berita7up.com - Piala Eropa Dilaksanakan di Bulan Ramadan, Mesut Oezil Tidak Puasa, Mesut Oezil sedang dalam dilema karena harus bertanding membela timnas Jerman di tengah bulan puasa.
Piala Eropa 2016 berlangsung nyaris sepenuhnya di Bulan Ramadan. Karena tuntutan fisik yang tinggi dan cuaca yang panas, Mesut Oezil terpaksa tidak menjalankan ibadah puasa.
Piala Eropa 2016 akan kick-off pada 10 Juni mendatang dan tuntas di 10 Juli. Sementara Bulan Ramadan tahun ini jatuh mulai 6 Juni hingga sekitar 5 Juli.
Itu berarti pemain muslim yang berlaga di Euro 2016 menyiapkan diri dengan sangat baik untuk bisa menjalankan ibdahnya dan di waktu bersamaan membela negaranya di atas lapangan. Salah satu pesepakbola muslim tersebut adalah Mesut Oezil.
Tapi karena gelaran Piala Eropa sepenuhnya berlangsung nyaris bersamaan dengan Ramadan, gelandang Tim Nasional Jerman itu tidak akan berpuasa di Ramadan kali ini.
Ini dilakukan oleh Mesut Oezil guna menjaga fisik yang tetap prima karena harus bermain bagus demi meraih asah gelar Liga Eropa musim ini. Gelar juara sangat berarti bagi Jerman karena bisa sebagai langkah awal sebelum memasuki gelaran Piala Dunia
"Cuacanya terlalu hangat di musim panas dan kami akan menjalani sesi latihan yang intens, selain menjalani pertandingan-pertandingan. Karena itulah, tak mungkin saya menjalankan puasa," ucap Oezil dalam wawancaranya dengan Express dan dikutip dari situs resmi DFB.
Oezil juga memilih untuk tidak menjalankan puasa pada Ramadan 2014 lalu. Ketika itu dia mengantar Jerman menjuarai Piala Dunia yang digelar di Brasil.
Dewan Muslim Jerman (Central Council of Muslims) pada tahun 2010 lalu mengeluarkan semacam fatwa yang membolehkan atlet profesional Jerman melewatkan puasa Ramadan dan menggantinya di hari lain.
"Pesepakbola profesional, sebagaimana atlet profesional lain, bisa membayar puasanya di luar Ramadan. Pernyataan ini mendapat dukungan dari Al-Azhar sebagai salah satu organisasi Islam terbesar. Dalam pendapat kami, para pesepakbola profesional tengah menjalankan tugas yang menuntut penggunaan fisik yang besar. Pesepakbola profesional bisa membayar puasanya di lair hari," demikian pernyataan Central Council of Muslims.
berita7up.com - Cristiano Ronaldo tercantum di urutan pertama daftar pemain terbaik UEFA menjelang Euro 2016. Bomber internasional Portugal tersebut mengalahkan para pesaing terdekat, seperti Zlatan Ibrahimovic (PSG/Swedia) dan Antoine Griezmann (Atletico Madrid/Prancis). Siapa saja pemain yang masuk dalam 10 besar ranking ini?
Menuju Piala Eropa 2016 di Prancis, UEFA menggunakan SOCAR Player Barometer untuk menentukan deretan teratas pemain terbaik di benua biru. Deteksi ini dilakukan untuk "melacak performa pemain dalam pemanasan dan selama turnamen (Euro 2016) melalui statistik resmi dan algoritma yang dirancang khusus."
Lalu, apa yang menjadi patokan UEFA? Dasarnya adalah performa seorang pemain untu klub dan negaranya sejak Januari 2016. Statistik ini bergantung pada kualitas lawan yang dihadapi. Tidak mengejutkan jika Cristiano Ronaldo menjadi yang pertama. Bomber Real Madrid ini mengemas sembilan gol dalam delapan laga terakhir.
