho, yang sama sekali tak mau menanggapi kekecewaan tersebut.

Pasalnya, Mou membuang pemain yang baru saja mengumumkan pensiun dari memperkuat Timnas Jerman itu lewat cara, mengirim Schweini berlatih bersama tim muda (U-21) MU. Rupanya, kasus ini menambah panjang daftar bintang sepak bola yang pernah diabaikan oleh Mou, kalau tidak mau dibilang telah dibuang oleh pria berpaspor Portugal itu.

Cara-caranya membuang para pemain berikut juga rada-rada mirip. Mulai dari dikucilkan di tim utama hingga menyisihkannya ke tim muda. Hingga kasus terburuknya, langsung ditransfer ke klub lain.

Mou pun mendapat penilaian dari media Eropa soal kebijakannya atas pemain. Meski mengekspresikan dirinya dan bertindak dengan menginjak-injak yang dia anggap diperlukan dalam mengejar tujuannya. Tapi pria 53 tahun ini tidak mau menipu dirinya sendiri. Nah, seperti dilansir dari Sport. Berikut daftar kutukan atau deretan pemain yang pernah bermasalah dengan Mourinho atau yang pernah diabaikan olehnya.

Adrian Mutu
Usai mencetak 22 gol buat Parma, dia datang ke Chelsea pada Agustus 2003 untuk 22,5 juta Euro. Hubungannya tidak bagus dengan Mou yang baru tiba di Stamford Bridge pada musim panas 2004. Mutu memutuskan melawan saran dari pelatih dan memilih pergi ke pesta ketimbang berlatih.

Itulah awal dan akhir dari karier Mutu di tim London Biru. Dia kaget dengan keputusan klub melakukan pemeriksaan doping yang diminta Mourinho setelah Mutu bersama dua rekannya melewatkan sesi latihan. Striker Rumania inipun mendapat hasil positif dalam tes narkoba. Chelsea memecatnya pada Oktober 2004 dan FA memberinya sanksi tujuh bulan suspensi.

Untungnya, meski telah dipecat dan kena skorsing. Mutu masih bisa mengklaim kompensasi gajinya di Chelsea saat dia kembali ke Serie A bersama Juventus.

Karel Poborsky

Usai bersinar di Euro 1996 dan dipinang MU. Pada 1998 dia transfer ke Benfica. Tapi dia hanya menyelesaikan dua dari delapan pertandingan klub itu sejak dipimpin Mourinho yang naik jabatan menggantikan Juup Heynckes.

Fredrik Soderstrom

Dia bermain 14 kali dari 15 partai (menyelesaikan 13 diantaranya) yang dipimpin oleh Mou sejak hadir di bangku cadangan FC Porto pada Januari 2002. Tapi di akhir musim, secara mengejutkan Soderstrom dipinjamkan ke klub Belgia, Standard Liege.

Hugo Ibarra

Dia adalah salah satu dari pemain legendaris di Boca Juniors. Ditransfer seharga 8 juta Euro, tapi dia cuma kebagian semusim di Porto, di mana Mourinho hanya dapat menggunakan tenaganya setengah musim usai menggantikan Octavio Machado. Namun pada musim berikutnya, Hugo dipinjamkan kembalike Boca. Lalu semusim berikutnya dipinjamkan ke AS Monaco yang bertemu Porto asuhan Mourinho di final Liga Champions.

Robert Huth

Dia kini jadi salah satu hero di Leicester City. Meski begitu, pada usia 17 tahun dia sudah datang ke Chelsea era Ranieri. Namun ketika sang pelatih ditendang, manajer baru (Mourinho) juga mendatangkan mantan anak asuhnya di Porto, Ricardo Carvalho. Bibit masa depan pada Huth pun jadi sia-sia tak terpakai. Hingga pada 2006, dia dibeli Middlesbrough senilai 8,5 juta Euro.

Adriano

Dia kehilangan kariernya gara-gara keras kepala, karena kecanduannya dengan alkohol. Mou berusaha di atas kemustahilan buat mengembalikan kebugarannya. Tapi si pemain bilang sang manajer sama sekali tidak membantunya.

Walau sempat jadi starter pada empat laga dari delapan pekan awal Serie A. Imbasnya peringkat klub malah merosot di papan klasemen. Dia mengakhiri musim dengan 5 gol dari 19 laga. Itu termasuk dua insiden perang mulut dengan Mou, yang memicu kontraknya diputus.

