berita7up.com – Setelah mendatangkan pemain muda Villareal, Eric Bailly, manajer baru Manchester United, Jose Mourinho bernafsu untuk merekrut pemain keduanya ke Old Trafford. Mourinho tengah berupaya untuk mengembalikan Paul Pogba ke MU. Tak tanggung-tanggung, Setan Merah kabarnya sudah menyiapkan dana fantastis. Mereka berani mengeluarkan dana £80 juta, atau senilai Rp1,5 triliun untuk merayu Pogba.
Dilansir Skysports, Pogba meninggalkan Setan Merah dan bergabung ke Juventus di tahun 2012 lalu. Tak mendapatkan kesempatan di Old Trafford ditenggarai menjadi alasan pemain asal Prancis itu memutuskan untuk hengkang. Sejak bergabung dengan Nyonya Tua, Pogba menunjukan performa impresif. Alhasil harganya meroket, bahkan menjadi 100 kali lipat dari harga awal ketika dibeli Juventus £800 ribu, atau senilai Rp1,5 miliar.
Namun, keinginan Mourinho untuk mendatangkan sang pemain mendapat ganjalan. Pasalnya beberapa raksasa Eropa juga kepincut untuk mendatangkan pemain berusia 23 tahun itu, sebut saja Real Madrid, Barcelona dan Manchester City. Mourinho sebelumnya juga pernah mendekati Pogba, ketika masih menakhodai Chelsea. Namun rencananya gagal setelah Juventus mematok harga terlalu tinggi yaitu £71 juta, atau senilai Rp1,3 triliun.
Klub raksasa Spanyol, Real Madrid, nampaknya juga serius untuk mendatangkan Paul Pogba pada jendela bursa transfer musim panas ini. Kabarnya Los Blancos telah menyiapkan dana sebesar 120 juta euro atau setara Rp 1.8 triliun untuk bisa memboyong pemain tersebut ke Santiago Bernabeu
Dana sebesar 1,8 triliun tak segan-segan dipersiapkan kubu Los Merengues. Akan tetapi, Madrid memiliki opsi lain untuk bisa mendaratkan II Polpo. Mereka berencana menjadikan status penyerang Juventus yakni Alvaro Morata menjadi kepemilikan bersama, menyodorkan Mateo Kovacic serta memberikan 50 juta euro atau sekira Rp754 miliar kepada Bianconeri.
berita7up.com - Segala hal mengenai pacar dan istri bintang sepak bola, atau yang biasa dikenal dengan sebutan WAG’s (wives and girlfriends), memang selalu menarik untuk diamati. Berikut perang kemewahan para WAG’s di Instagram menjelang bergulirnya putaran final Piala Eropa 2016.
Turnamen kasta tertinggi untuk level negara di Eropa, Piala Eropa 2016, akan bergulir di Prancis pada 10 Juni hingga 10 Juli nanti. 24 tim terbaik di Eropa akan bertarung untuk menjadi juara.
Sebagian besar tim-tim yang akan berlaga di Piala Eropa 2016 saat ini sudah sampai di Prancis. Mereka kemudian menuju home base atau markas masing-masing, yang telah disediakan oleh panitia pelaksana, untuk mempersiapkan strategi serta fisik dan mental guna menghadapi laga pertama.
Namun, di saat pasangan mereka fokus penuh untuk menghadapi putaran final Piala Eropa, para istri dan kekasih para bintang sepak bola juga tak kalah sibuknya. Namun, sayangnya mayoritas kesibukan mereka bukan untuk hal-hal positif.
Mereka sibuk pamer kemewahan di akun jejaring sosial Instagram. Ada yang sibuk berburu tas dan baju mewah, ada pula yang sibuk mengunjungi berbagai tempat-tempat eksotis di segala penjuru dunia.
1. Viktoria Varga
Saat kekasihnya, Graziano Pelle, sibuk mempersiapkan diri bersama timnas Italia, Viktoria juga sibuk melakukan segala hal yang dia bisa untuk membuat iri para WAG’s lainnya, Dia memosting berbagai foto bikini di berbagai tempat eksotis.
Pertama, dia pergi berlibur bersama teman-temannya ke Pantai Ibiza, Spanyol. Dia pun kemudian memosting foto sedang berjemur di kolam renang dengan panorama indah di Santorini.
Beberapa hari berselang, Viky memosting foto sedang asyik meminum cocktail di resor pantai terbaik di dunia yang berada di Dubai. Tak lama kemudian, dia tampak di Singapura sedang berenang di Hotel bintang lima.
Viktoria dan Pelle sudah berpacaran selama empat tahun. Pelle mengaku jatuh cinta pada pandangan pertama setelah melihat foto Viktoria di Facebook. Dia lalu mengirimi Viktoria pesan.