Pemain nomor dua adalah penyerang veteran Swedia Zlatan Ibrahimovic. Dalam catatan UEFA, ia mencetak 16 gol dalam 12 penampilan terakhir bersama PSG. Ditambah empat assist. Khusus di laga terakhir kontra Nantes, Ibra mencatatkan sembilan tembakan tepat sasaran.
Tiga besar ditutup oleh Antoine Griezmann, penyerang Atletico Madrid yang mengemas sembilan gol dalam 13 laga pamungkas. Termasuk satu gol di semifinal kontra Bayern Munchen di Allianz Arena yang memastikan timnya lolos ke final.
Yang unik, dalam 10 besar pemain terbaik UEFA ini ada Saul Niguez yang tidak tercantum dalam skuad Spanyol. Juga ada James Milner yang ada di urutan keempat. Pemain serba bisa Liverpool ini dinilai UEFA sebagai salah satu raja assist di Eropa.
Berikut ini daftar pemain terbaik UEFA versi SOCAR Player Barometer.
berita7up.com – Pelaksanaan Piala Eropa 2016 di Prancis tinggal menghitung hari saja. Tahukah Anda, Liverpool dan Juventus menjadi klub penyumbang pemain terbanyak pada kompetisi terakbar di Benua Biru tersebut?
Liverpool menjadi klub Premier League yang paling banyak “mengirim” pemain di Piala Eropa 2016. Tercatat sebanyak 12 pemain The Reds dipanggil oleh tim nasional negara masing-masing. Sebanyak lima pemain masuk ke skuad Inggris yang diasuh Roy Hodgson, yakni Jordan Henderson, Nathaniel Clyne, Adam Lallana, James Milner, dan Daniel Sturridge.
Tottenham Hotspur menjadi klub Premier League kedua yang memiliki wakil di Piala Eropa 2016. Tercatat ada 11 pemain The Lilywhites yang akan bertarung di Piala Eropa. Sama seperti Liverpool, terdapat lima pemain Spurs yang masuk ke skuad Inggris, Danny Rose, Kyle Walker, Dele Alli, Eric Dier, dan Harry Kane.
Manchester United menempati posisi ketiga dengan 10 wakil di Piala Eropa, diikuti Arsenal dengan delapan pemain, dan Everton, Man. City, serta Southampton dengan tujuh pemain. Juara Premier League musim 2015/2016, Leicester City, hanya memiliki empat pemain di Piala Eropa, N’Golo Kante, Jamie Vardy, Andy King, dan Christian Fuchs.
Selain Liverpool, Juventus merupakan klub yang menyumbang banyak pemain di Piala Eropa, yakni 12 pemain. Sebanyak enam pemain I Bianconeri akan mewakili timnas Italia, Andrea Barzagli, Leonardo Bonucci, Gianluigi Buffon, Giorgio Chiellini, Stefano Sturaro, dan Simone Zaza.
Berikut ini 12 pemain Liverpool dan Juventus yang akan tampil di Piala Eropa 2016:
Liverpool: Nathaniel Clyne, Jordan Henderson, Adam Lallana, James Milner, Daniel Sturridge (Inggris), Simon Mignolet, Christian Benteke, Divock Origi (Belgia), Daniel Ward, Joe Allen Martin (Wales), Skrtel (Slowakia), Emre Can (Jerman).
Juventus: Andrea Barzagli, Leonardo Bonucci, Gianluigi Buffon, Giorgio Chiellini, Stefano Sturaro, dan Simone Zaza (Italia), Patrice Evra, Paul Pogba (Prancis), Stephan Lichsteiner (Swiss), Mario Mandzukic (Kroasia), Alvaro Morata (Spanyol), Sami Khedira (Jerman).
berita7up.com – Liga Primer Inggris mengirimkan 20 pemain pada Piala Eropa 2016, paling banya dibandingkan liga lainnya. Angka ini muncul dari studi yang dipublikasikan oleh laman Polandia, Ekstrastats pada Rabu (1/6).