Ezequiel Garay

Ditransfer 10 juta Euro dari Racing Santander, dia sempat jadi pilar Real Madrid 2009/10. Tapi kehadiran Mourinho yang lagi-lagi membawa pemain kesayangannya, Ricardo Carvalho. Membuat Garay hanya terpakai pada lima laga di La Liga musim 2010/11 (total turun di 8 laga berbagai ajang). Musim berikutnya dia dibuang ke Benfica dengan harga setengah dari tebusan El Real saat mendatangkannya dari Racing Santander.

Pedro Leon

Ditransfer dari Getafe seharga 10 juta Euro. Tenaganya cuma kepakai 6 kali di La Liga era Mourinho (dengan total 14 kali tampil di berbagai ajang). Hubungannya jauh dari dekat dengan sang entrenador. Ironisnya, Mou juga beberapa kali menyentil Pedro.

Sergio Canales

Dia didatangkan pada musim panas 2010 dari Racing Santander senilai 6 juta Euro. Tapi pasca bentrok kontrak Murcia, Mourinho mulai berkicau dan secara langsung menyatakan bahwa dirinya tidak menyukai permainan Canales. Pasca musim, setelah dimainkan pada 15 pertandingan (6 diantaranya sejak menit awal), dia dipinjamkan ke Valencia dan tak pernah lagi kembali ke Santiago Bernabeu.

Iker Casillas

Tak diragukan lagi, kepergian Iker ke Porto tak lepas dari peran konfrontasi media massa di Spanyol yang telah membuat kuping Mourinho panas. Tapi tak terbantahkan pula bahwa Santo Iker tak puas dengan kebijakan klub dan sang manajer yang telah membuang ikon El Real, Raul Gonzalez ke Schalke 04. Setelah itu, hubungan Iker dengan Mou perlahan memburuk. Bahkan el portero rela berakting di media dengan menggunakan rivalnya di Barcelona, Xavi, sebagai bala bantuan. Sebab ini pula yang membuat Mou mendatangkan Diego Lopez sebagai pesaing Casillas hingga membuangnya ke Porto.

Juan Mata

Pada musim sebelumnya dia adalah pemain terbaik Chelsea. Tapi setelah Mourinho kembali ke Stamford Bridge, Mata hanya kebagian dua laga di Liga Primer Inggris hingga pada Januari 2014 ditransfer ke Manchester United untuk 44 juta Euro. Nah, bagaimana kini nasib Mata ketika mereka dipersatukan kembali di Old
Trafford?

Romelu Lukaku

Dia didatangkan senilai 22 juta Euro dari Anderlecht pada Agustus 2011 dan semusim berikutnya dipinjamkan ke West Bromwich Albion. Dengan mencetak 19 gol, pintu kembali ke Chelsea terbuka. Tapi malah bentrok dengan Mou yang memulai era keduanya di Stamford Bridge.

Chelsea selalu dikaitkan dengannya dan akan mengembalikannya. Tapi selama dua musim terakhir, Mou tak pernah membuka pintu untuk Lukaku karena sang manajer masih merasa belum bisa mempercayai lini depan timnya kepada si striker. Setelah meminjamkan kembali Lukaku ke Everton pada musim panas 2014, Mou mendatangkan Diego Costa dari Atletico Madrid.

Samuel Eto'o

Kerjasama mereka berdua di Inter Milan memang moncer, tapi malah jadi encer ketika coba mengulangnya di Chelsea. Eto'o sudah tak lagi sebaik dulu karena termakan usia. Mou mulai berkicau dengan melontarkan kritik dalam sebuah pembicaaan pribadi dan lucunya pernyataannya terekam kamera. Si pemain pun marah dan sempat melakukan selebrasi bergaya kakek-kakek (seperti cemoohan Mou kepadanya), sekaligus jadi penanda hubungannya dengan Mou tidak berlangsung baik.

Leonardo Bonucci

Kalau ada rumor terbaru yang mengatakan kalau Manchester United ingin membajak Leonardo Bonucci dari Juventus. Pasti jurnalis itu belum tahu kalau si pemain pernah dicampakkan Mourinho semasa melatih Inter Milan.

Mou bahkan tak pernah memainkan Bonucci sekali. Karena semasa jadi pelatih I Nerazzurri, si pemain terus menerus dipinjamkan ke klub lain seperti Treviso dan Pisa hingga dijual ke Bari, sebelum bersinar bersama Juventus.