Namun, sang model tak membalas. Saat Pelle dipinjamkan ke Sampdoria, dia kembali mengirimi Viktoria pesan melalui Facebook. Kali ini, pesannya dibalas. Pelle meminta alamat Viktoria untuk mengiriminya 100 bunga mawar.
Viktoria pun kemudian memberinya alamat tempat dia tinggal. Tanpa pikir panjang, Pelle yang saat itu sedang makan melon di pantai langsung memesan tiket pesawat dan terbang ke sana
2. Ann-Kathrin Brommel
Model Ann-Kathrin Brommel memiliki cara unik untuk menyemangati kekasihnya, Mario Gotze, yang akan berlaga di Piala Eropa 2016 bersama timnas Jerman.
Dia pergi mengunjungi berbagai pantai eksotis di dunia, seperti Hawaii, Ibiza, Maldivez, dan London. Tak lupa, model berkebangsaan Jerman itu memosting berbagai foto bikini yang seksi di Instagram. Sang kekasih juga dia mention dalam foto tersebut.
Rupanya, hal ini sangat efektif untuk membakar semangat Gotze. Buktinya, dia selalu memberikan tanda like di setiap foto bikini seksi Ann. Di salah satu foto Ann yang tengah mengenakan bikini berwarna putih, Gotze juga memberikan komentar, “Kau amat cantik sayangku.”
Ann dan Gotze menjalin kasih sejak tahun 2012. Saat perayaan keberhasilan Jerman menjadi juara Piala Dunia 2014, Gotze terlihat mencium mesra Ann dan mengajaknya berkeliling lapangan.
Ann-kathrin Brommel memulai karier di dunia model pada usia 16 tahun. Dia juga seorang penyanyi. Dia menggunakan nama Trina B saat berada di atas panggung. Sejauh ini, dia sudah memiliki dua lagu terkenal, yakni This Is me dan Body Language.
3. Marina Luczenko
Marina Luczenko merupakan istri dari penjaga gawang asal Polandia, Wojciech Szczęsny. Keduanya menikah pada bulan Juli 2015 lalu. Luczenko merupakan model, aktris, penyanyi, dan pencipta lagu terkenal.
Semenjak menikah dengan Wojciech Szczęsny, Luczenko menghabiskan sebagian besar waktunya dengan berada di Roma, Italia, untuk mendukung karier suaminya. Sesekali, wanita cantik berusia 26 tahun itu terbang ke Los Angeles untuk pekerjaan modelling.
Pada bulan April lalu, dua memosting foto tengah mengenakan bikini berwarna hijau di sebuah kolam renang Hotel Modrian. Dia memberi judul foto tersebut, “Bersantai setelah bekerja.”
Dalam beberapa pekan terakhir, Luczenko memosting beberapa foto bikini di Pantai Phuket, Thailand, dan ST Peter’s Basiliva. Rencananya, dia akan menonton pertandingan sang suami pada laga melawan Irlandia Utara.
4. Noemie Happart
Noemi Happart mendadak menjadi bahan pergunjingan dunia setelah kekasihnya yang merupakan gelandang serang Atletico Madrid, Yannick Carrasco, menciumnya setelah mencetak gol ke gawang Real Madrid pada final Liga Champions.
Noemie Happart merupakan mantan Miss Belgia dan Miss Liege pada tahun 2013.Hubungan antara Carrasco dan Happart memang masih seumur jagung. Keduanya memutuskan menjalin kasih pada bulan September 2015. Dengan demikian, hubungan asmara keduanya masih hangat-hangatnya.
Saat sang kekasih, Carrasco, tengah sibuk mempersiapkan diri bersama timnas Belgia, Noemie menghabiskan waktu dengan pergi berlibur ke Formentara, Bali, Kamboja, dan Riviera Prancis. Tak lupa, dia memosting berbagai foto hot di Instagram.
Pada salah satu foto bikininya, Noemie memberi judul. “Dalam dua hari, temperatur akan turun hingga 35 derajat celcius. Mari nikmati!!!
5. Edurne Garcia Almargo
Edurne Garcia Almargo adalah WAG’s yang paling banyak menjadi bahan pembicaraan saat ini. Dia adalah kekasih dari penjaga gawang Manchester United dan timnas Spanyol, David De Gea.
Edurne Garcia merupakan pemenang X Factor Spanyol pada tahun 2005. Sejak menjadi pemenang, Edurne juga bekerja sebagai model. Wanita berusia 27 tahun itu saat ini tinggal di Madrid. Namun, dia kerap terbang ke Manchester untuk mendukung suaminya bermain.