Total 103 pemain dari 552 yang akan berlaga di Prancis datang dari klub-klub Liga Primer Inggris. Angka ini mengungguli jumlah pemain dari Bundesliga yaitu 57 orang. Serie A berada di posisi ketiga dengan 52 pemain.
Sedangkan untuk level klub, Juventus dan Liverpool menempati posisi teratas dengan sama-sama diwakili oleh 12 pemain. Berikutnya ada Tottenham Hotspur dengan 12 pemain dan Manchester United dengan 10 pemain.
Pemain pada Piala Eropa 2016 berdasarkan asal liga:
Liga Primer Inggris 103
Bundesliga 57
Serie A 52
Liga Super Turki 35
La Liga 34
Liga Primer Rusia 32
Divisi Championship 31
Pemain pada Piala Eropa 2016 berdasarkan asal klub:
berita7up.com - Sejumlah pemain pastinya sudah tak sabar untuk beraksi di putaran Piala Eropa 2016. Maklum bisa bermain di pesta sepak Eropa menjadi cita-cita semua pemain di Benua Biru.
Cerita pun selalu tersaji dalam perhelatan ajang empat tahunan itu. Semua tim yang berlaga di Prancis pun mempunyai potensi untuk melahirkan bintang.
Dan berikut ini pemain dari Grup F yang diramalkan bakal bersinar di Piala Eropa 2016 seperti dikutip Reuters : Arnor Ingvi Traustason (Islandia) Namanya pasti belum banyak diperhatian pencinta sepak bola dunia. Namun sosok pemain IFK Norrkoping tak bisa dipandang sebelah mata. Kesempatan emas tampil untuk membela Islandia untuk kali pertama di pentas Eropa pastinya tak akan dilepaskan. Itu pun sudah ditunjukkan dengan sukses Traustason mencetak tiga gol dari enam penampilannya. Daniel Bode (Hungaria) Bode merupakan salah satu pemain terkenal di negerinya. Pemain 29 tahun ini dikenal punya kekuatan, rajin dan memiliki kejelian menjebol gawang lawan.
Valentino Lazaro (Austria) Pemain keturunan Angola dan Yunani adalah gelandang menyerang potensial. Ia mengawali debutnya di timnas pada usia 16 tahun 224 hari.
Renato Sanches (Portugal) Dikenal sebagai gelandang penuh skill dan kuat. Tak heran jika pemain muda ini langsung mendapatkan tempat di timnas.
berita7up.com - Petinju legendaris dunia Muhammad Ali meninggal usia pada usia 74 tahun, Jumat (3/6/2016) malam. Sehari sebelumnya Muhammad Ali sempat dilarikan ke rumah sakit karena kesulitan bernapas.
Petinju legendaris nyentrik,Muhammad Ali meninggal di usia 74 tahun, Sabtu (4/6/2016).
Kepergian Muhammad Ali dilepas oleh keluarganya yang sudah berkumpul di rumah sakit.
Mantan tiga kali juara dunia ini meninggal setelah dibawa ke rumah sakit sekitaran kota Phoenix, Arizona, akibat masalah pernapasan.
Selama 35 tahun, Ali menderita penyakit parkinson yang telah terdiagnosa setelah gantung sarung tinju pada 1981.
Beberapa tahun terakhir, Ali pernah muncul ke publik dan meneruskan pertempurannya melawan kelumpuhan.
Dua tahun lalu, muncul sebuah laporan kesehatan Ali terus memburuk.
Bahkan akibat masalah kesehatan ini Ali harus absen di film perdana tentang dirinya akibat terlalu lemas.
Ali akan dimakamkan di kampung halamannya, Louisville,Kentucky.
berita7up.com - Semua tim pastinya sudah siap tempur di Piala Eropa 2016 setelah masing-masing memilih pemain. Taktik dan strategi pun kini sudah disiapkan para pelatih dengan harapan kemenangan demi kemenangan bisa direbut.