Kasus lain

Selain mereka di atas, ada pula pemain yang pernah bermasalah dengan Mourinho. Diantaranya Kevin De Bruyne dan Andre Schurrle yang dibuang Chelsea ke Bundesliga tapi malah bersinar di sana bersama Wolfsburg. Lalu Fernando Torres yang dipinjamkan ke AC Milan.

Masih ada lagi Mohammed Salah, pemain yang ditarik Mou dari FC Basel, malah tak terpakai dan dipinjamkan ke Fiorentina hingga kini jadi milik AS Roma. Pun dengan Alvaro Morata yang sempat dilepas ke Juventus sebelum kembali ke Madrid. Duo Portugal di El Real, yakni Pepe dan Cristiano Ronaldo juga pernah bersitegang dengan Mou. Dan terakhir dialami oleh Bastian Schweinsteiger.


Read in browser »
share on Twitter Like Bintang sepak bola yang pernah dibuang dari klub yang dilatih Jose Mourinho on Facebook

Wasit ini Hiasi Badannya Dengan Tatto-Tatto Trofi

By Nosi Putra on Aug 06, 2016 01:14 am

Wasit Nyentrik Asal Inggris, Tatonya Trofi Liga Champions dan Final Piala Eropa 2016

berita7up.com – Wasit populer asal Inggris, Mark Clattenburg, tergolong nyentrik. Ia tak mau kalah dengan para pemain yang badannya penuh rajah alias tato. Baru-baru ini terkuak Clattenburg membuat dua tato di lengannya. Di lengan kiri terdapat tato bergambar trofi Liga Champions dengan sebuah kalimat, “Final Milano 2016”.

Dalam foto yang diunggah di Twitter oleh tempat pembuatan tato, Mick Mahon Tattoo Parlour, Clattenburg ternyata memiliki tato lain bergambar logo Piala Eropa 2016 di lengannya.

Clattenburg menorehkan pencapaian luar biasa pada 2016. Dia sudah tiga kali dipercaya memimpin laga final selama tahun ini.

Wasit berusia 41 tahun tersebut bertugas di final Liga Champions antara Real Madrid dan Atletico Madrid di San Siro, Milan, pada 28 Mei 2016.

Clattenburg kembali dipercaya memimpin laga final Piala FA. Manchester United tampil sebagai kampiun setelah menekuk Crystal Palace 2-1.

Pria kelahiran 13 Maret 1975 di Consett, County Durham, lalu memimpin laga final Piala Eropa antara Portugal dan Perancis di Stade de France, Saint-Denis, pada 10 Juli 2016.

Selama kariernya Clattenburg pernah mendapat saksi dari FA, gara-gara hobi liarnya menonton konser musik. Memang, tak ada larangan wasit menonton konser musik.

Tapi FA memastikan Clattenburg melanggar aturan, gara-gara ia pulang lebih dulu setelah laga usai demi menonton konser Ed Sheeran.

Sesuai aturan, mestinya wasit dan seluruh perangkat pertandingan diwajibkan untuk pulang bersama-sama, demi menjaga integritas.


Read in browser »
share on Twitter Like Wasit ini Hiasi Badannya Dengan Tatto-Tatto Trofi on Facebook

Xabi Alonso Menuju Major League Soccer?

By Nosi Putra on Aug 05, 2016 11:14 pm

Xabi Alonso Pikirkan Merumput di Major League Soccer

berita7up.com – Gelandang Bayern Muenchen, Xabi Alonso, belum mengetahui dengan pasti soal masa depan kariernya sebagai pemain. Saat ini, mantan pemain Liverpool dan Real Madrid itu telah menginjak usia 35 tahun dengan kontrak di Muenchen yang akan habis tahun depan.

“Saat ini saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan saya, apa yang akan saya lakukan jika saya lanjut bermain,” ujar Alonso.

Alonso mengatakan, bermain di Major League Soccer (MLS) dapat menjadi pilihannya di masa depan.

“Tentunya, tinggal dan bermain di Amerika Serikat bisa menjadi salah satu pilihan.”

Pemain asal Spanyol itu mengaku akan mempertimbangkan pilihan itu karena dirinya akan bisa tetap bermain di level yang bagus serta mendapat pengalaman baru.

Saat ini, MLS memang menjadi tempat berlabuh para mantan pemain kawakan klub top Eropa seperti Frank Lampard, Didier Drogba, Ricardo Kaka, dan tandemnya di Liverpool, Steven Gerrard.