Sekitar tiga pekan lalu, Edurne memosting beberapa foto mengenai liburannya di Italia. Dia juga memberikan komentar, “Roma sangar indah! Colosseum dan Roman Forum luar biasa dan hal paling impresif yang pernah saya lihat!”
Edurne Garcia menjalin kasih dengan bintang timnas Spanyol dan Manchester United, David De Gea, sejak tahun 2010. Selama enam tahun berpacaran, hubungan cinta keduanya tak pernah mendapatkan gosip miring.
Pada hari ulang tahun Garcia pada 22 Desember lalu, De Gea sempat mengirimkan ucapan romantis di akun jejaring sosial Twitter.
“Tidak ada yang bisa membuatku tersenyum kecuali kamu. Selamat ulang tahun sayang! Saya cinta kamu!” tulis De Gea.
berita7up.com - BINTANG lapangan hijau tak hanya piawai meramu si kulit bundar di atas lapangan. Namun, mereka juga hebat dalam merajut hati para kaum hawa. Setidaknya ini terlihat dari para pesepak bola di klub-klub top dunia terutama Eropa. Berikut adalah 6 nama WAGs pesepak bola Muslim ternama.
1. Eric Ebidal – Hayet Abidal
Hayet Abidal istri dari pemain sepakbola Olympiacos, Eric Abidal. Mereka menikah pada 2007. Keduanya bertemu saat masih usia belasan tahun di Prancis. Saat itu Hayet seorang pemandu sorak. Keduanya berpacaran dan akhirnya menikah. Mereka kini dikaruniai dua anak perempuan yakni Meliana dan Canelia.
2. Franck Ribery – Wahiba
Wahiba adalah istri Ribery. Karena Wahiba, Ribery berganti keyakinan. Ribery menikah dengan Wahiba pada 2004. Wahiba yang berasal dari Nedroma, Tlemcen, ini merupakan wanita keturunan Aljazair. Sebelum menikah, Ribery memutuskan menjadi muslim dan mengambil nama ‘Bilal Yusuf Muhammad’ sebagai nama Islam-nya.
Selama delapan tahun menjalani rumah tangga, Ribery dan Wahiba dikaruniai dua orang putri. Putri pertama bernama Hizya lahir pada 18 Juli 2005 dan putri keduanya yang diberi nama Shahinez lahir 2,5 tahun kemudian pada 9 Januari 2008.
3. Eden Dzeko – Amra Silajdzic
Amra Silajdzic seorang model dan aktris berdarah Bosnia. Kini dia menetap di Kota Los Angeles, Amerika Serikat, untuk melebarkan sayap karirnya dalam dunia modeling.
Mengawali karier di usia 15 tahun, ia mendapatkan penghargaan pada kompetisi internasional modeling di Cina dan juga terpilih sebagai Metropolitan Top Model. Amra juga sering tampil di acara serial TV terkenal, CSI. Silajdzic menjalin kasih dengan penyerang klub Manchester City, Edin Dzeko, setelah keduanya bertemu saat menghadiri pesta di Inggris.
4. Mesut Ozil – Capristo
Wanita kelahiran Mannheim, Jerman, 21 Maret 1990 dikenal sebagai penyanyi, penulis lagu, pedansa dan model cantik. Capristo masuk dalam daftar 100 perempuan paling seksi sejagat versi majalah FHM tiga tahun lalu.
Capristo menjalin cinta dengan pemain gelandang Arsenal, Mesut Oezil. Mereka resmi berpacaran setelah sebelumnya sering bertemu di berbagai acara.
5. Sami Khedira – Lena Gercke
Lena Gercke dikenal sebagai model papan atas Jerman. Dia juga presenter acara televisi. Karier Lena di dunia model dimulai pada tahun 2006 saat dia menjuarai Germany’s Next Top Model. Sejak itu, kariernya terus melonjak dan menjadi model papan atas Jerman. Hubungan asmara Lena dengan Sami Khedira dimulai sejak Mei 2011 lalu. Sejak saat itu, keduanya kerap menunjukkan kemesraan di depan publik.
Kini Lena menjadi WAGs favorit negara Bavaria tersebut bersama Sarah Brandner kekasih dari gelandang Bayern Muenchen, Bastian Schweinsteiger. Tak heran bila televisi-televisi Jerman pernah menobatkan Lena menjadi artis paling top di tahun 2013 silam.
6. Samir Nasri – Anara Atanes
Kekasih Samir Nasri, Anara Atanes, memang loyal dalam mendukung karier Nasri. Dia pernah memprotes Didier Deschamps saat mencoret Nasri dari skuat Piala Dunia 2014. Namun, dia akhirnya meminta maaf. Meski demikian, Deschamps tetap membawa permasalahan ini ke meja hijau.