Namun, ada sejumlah pemain yang terbuang dengan berbagai alasan. Cedera merupakan salah satu alasan yang membuat pemain seperti Vincent Kompany (Belgia), Raphael Varane (Prancis) dan Marco Reus (Jerman). Ada pula yang terpaksa tersisih dengan beragam alasan meski mempunyai kualitas.
Seperti dilaporkan BBC, Rabu (1/6/2016), jumlah pemain yang tak tampil di Piala Eropa 2016 bisa menjadi kesebelasan baru. Dengan kualitas para pemain yang terbuang ini diyakini bisa jadi pesaing serius. Sebab, dari lini belakang hingga depan diisi pemain yang sudah sama-sama diketahui kemampuannya. Siapa sajakah mereka?
Kevin Trapp (Jerman) Kiper berusia 25 tahun ini harus tersisih dari ketatnya menjadi penjaga gawang Jerman. Padahal kalau menyimak penampilannya di Paris Saint Germain (PSG), pemain 25 tahun ini terbilang luar biasa. Musim lalu, Trapp berhasil mencetak 25 kali clean sheets di semua kompetisi.
Lewat aksi menawan, Trapp pun berhasil membantu PSG meraih tiga telar domestik. Sayang, Trapp akhirnya tersisih setelah Joachom Loew memilih Manuel Neuer (Bayern Muenchen), Bernd Leno (Bayer Leverkusen) dan Marc-Andre ter Stegen (Barcelona). Dejan Lovren (Kroasia) Setelah tampil tidak konsisten bersama Liverpool di awal kariernya, pemain 26 tahun ini mendapatkan permainan terbaiknya sejak masuknya Juergen Klopp. Lovren pun menjadi pilihan tim inti Klopp musim lalu. Hubungan yang tidak harmonis dengan pelatih Timnas Kroasia Ante Cacic memaksa Lovren harus terlempar.
Philippe Senderos (Swiss) Mantan bek Arsenal dan Fulham telah bermain 55 kali buat timnas. Pengalaman tersebut rupanya tak menjamin Sanderos mendapatkan tempat di timnas.
Kualitas menurun menjadi alasan utama pelatih Vladimir Petkovic menepiskan dari skuat. Kini Senderos harus pulang ke negerinya untuk mengabdi pada Grasshoppers Zurich setelah meninggalkan Aston Villa pada Januari lalu.
Javi Martinez (Spanyol) Pemain yang bisa bermain di posisi bek dan gelandang itu mengalami cedera. Inilah yang jadi biang keladi mengapa Vicente Delbosque tak menyertakan ke Prancis.
Kondisi ini memang sungguh menyakitkan mengingat Martinez bermain apik di Bayern Muenchen. Dua gelar ikut disumbangkan buat klub yang musim depan akan dibesut Carlo Ancelotti itu.
Danny Drinkwater (Inggris) Bermain luar biasa bersama Leicester musim ini ternyata tak membuat nasib Drinkwater mulus menjadi anggota Timnas Inggris. Kontan tersingkirnya Drinkwater ini mengundang protes dari beberapa kalangan di Inggris.
Awalnya semua pendukung The Three Lions ingin menyaksikan penampilan gelandang ini beraksi di Prancis. Tak berlebihan harapan mereka setelah Drinkwater bermain bagus di debutnya kala Inggris mengalahkan Belanda di laga persahabatan.
Karim Bellarabi (Jerman) Sebenarnya kabar mengejutkan datang dari Timnas Jerman. Bukan hanya Marcus Reus yang menjadi topik utama pemberitaan, namun tidak diliriknya Karim Bellarabi pun menjadi perhatian serius. Pemain 26 tahun itu mempunyai kemampuan yang diyakini bisa meningkatkan performa Jerman.
Isco (Spanyol) Bicara kualitas yang dimiliki Timnas Spanyol, pelatih Vicente Del Bosque sebenarnya tak pernah pusing. Dari lini depan hingga belakang, semua yang diinginkan tinggal pilih.