Read in browser »
share on Twitter Like Xabi Alonso Menuju Major League Soccer? on Facebook

Leicester vs MU, Community Shield 7 Agustus 2016

By Nosi Putra on Aug 05, 2016 09:16 pm

Menunggu Leicester vs MU Akhir Pekan Ini, Menyongsong Premier League 2016-17

berita7up.com – Stadion Wembley akhir pekan ini akan mementaskan duel antara Leicester City versus Manchester United di Community Shield, yang turut menjadi ajang penanda menuju bergulirnya Premier League musim baru. Partai Community Shield di Wembley, Minggu (7/8/2016) dengan waktu kick-off pukul 22.00 WIB, merupakan edisi ke-94 dalam sejarah ajang yang dulu juga dikenal dengan Charity Shield itu. Sebagaimana biasa, ajang ini mempertemukan juara bertahan Premier League dengan juara bertahan Piala FA.

Leicester berhak tampil di Community Shield sebagai kampiun Premier League 2015-16. Sebelum ini The Foxes pernah sekali tampil, dan memenangi, ajang itu yakni pada tahun 1971 berkat kemenangan 1-0 atas Whitworth.

Sementara MU bermain di ajang kali ini lewat keberhasilannya menjuarai Piala FA musim lalu. The Red Devils sendiri adalah peraih titel terbanyak di Community/Charity Shield dengan 20 kali juara, dengan yang terakhir pada 2013, dari 29 penampilannya.

Pertemuan terakhir antara kedua tim berakhir imbang 1-1 di Old Trafford pada 1 Mei 2016 lalu. Anthony Martial membuat MU unggul lebih dulu tapi kapten Leicester Wes Morgan kemudian menyamakan kedudukan sembilan menit berselang.

Pertandingan nanti juga merupakan yang berturut-turut selama dua musim buat Jose Mourinho, yang menangani MU mulai musim panas ini setelah tahun lalu tampil di Community Shield 2015 sebagai manajer Chelsea.

Duel itu bisa ditunggu-tunggu para penggemar untuk melihat bagaimana aksi deretan pemain baru, seperti Zlatan Ibrahimovic, Henrikh Mkhitaryan, dan Eric Bailly di MU dan Ahmed Musa, Nampalys Mendy, dan Bartosz Kapustka di Leicester, plus bagaimana Mourinho dan Claudio Ranieri memadukan pemain baru itu di dalam timnya satu pekan menjelang bergulirnya Premier League 2016-17.

Wasit Craig Pawson akan menjadi pengadil lapangan pertandingan di akhir pekan. Menariknya, ia pula yang mewasiti pertemuan terakhir Leicester dengan MU. Pawson sendiri sebelum ini sudah tiga kali memimpin pertandingan di Wembley.

“Saya mewasiti Leicester City versus Manchester United musim lalu, yang berakhir 1-1 di Leicester, dan itu merupakan sebuah pertandingan yang amat bagus,” ucap Pawson seperti dikutip TheFA.com.

“Musim lalu Leicester punya musim yang amat bagus dan kemudian menjadi juara, jadi laga akhir pekan ini akan menarik dengan adanya manajer dan pemain-pemain baru Manchester United.

“Semoga saja ini akan menjadi awal yang benar-benar bagus untuk musim baru dan saya amatlah antusias kembali ke Wembley lagi. Ini adalah partai pembuka musim yang sudah dinantikan dan disaksikan semua orang,” tuturnya.

Dalam dua Community Shield terakhir, Arsenal tampil sebagai pemenang; di 2014 menang 3-0 atas Manchester City dan di 2015 menang 1-0 dari Chelsea.


Read in browser »
share on Twitter Like Leicester vs MU, Community Shield 7 Agustus 2016 on Facebook




Recent Articles:

Lagi-Lagi, Ronaldo Tertangkap Kamera Bermesraan Dengan Gadis Seksi
Menganalisi Kekuatan 5 Klub Papan Atas La Liga Spanyol Musim Depan
Rayu Messi Batal Pensiun, Pelatih Baru Argentina Terbang ke Barcelona






This email was sent to sukses.properti84@gmail.com
why did I get this?    unsubscribe from this list    update subscription preferences
7upbet · 2 Thnou St, Krong Preah Sihanouk 18200, Cambodia · Phnum Penh 13253 · Cambodia

Email Marketing Powered by MailChimp

No comments:

Post a Comment