Atanes dan Nasri berpacaran sejak 2013 lalu. Atanes juga dikenal sebagai ratu selfie karena sering mengunggah foto bersama Nasri di akun jejaring sosial.
berita7up.com - Piala Eropa telah dimulai. Bakal ada 552 pemain dari 24 negara yang namanya bakal sulit diucapkan karena perbedaan bahasa.
UEFA sendiri coba membuat semacam panduan nama-nama pemain dari para peserta turnamen ini. Memang tidak 100 persen tepat, tapi setidaknya bisa membantu Anda melafalkan nama-nama pemain yang sulit.
Panduan ini sendiri dibuat berdasarkan aksen bahasa Inggris dan diurutkan sedari Grup A hingga Grup F
Matúš Kozáčik – Ma-tush Koz-aa-chick Ján Mucha – Mu-kha Ján Ďurica – Djoo-ritz-ah Tomáš Hubočan – Hoo-bo-chan Milan Škriniar – Shkrin-ee-ar Martin Škrtel – Shkr-tel Ján Greguš – Gre-goosh Marek Hamšík – Ham-sheek Patrik Hrošovský – Hro-shov-ski Juraj Kucka – Koots-ka Dušan Švento – Doo-shan Shvent-o Michal Ďuriš – Djoo-rish Stanislav Šesták – Shes-tark
Rusia:
Igor Akinfeev – Ig-ar A-kin-fey-eff Fedor Smolov – Fiodar Aleksandr Golovin – Gala-vin Dmitri Kombarov – Kam-bar-ov Dmitri Torbinski – Tar-bin-ski Aleksandr Kokorin – Ka-kor-in Guilherme – Gi-li-erm-ay
Inggris:
Eric Dier – Die-er
Wales:
Owain Fôn Williams – O-wayne Von Will-ee-ams
Polandia:
Łukasz Fabiański – Woo-cash Fab-yan-ski Wojciech Szczęsny – Voy-chekh Sh-chen-sni Artur Jędrzejczyk – Yen-jay-chick Tomasz Jodłowiec – Yodd-wo-vetz Michał Pazdan – Mi-how Łukasz Piszczek – Woo-cash Pish-check Bartosz Salamon – Bar-tosh Jakub Błaszczykowski – Ya-koob Blash-chi-kov-ski Kamil Grosicki – Gro-sich-ki Grzegorz Krychowiak – G-ze-gosh Cri-ho-viack Krzysztof Mączyński – K-shish-toff Mon-chin-ski Sławomir Peszko – S-wha-vo-mir Pesh-ko Robert Lewandowski – Le-van-dov-ski Arkadiusz Milik – Ar-ka-dioosh My-lick Filip Starzyński – Sta-zynn-ski Mariusz Stępiński – Mar-yush Stenn-pin-ski
Jerman:
Manuel Neuer – Noy-ah Jérôme Boateng – Je-rom Bow-a-teng Benedikt Höwedes – Hoe-ve-des Joshua Kimmich – Kim-ikh Antonio Rüdiger – Roo-digger Emre Can – Kan Mario Götze – Gert-suh
Petr Čech – Peter Cheh Tomáš Koubek – Tom-as Koe-beck Tomáš Vaclík – Vatz-leek Roman Hubník – Hoob-neek Michal Kadlec – Kad-letz Tomáš Sivok – Shi-vock Marek Suchý – Sue-hee Borek Dočkal – Dotch-kal Daniel Kolař – Daniel Koh-lahrj Ladislav Krejčí – Kray-chee Jaroslav Plašil – Jo-ro-slav Pla-shil Daniel Pudil – Daniel Pood-yil Tomáš Rosičký – Ro-sits-kee Josef Šural – Shoo-ral Tomáš Necid – Net-sit Milan Škoda – Shko-da
Kroasia
Lovre Kalinić – Low-rey Ka-lin-itch Danijel Subašić – Su-ba-shitch Vedran Ćorluka – Chor-loo-ka Tin Jedvaj – Yed-vay Dario Srna – Sur-na Domagoj Vida – Do-ma-goy Šime Vrsjalko – Shi-may Ver-sal-ee-ko Milan Badelj – Bad-el-ee Marcelo Brozović – Brozzo-vitch Ante Ćorić – Chor-itch Mateo Kovačić – Ko-va-chitch Luka Modric – Mod-ritch Ivan Perišić – Pair-ish-itch Ivan Rakitić – Rack-it-itch Duje Čop – Do-yey Chop Andrej Kramarić – And-ray Kram-ar-itch Marko Pjaca – Pea-at-sa
Belgia
Thibaut Courtois – Tea-bo Coor-twa Simon Mignolet – Min-yo-let Toby Alderweireld – Al-der-way-reld Jordan and Romelu Lukaku – Loe-ka-koe Thomas Vermaelen – Ver-mah-len Eden Hazard – Ha-zar Michy Batshuayi – Bat-shoe-a-yi
Italia