Tapi tidak masuknya Isco tetap menjadi perdebatan. Gelandang yang baru saja membawa Real Madrid menjadi juara Liga Champions itu pun harus merelakan menyaksikan rekan-rekannya berjuang di Prancis lewat layar kaca.
Mario Balotelli (Italia) Sejak awal Balotelli memang diramalkan sulit menembus skuat besutan Antonio Conte. Bukan hanya soal permainannya yang naik turun, soal perangai ternyata jadi salah satu alasan kalau pemain yang sudah membela Timnas Italia 23 kali itu harus tersisih.
Diego Costa (Spanyol) Jika Piala Eropa digelar musim lalu, pasti nama Diego Costa pasti langsung akan terpilih jadi juru gedor Timnas Spanyol. Sayangnya, UEFA sudah mengagendakan menggelar pesta sepak bola Eropa pada tahun ini.
Seperti sama-sama diketahui, musim ini penampilan Costa memang tidak segarang sebelumnya. Selain deraan cedera, mental Costa pun ikut mempengaruhi penampilannya di lapangan.
Karim Benzema (Prancis) Sama halnya dengan Balotelli, nasib Benzema sudah ditentukan jauh hari. Didier Deschamps tidak memasukan nama penyerang Real Madrid itu bukan karena tak berkualitas atau permainannya sudah menurun. Kasus pemerasanlah yang jadi penghalang Deschamps menepikan Benzema.
berita7up.com - Jagat sepak bola dunia sudah tak sabar menyaksikan pertarungan tim-tim terbaik di Eropa dalam perhelatan Piala Eropa 2016 di Prancis. Akan ada banyak cerita menarik yang muncul sepanjang turnamen empat tahunan itu.
Prancis mendapat kehormatan kembali menjadi tuan rumah Piala Eropa. Bahkan, mereka akan tercatat dalam sejarah Piala Eropa. Itu karena turnamen kali ini akan mengikutsertakan 24 tim untuk pertama kalinya.
Spanyol yang berstatus juara bertahan akan mencoba untuk meraih kemenangan ketiga beruntun. Selain menguasai Piala Eropa 2012, La Furia Roja juga tampil sebagai kampiun pada Piala Eropa 2008. Mereka satu-satunya negara yang mampu meraih dua Piala Eropa berturut-turut.
Namun, langkah mereka menuju podium juara kali ini dijamin tak akan mulus. Itu karena tim lain juga bernafsu untuk meraih kemenangan. Sebut saja Jerman, Inggris, Italia, hingga tuan rumah Prancis. Berikut 10 fakta menarik yang bisa disimak dari perhelatan Piala Eropa 2016:
1. Ini adalah kali ketiga Prancis ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Eropa 2016. Sebelumnya, kesempatan itu didapat Prancis pada 1960 dan 1984.
2. Ini adalah kali pertama Piala Eropa mengikutsertakan 24 tim. Sebelumnya, sejak 1996, Piala Eropa hanya memperlihatkan 16 tim yang berlaga.
3. Prancis mengalahkan dua negara dalam perebutan status tuan rumah Piala Eropa 2016. Dua pesaing mereka adalah Italia dan Turki. Prancis terpilih pada 28 Mei 2010.
4. Ada lima tim yang bakal melakoni debutnya di Piala Eropa. Mereka adalah Albania, Islandia, Slovakia, Irlandia Utara, dan Wales.
5. Jerman adalah tim yang paling sering tampil di putaran final Piala Eropa, yakni 11 kali (1972, 1976, 1980, 1984, 1988, 1992, 1996, 2000, 2004, 2008, 2012).
6. Harga termurah untuk mendapatkan tiket Piala Eropa 2016 adalah 25 euro (sekitar Rp 368.000) dan tersedia untuk 43 dari 51 pertandingan. Sementara harga tiket termahal untuk laga final adalah 895 euro.