Gianluigi Buffon – Jan-loo-ee-jee Boo-fon Federico Marchetti – Mar-kett-ee Andrea Barzagli – Bar-zal-yee Giorgio Chiellini – Jor-joh Key-eh-lean-ee Mattea De Sceglio – Deh Shil-yo Federico Bernardeschi – Ber-nar-desk-ee Emmanuele Giaccherini – Em-an-well-eh Ja-ker-ee-nee Éder – Eh-dair Stephan El Shaarawy – El Sha-rah-wee Lorenzo Insigne – In-sin-yuh Graziano Pellè – Grat-zee-ah-no Peh-leh
Republik Irlandia
Richard Keogh – Kee-oh Ciaran Clark – Key-ranace
Swedia
Andreas Isaksson – Ee-sak-son Victor Lindelöf – Lin-de-love Martin Olsson – Ool-son Albin Ekdal – Ee-ek-dal Emil Forsberg – Fosh-berry Kim Källström – Shell-strome Marcus Berg – Berry Emir Kujovic – Ku-yo-vitch
Portugal
Anthony Lopes – Lop-us Rui Patrício – Khoo-wee Pah-tree-see-oh Bruno Alves – Alvsh Pepe – Pep Raphael Geirreiro – Gur-ray-roh André Gomes – Gomsh João Mario – Joo-ow Renato Sanches – Khrenato Vieirinha – Vea-ay-rea-niah Ricardo Quaresma – Khri-car-do Qua-re-sh-ma
Hongaria
Dénes Dibusz – Day-nesh Di-boos Péter Gulácsi – Goo-lat-chi Gábor Király – Kee-rye Barnabás Bese – Beh-sheh Richárd Guzmics – Gooz-mitch Roland Juhász – Yoo-hass Mihály Korhut – Mi-high Kor-hoot Balász Dzsudzsák – Bol-azh Joo-jaack Ádám Nagy – Nah-dge Daniel Böde – Buh-deh Zoltán Gera – Ger-ah Gergő Lovrencsics – Ger-gur Lov-ren-chitch Krisztián Németh – Nay-met Nemanja Nikolić – Nem-an-ya Ni-kol-itch Tamás Priskin – Tom-ash Prish-kin Ádám Szalai – Sal-ah-ee
berita7up.com - Piala Eropa 2016 akan dibuka Jumat malam, 10 Juni 2016, dan akan berlangsung hingga 10 Juli mendatang. Turnamen di Prancis ini akan diikuti 24 tim yang melibatkan 552 pemain.
Dari total pemain itu, ada empat pasang saudara yang akan tampil; tiga pasang di tim yang sama dan satu pasang akan membela tim berbeda. Jumlah empat pasang suadara ini menyamai rekor pada Euro 2000.
Lalu siapa saja empat pasang saudara itu? Inilah mereka.
Belgia: Jordan (21 tahun, bek) dan Romelu Lukaku (23 tahun, penyerang) Irlandia Utara: Corry (25 tahun, gelandang) dan Jonny Evans (28 tahun, bek)
Rusia: Vasili (33 tahun, bek) and Aleksei Berezutski (33 tahun, bek) Albania dan Swiss: Taulant (25 tahun, bek) dan Granit Xhaka (23 tahun, gelandang)
Yang unik dari empat pasang saudara itu adalah Taulant dan Granit Xhaka. Taulant memilih memperkuat Albania, negeri leluhurnya. Sedangkan Granit memilih membela Swiss, tempat tinggalnya saat ini. Keduanya akan saling berhadapan saat Albania melawan Swiss pada Sabtu nanti.
Sebelumnya, Piala Eropa sudah banyak menampilkan pasangan saudara. Inilah di antaranya.
1976 Belanda: René dan Willy van de Kerkhof
1980 Belgia: Luc dan Marc Millecamps Jerman: Bernd dan Karlheinz Förster Italia: Franco dan Giuseppe Baresi
1984 Jerman: Bernd dan Karlheinz Förster
1988 Belanda: Erwin dan Ronald Koeman
1996 Denmark: Brian dan Michael Laudrup Inggris: Gary dan Phil Neville
2000 Belgia: Emil dan Mbo Mpenza Inggris: Gary dan Phil Neville Belanda: Frank dan Ronald de Boer Swedia: Daniel dan Patrik Andersson
2004 Kroasia: Niko dan Robert KovaÄ Inggris: Gary dan Phil Neville Swiss: Murat dan Hakan Yakin
2008 Kroasia: Niko dan nd Robert KovaÄ Rusia: Vasili dan Aleksei Berezutski
berita7up.com - kick off Euro 2016 sudah ditiup. Tabuhan drum dan pekikan suara suporter sudah mulai menggema di Prancis. Semangat suporter sudah mulai terlihat saat timnas tuan rumah melakoni beberapa laga uji coba.
Yang teranyar adalah laga uji coba melawan Skotlandia di St Symphorien Stadium, Metz, Minggu (5/6) dini hari WIB.
Laga yang dimenangi Prancis dengan skor 3-0 lewat dua gol Giroud menit 8 dan 35, serta gol Koscielny menit 39 tersebut, disaksikan oleh 25.057 suporter atau semua kursi di stadion terisi penuh.
Ini menandakan bahwa semangat si biru (l’esprit du bleu), baik itu semangat penonton dan pemain timnas Prancis, sudah mulai bergelora sebagai tanda bahwa mereka siap menjadi juara di kandang sendiri.
Jumlah penonton ini baru permulaan saja. Karena, diprediksi 2,5 juta fans si ayam jantan akan memenuhi 10 venue pertandingan.
L’esprit du Bleu akan terus digelorakan agar mental tim lawan ciut. Tujuan mereka hanya satu, Prancis harus juara Euro 2016, seperti saat mereka merebut gelar juara Piala Dunia 1998. Ini kandang kami, La Cage Nous!
berita7up.com – Pada bulan Juni kali ini kita disajikan oleh dua turnamen besar sepakbola, Copa America Centenario dan Piala Eropa 2016, dalam waktu yang relatif bersamaan. Copa America dihelat mulai 3 Juni hingga 26 Juni, sementara EURO akan dilaksanakan pada 10 Juni sampai 10 Juli. Jadi dalam rentang waktu satu bulan kita akan dihibur oleh dua turnamen dari dua benua penguasa dalam dunia sepakbola.
Copa America kali ini lebih spesial dibanding dengan perhelatan-perhelatan sebelumnya, pasalnya turnamen yang pertama kali diselenggarakan di Argentina itu telah genap berusia 100 tahun. Untuk itu pada kesempatan kali ini ada sedikit perubahan dengan menambah kuota yang awalnya hanya 12 kini menjadi 16 peserta termasuk undangan untuk negara dari zona CONCACAF.
Sementara itu jika dilihat dari usia, EURO berusia jauh lebih muda daripada Copa America. Turnamen tersebut baru diselenggarakan di Prancis pada tahun 1960 silam, berusia 44 tahun lebih muda. Akan tetapi, meski Copa America telah lebih dulu namun stigma bahwa level mereka yang selalu berada di bawah bayang-bayang Piala Eropa tak bisa dengan mudah dihapuskan.
Memang terlalu dini untuk menilai, pasalnya Copa America baru berjalan kurang lebih seminggu, sementara Piala Eropa baru akan dibuka tiga hari mendatang. Akan tetapi gejala negatif telah terjadi di Copa America. Dalam delapan laga awal, total 16 peserta hanya berhasil mencetak 14 gol. Jadi rata-rata tiap pertandingan hanya tercipta 1,75 gol. Jumlah tersebut merupakan torehan yang tergolong sedikit. Bandingkan dengan Piala Eropa empat tahun silam yang telah menuai 20 gol dalam delapan laga awal, yang berarti menghasilkan rataan 2,5 gol di tiap laganya.
Selain itu para pemain yang menjadi pusat daya pikat juga tidak ikut tampil di laga awal. Superstar Lionel Messi tidak bermain di laga perdana kala Argentina berhadapan dengan Meksiko. Hal itu terjadi karena La Pulga masih mengalami cedera. Sementara itu Luis Suarez yang meraih El Pichichi musim lalu juga mengalami kondisi yang sama dengan Messi ketika negaranya menelan kekalahan atas Meksiko.
Selain itu Copa America kali juga tidak dihiasi oleh penampilan Neymar yang memang tidak terdaftar dalam skuat Brasil. Alasannya ia akan diproyeksikan untuk mengikuti Olimpiade yang akan diselenggarakan di Brasil Agustus mendatang. Tak dapat dimungkiri bahwa aura ketiga penyerang Barcelona tersebut merupakan indikator penting yang mampu menarik animo masyarakat terhadap Copa America 2016.
Di satu sisi Piala Eropa juga tidak diikuti oleh beberapa bintang Eropa. Tercatat Marco Reus, Karim Benzema, Vincent Kompany, Claudio Marchisio serta Arjen Robben merupakan sebagian nama besar yang tak ikut ambil bagian pada kesempatan kali ini. Namun beberapa pemain tersebut hanyalah sebagian kecil dari puluhan pemain bintang yang akan tampil di Prancis esok.