7. Bola resmi pada Piala Eropa 2016 adalah Adidas Beau Jeu. Bola ini pertama kali diperkenalkan Zinedine Zidane, pelatih Real Madrid yang juga legenda sepak bola Prancis, pada 12 November 2015.
8. Gibraltar untuk pertama kalinya mengikuti kualifikasi Piala Eropa. Maklum, mereka baru resmi menjadi anggota UEFA pada Kongres UEFA Mei 2013.
9. Piala Eropa 2016 akan dibuka dengan pertarungan antara Prancis dan Rumania di Stade de France, 10 Juni 2016.
10. Slogan resmi Piala Eropa 2016 adalah Le Rendez-Vous. Maksud dari slogan ini adalah fakta bahwa Prancis akan menjadi tuan rumah untuk kali ketiga.
berita7up.com - EURO 2016 yang hadir bertepatan dengan datangnya bulan suci Ramadan, akan menjadi hiburan bagi para pencinta sepak bola di Tanah Air. Apalagi, beberapa pertandingan EURO 2016 akan menjadi teman bersantap sahur bagi umat Islam.
Pertandingan akan berlangsung di sepuluh stadion di sepuluh kota, yakni: Bordeaux, Lens, Lille, Lyon, Marseille, Nice, Paris, Saint-Denis, Saint-Étienne, dan Toulouse. Di Indonesia, Piala Eropa 2016 disiarkan langsung oleh iNews TV, RCTI, MNCTV, Global TV, MNC Sports dan Indovision.
RCTI didukung MNCTV dan Global TV akan menayangkan 51 pertandingan EURO 2016 ini dengan 45 pertandingan siaran langsung, dan 6 pertandingan siaran tunda.
Dimulai dari opening ceremony dan laga pembuka yang mempertemukan tuan rumah Prancis vs Rumania di Grup A pada 10 Juni 2016 waktu setempat atau 11 Juni pukul 02.00 WIB hingga partai final pada 10 Juli 2016 yang akan diselenggarakan di Saint Denis, Perancis.
Pada edisi kali ini akan menggunakan format baru, jumlah peserta yang semula 16 tim bertambah menjadi total 24 tim. Pada babak awal semua kesebelasan dibagi menjadi 6 grup berbeda yang akan berebut ke fase gugur hingga akhirnya bertarung di partai final. Penutupan turnamen sekaligus babak final sendiri akan dilangsungkan pada 11 Juli 2016.
Berikut Jadwal Siaran TV Pertandingan EURO 2016 di RCTI:
Jadwal Fase GrupSabtu, 11 Juni 2016 02:00 WIB – Grup A – Prancis vs Rumania (Live) 20:00 WIB – Grup A – Albania vs Swiss (Live) 23:00 WIB – Grup B – Wales vs Slovakia (Live)Minggu, 12 Juni 2016 02:00 WIB – Grup B – Inggris vs Rusia (Live) 23:00 WIB – Grup C – Polandia vs Irlandia Utara (Live) 20:00 WIB – Grup D – Turki vs Kroasia (Live)
Senin, 13 Juni 2016 02:00 WIB – Grup C – Jerman vs Ukraina (Live) 20:00 WIB – Grup D – Spanyol vs Rep. Cheska (Live) 23:00 WIB – Grup E – Rep. Irlandia vs Swedia (Live)
Selasa, 14 Juni 2016 02:00 WIB – Grup E – Belgia vs Italia (Live) 23:00 WIB – Grup F – Austria vs Hungaria (Live)
Rabu, 15 Juni 2016 02:00 WIB – Grup F – Portugal vs Islandia (Live) 20:00 WIB – Grup B – Rusia vs Slovakia (Live) 23:00 WIB – Grup A – Rumania vs Swiss (Live)