Dari aspek tim tuan rumah, Amerika Serikat yang notabene merupakan salah satu negara paling maju di dunia, terbukti belum bisa meminimalisasi terjadinya kesalahan teknis. Seperti pada laga antara Uruguay melawan Meksiko. Saat pemutaran lagu kebangsaan untuk Uruguay, bukanOrientales, la Patria o la Tumba yang terdengar, justru iringan dentuman lagu kebangsaan Cile yang terlantun. Meski sempat memicu perdebatan, akhirnya pihak penyelenggara secara resmi telah meminta maaf atas kesalahan tersebut.
Kontroversi kedua terjadi saat laga Brasil melawan Ekuador. Saat itu Los Amarillos berhasil membobol gawang Brasil setelah Alisson Becker gagal dalam menangkap bola hasil tendangan Miller Bolaños. Akan tetapi tak lama kemudian wasit menganulir gol tersebut dengan alasan bola yang dikuasai oleh Bolaños telah melewati garis dan dianggap telah keluar dari lapangan.
Sontak keputusan tersebut memancing pro dan kontra, hal itu juga semakin didukung dengan penampilan buruk dari Brasil. Sehingga banyak yang beranggapan bahwa Brasil diuntungkan atas keputusan kontroversial tersebut.
Sementara itu animo masyarakat akan Copa America kali ini juga terbukti kurang merata di tiap laganya. Pertandingan antara Agentina melawan Cile yang digelar di Levi`s Stadium, menjadi jumlah penonton terbanyak sejauh ini, dengan total 69.451 penonton.
Di sisi lain Laga antara Panama yang berhadapan dengan Bolivia hanya dihadiri oleh 13.466 penonton. Jumlah tersebut hanya mencakup hampir seperlima dari total kapasitas Camping World Stadium yang dapat menampung 65.000 penonton. Stadion yang terletak di kota Orlando tersebut sebelumnya juga sepi pengunjung saat menggelar laga antara Kosta Rika dan Paraguay dengan hanya ditonton langsung oleh 14.334 pasang mata.
Gelaran Piala Eropa memang belum bergulir, akan tetapi tak sedikit masyarakat yang sudah tak sabar menanti. Sama halnya dengan saudara tuanya, Piala Eropa juga telah mengalami penggemukan kontestan. Sejak periode 1996, turnamen tersebut hanya diikuti oleh 16 kontestan dan kini jumlah telah bertabah menjadi 24 peserta.
Aturan baru tersebut juga telah memancing polemik di kalangan pengamat dengan alasan eksklusifitas yang mulai kendur. Maka tak heran jika tak sedikit negara debutan turut serta pada turnamen kali ini dan menimbulkan opini tentang semakin mudahnya akses untuk ikut berpartisipasi di ajang Piala Eropa.
Dengan plus minus tersebut setidaknya kita dapat membaca halaman awal Copa America serta gema Piala Eropa yang akan menggelar pertandingan pembuka pada 11 Juni esok. Memang terlalu dini untuk menilai Copa America (masih) tak terlalu menarik dibanding Piala Eropa, akan tetapi dengan beberapa fenomena di atas, toh perayaan seabad turnamen antar negara tertua di dunia tersebut juga belum mampu menyaingi kegemerlapan Piala Eropa.
berita7up.com - Menjelang penyelenggaraan event akbar Piala Eropa 2016 di Perancis mendatang yang akan diikuti oleh 24 negara dari benua biru, koresponden UEFA.com membuat prediksi daftar starting line-up pemain yang akan diturunkan oleh masing-masing timnas yang akan berlaga.
berita7up.com - Kegarangan Robert Lewandowski dalam beberapa tahun terakhir bersama Borussia Dortmund dan Bayern Munchen menjadi berkah tersendiri bagi negara kelahirannya. Sang bomber berhasil mempertahankan konsistensi ketika bermain di tim nasional bersama para koleganya. Kegemilangannya itu membuat Polandia mendapatkan tiket lolos ke putaran final Piala Eropa di Perancis, Juni ini.
Kemenangan terus didapatkan tim asuhan Adam Nawalka. Akibatnya, sejumlah kontestan lain di penyisihan grup nanti dipastikan sangat mewaspadai peningkatan grafik permainan yang dimiliki Polandia. Dalam lima laga ujicoba terakhirnya, mereka berhasil mengantongi empat kemenangan dan hanya satu mencicipi kekalahan usai ditekuk Belanda dengan skor tipis 1-2, Kamis (2/6/2016) lalu.
Kendati begitu, hal tersebut tidak menjadi persoalan besar bagi tim besutan Nawalka. Sebelum menghadapi pertempuran sesungguhnya di Perancis, Polandia pun akan menjalani satu laga ujicoba lagi dengan menjajal kekuatan Lithuania untuk pemanasan. Ambisi khusus pun dicanangkan Lewandowski sebagai penebus kegagalan mereka ketika menjadi tuan rumah bersama Ukraina, 2012 lalu.
Untuk itu, dirinya akan bekerja maksimal guna mengantar negaranya melangkah sejauh mungkin. “Semua orang di Polandia berpikir dan bermimpi bahwa kami akan pergi ke Perancis dengan memenangkan persaingan di Euro 2016. Kami juga yakin mampu melewati penyisihan grup dan melangkah ke babak selanjutnya. Kemenangann melawan Jerman membuat kami semakin percaya diri utnuk mendapatkan itu,” ujarnya.
Nantinya, Polandia sendiri akan kembali berhadapan dengan Jerman dalam persaingannya di Grup C. Dua tim lagi diisi Ukraina dan Irlandia Utara. Lewandowski pun optimis timnya mampu menekuk juara dunia 2014 itu untuk kedua kalinya. “Saya bermain dengan pemain Munchen setiap hari. Dan rata-rata mereka masuk kedalam timnas. Jadi saya cukup tahu tentang mereka,” jelasnya.
Bukan hanya Lewandowski kekuatan yang dimiliki Polandia. Tim tersebut juga mempunyai segenap pemain yang tengah bersinar dan menjadi andalan bersama klubnya masing-masing. Antara lain adalah Lukasz Fabianski yang menjadi kiper utama Swansea City serta Wojciech Szczesny yang bersinar bersama salah satu raksasa Serie-A, AS Roma. Di lini tengah, gelandang berpengalaman Sevilla, Grzegorz Krychowiak siap mengatur irama permainan timnya.
BERIKUT SKUAD POLANDIA DI EURO 2016:
KIPER: Lukasz Fabianski (Swansea), Wojciech Szczesny (Roma), Artur Boruc (Bournemouth)
BELAKANG: Thiago Cionek (Palermo), Kamil Glik (Torino), Artur Jedrzejczyk (Krasnodar), Michal Pazdan (Legia Warsaw), Lukasz Piszczek (Dortmund), Bartosz Salamon (Cagliari), Jakub Wawrzyniak (Lechia Gdansk)
TENGAH: akub Blaszczykowski (Dortmund), Kamil Grosicki (Rennes), Tomasz Jodlowiec (Legia Warsaw), Bartosz Kapustka (Cracovia), Grzegorz Krychowiak (Sevilla), Karol Linetty (Lech Poznan), Krzysztof Maczynski (Wisla Krakow), Slawomir Peszko (Lechia Gdansk), Filip Starzynski (Zaglebie Lubin), Piotr Zielinski (Udinese)
DEPAN: Arkadiusz Milik (Ajax), Robert Lewandowski (Bayern Munchen), Mariusz Stepinski (Chorzow)
berita7up.com - Dimitri Payet menjadi bintang kemenangan Prancis di laga pembuka Euro tahun ini dengan kontribusi assist dan golnya ke gawang Rumania. Prancis sukses mengawali kiprah mereka di pentas Euro 2016 dengan hasil positif usai menekuk perlawanan Rumania dalam laga yang berlangsung di Stade de France, Sabtu (11/6) dini hari WIB dengan skor akhir 2-1.
Mengawali kompetisi bergengsi sebagai sang empunya hajat, tentunya tuanr umah Prancis mebincar kemenangan perdana mereka sebagai modal lakoni partai selanjutnya. Namun bisa dibilang Rumania merupakan lawan berat bagi skuad Ayam Jantan. Dengan demikian, Pogba dkk bakal dipaksa kerja keras jika ingin amankan 3 poin pertama mereka.
Baru empat menit laga berjalan, Prancis hampir dikejutkan dengan peluang emas yang didapat Rumania. Bogdan Stancu yang menusuk dari sisi kosong memyambar bola hasil sepak pojok di muka gawang Prancis, tapi Hugo Lloris melakukan penyelamatan krusial.
Jalannya pertandingan. Setelah babak pertama berakhir tanpa gol. Akhirnya Prancis mampu unggul dulu di menit ke 57 lewat gol Giroud yang mencetak gol dari umpan silang yang diberikan oleh Payet.
Namn skor ini menjadi imbang 1-1 setelah Rumania mendapat hadiah pinalti di menit ke 65usai Evra melanggar Stanciu. Yang sukses di eksekusi oleh Bogdan Stancu.
Dan akhirnya secara dramatis kemenangan berhasil di kunci Le s Blues lewat gol Payet di menit ke 89. Skor 2-1 untuk Prancis pun menutup hasil dari laga ini.
No comments:
Post a Comment