Kamis, 16 Juni 2016 02:00 WIB – Grup A – Prancis vs Albania (Live) 20:00 WIB – Grup B – Inggris vs Wales (Live) 23:00 WIB – Grup C – Ukraina vs Irlandia Utara (Live)
Jumat, 17 Juni 2016 02:00 WIB – Grup C – Jerman vs Polandia (Live) 20:00 WIB – Grup E – Italia vs Swedia (Live) 23:00 WIB – Grup D – Rep. Cheska vs Kroasia (Live)
Sabtu, 18 Juni 2016 02:00 WIB – Grup D – Spanyol vs Turki (Live) 20:00 WIB – Grup E – Belgia vs Rep. Irlandia (Live) 23:00 WIB – Grup F – Islandia vs Hungaria (Live)
Minggu, 19 Juni 2016 02:00 WIB – Grup F – Portugal vs Austria (Live)
Senin, 20 Juni 2016 02:00 WIB – Grup A – Swiss vs Prancis (Live) 02:00 WIB – Grup A – Rumania vs Albania (Tunda)
Selasa, 21 Juni 2016 02:00 WIB – Grup B – Slovakia vs Inggris (Live) 02:00 WIB – Grup B – Russia vs Wales (Tunda) 23:00 WIB – Grup C – Ukraina vs Polandia (Tunda) 23:00 WIB – Grup C – Irlandia Utara vs Jerman (Live)
Rabu, 22 Juni 2016 02:00 WIB – Grup D – Kroasia vs Spanyol (Live) 02:00 WIB – Grup D – Rep. Cheska vs Turki (Tunda) 23:00 WIB – Grup F – Hungaria vs Portugal (Live) 23:00 WIB – Grup F – Islandia vs Austria (Tunda)
Kamis, 23 Juni 2016 02:00 WIB – Grup E – Italia vs Rep. Irlandia (Live) 02:00 WIB – Grup E – Swedia vs Belgia (Tunda)
Jadwal Babak 16-Besar:
Sabtu, 25 Juni 2016 20:00 WIB – Pertandingan 1: Runner-up Grup A vs Runner up Grup C (Live) 23:00 WIB – Pertandingan 2: Pemenang Grup B vs Peringkat 3 Grup A/C/D (Live)
Minggu, 26 Juni 2016 02:00 WIB – Pertandingan 3: Pemenang Grup D vs Peringkat 3 Grup B/E/F (Live) 20:00 WIB – Pertandingan 4: Pemenang Grup A vs Peringkat 3 C/D/E (Live) 23:00 WIB – Pertandingan 5: Pemenang Grup C vs Peringkat 3 A/B/F (Live)
Senin, 27 Juni 2016 02:00 WIB – Pertandingan 6: Pemenang Grup F vs Runner-up Grup E (Live) 23:00 WIB – Pertandingan 7: Pemenang Grup E vs Runner-up D (Live)
Selasa, 28 Juni 2016 02:00 WIB – Pertandingan 8: Runner-up Grup B vs Runner-up Grup F (Live)
Jadwal Babak Perempat Final:Jumat, 1 Juli 2016 02:00 WIB – PF 1: Pemenang Pertandingan 1 vs Pemenang Pertandingan 2 (Live)Sabtu, 2 Juli 2016 02:00 WIB – PF 2: Pemenang Pertandingan 3 vs Pemenang Pertandingan 4 (Live)
Minggu, 3 Juli 2016 02:00 WIB – PF 3: Pemenang Pertandingan 5 vs Pemenang Pertandingan 6 (Live)
Senin, 4 Juli 2016 02:00 WIB – PF 4: Pemenang Pertandingan 7 vs Pemenang Pertandingan 8 (Live)
Jadwal Semifinal:
Kamis, 7 Juli 2016 02:00 WIB – SF 1: Pemenang PF 1 vs Pemenang PF 2 (Live)
Jumat, 8 Juli 2016 02:00 WIB – SF 2: Pemenang PF 3 vs Pemenang PF 4 (Live)
Jadwal Final:Senin, 11 Juli 2016 02:00 WIB – Pemenang SF 1 vs Pemenang SF 2 (Live)*Keterangan: Jadwal sewaktu-waktu dapat berubah.
No comments:
Post a Comment