berita7up.com - Barcelona menunjukan rasa terima kasihnya kepada Dani Alves yang selama delapan tahun membela Klub Katalan tersebut. Sejak diboyong dari Sevilla dan tiba di Camp Nou tahun 2008, dia menjadi pemain asing kedua (setelah Lionel Messi) sepanjang sejarah Barcelona yang paling sering diturunkan dan meraih 23 gelar bersama Barca.
Alves mendapat tempat di hati Barcelonistas. Itu sebabnya, klub mengundang untuk perpisahan dan mengucapkan selamat tinggal secara langsung kepada para fans di awal musim 2016/2017. “Kini, Barcelona mengucapkan selamat dan semoga berhasil di tempat terbarunya sebagai pemain sepak bola,” demikian pernyataan klub.
Era Alves di Barcelona usai setelah Sekretaris Teknik tim utama Barcelona Robert Fernandez mengumumkan kepergian Alves dalam acara konferensi pers akhir musim, Kamis (2/6/2016). Alves akan bergabung dengan Juventus musim depan.
Alves memenangkan enam gelar La Liga, tiga gelar Liga Champions, empat gelar Copa del Rey, tiga gelar Piala Super Eropa, empat gelar Piala Super Spanyol, dan tiga gelar Piala Dunia Antarklub. Hingga mengakhiri karier di Barca, Alves mencatat angka 391 laga dengan 21 gol. 1. Dani Alves bergabung dengan Barca pada musim panas 2008 dari Sevilla dan diperkenalkan di Camp Nou pada 2 Juli menjadi pemain regular di musim pertama Pep Guardiola dan mengakhiri musim dengan 54 kali tampil, angka yang hanya bisa disamainya satu kali, yaitu di musim 2010/2011.
2. Gol perdana Alves untuk Barca pada 25 Oktober 2008, lewat tendangan jarak jauh saat Barca menang 5-0 atas Almeria pada pekan kedelapan Liga Spanyol di Camp Nou.
3. Alves menjadi bagian aktif dari sejarah Barcelona musim 2008/2009, memegang peran kunci dalam pencapaian gelar treble pertama Barcelona. Di bawah asuhan Pep Guardiola, pemain Brasil ini tampil pada 34 laga liga, 12 di Liga Champions, dan 8 di Copa del Rey.
4. Musim keduanya di Barca dia mencapai 100 kali penampilan resmi bersama tim, terjadi pada 4 Mei 2010 saat Barca menang 4-1 atas Tenerife di Camp Nou. Alves merayakannya dengan menciptakan dua assist.
5. Pada 25 Januari 2012 di Camp Nou, Alves mencetak gol perdananya ke gawang Real Madrid lewat sepakan impresif dari luar area yang melesak ke sudut atas jala. Gol ini tercipta di laga putaran kedua perempat final Copa del Rey, laga yang akhirnya dimenangkan oleh Barcelona .
6. Pada 3 April 2012, dalam laga melawan AC Milan di babak perempat final Liga Champions, Alves tampil di laga resmi ke-200nya untuk Barca. Dengan 15 gol yang dia bukukan pada hari itu, Barca mengalahkan tim asal Italia dengan skor 3-1 di Camp Nou.
7. Di musim 2013/2014, Alves benar-benar menjadi bintang Barca di laga enam belas besar Liga Champions kontra Manchester City, merobek jala lawan di dua putaran laga. Di putaran pertama Alves membawa Barca memimpin dengan skor 2-0 atas City di menit 89, kemudian tiga minggu kemudian, di Camp Nou, dirinya mencetak gol yang menentukan dalam kemenangan 2-1 yang membawa Barca lolos ke babak berikutnya.
8. Pada 20 April 2014, dalam laga kontra Athletic Club Bilbao di Camp Nou, Alves melampaui catatan Philip Cocu sebagai pemain asing dengan penampilan terbanyak kedua dalam sejarah klub dengan jumlah 293 kali. Alves pada akhirnya mencatat hingga angka 391, hanya dilampaui oleh Messi yang sejauh ini mencatat angka 531 kali. Beberapa pekan kemudian, pemain Brasil ini mencapai 300 penampilan di laga resmi kontra APOEL di Liga Champions.
9. Di akhir musim 2014/2015, dimana dia juga berkontribusi dalam peraihan gelar ganda Barcelona, Dani Alves meremajakan kontraknya dengan klub. Pada 3 Desember 2014, di laga putaran kedua Copa del Rey babak 32 besar kontra Villanovense, Alves mencetak gol yang menjadi gol terakhirnya bersama Barca.
10. Tak kurang dari dua pekan sebelum pengumuman hengkangnya, Alves tampil di laga terakhir bersama Barcelona. Dalam laga final Copa del Rey kontra Sevilla, dimana Barca menang, menambah satu lagi gelar untuknya, dan terjadi kontra tim yang melejitkannya ke Eropa.
Kejuaraan Eropa 2016 akan dimulai pada 10 Juni dan berlangsung selama satu bulan. Turnamen ini akan diselenggarakan di Perancis dan akan menampilkan top 24 tim nasional benua.
Tim Bandar bola 7upbet dan berita7up telah memberikan prediksi pertandingan matchday pertama Grup A Kejuaraan Eropa 2016 antaraAlbania dan Switzerland, dan pada kali ini akan memberikan prediksi matchday kedua yang mempertemukan Grup B Wales vs Slovakia berdasarkan data statistik yang ada
Akhir pekan ini akan berlangsung Kejuaraan Eropa 2016 yang mempertemukan Wales menjamu Slovakia 11 Juni pada pukul 23:00 Wib diStade de Bordeaux
Setelah mencapai final pertama mereka sejak turnamen 1958 , tim Welsh Chris Coleman bertekad untuk membuktikan bahwa mencapai Euro 2016 bukanlah akhir dari perjalanan.
Chris Coleman belum berhasil memenangkan pertandingan . Kekalahan melawan Belanda dan imbang dengan Irlandia Utara di Cardiff diikuti oleh 1-0 di Ukraina dan , akhirnya , menyerah 3-0 di Swedia . The Welsh tidak memiliki banyak momentum membanggakan saat mereka tiba di Perancis .
Beban tentu saja terletak di pundak Gareth Bale, setelah memenangi Liga Champions dengan Real Madrid, dan peran pentingnya, ia telah mencetak tujuh dan membantu dua dari 11 gol Wales di kualifikasi.
Jika Wales dicap sebagai tim satu orang, maka lawan-lawan mereka dalam pertandingan pertama Grup B mereka bisa dibilang sebagai asumsi yang sama. 28 tahun Marek Hamsik adalah penolong mereka, energik, kreatif, kehadirannya menentukan peran bebas di lini tengah Slovakia.
Hamsik mungkin belum membawa klubnya Napoli ke panggung internasional , tetapi ada percikan bakat di tempat lain di skuad Slovakia. Mantan bintang muda Premier League Miroslav Stoch dan Vladimir Weiss ( ex – Manchester City ) mampu menjadi tongkatsihir bagi tim, tapi pertahanan Welsh tidak terlalu mudah bagi mereka.
Head to Head Wales vs Slovakia :
12/09/07 Slovakia 2 – 5 Wales
07/10/06 Wales 1 – 5 Slovakia
5 Pertandingan Terakhir Wales :
29/03/16 Ukraina 1 – 0 Wales
25/03/16 Wales 1 – 1 Irlandia Utara
14/11/15 Wales 2 – 3 Belanda
14/10/15 Wales 2 – 0 Andorra
11/10/15 Bosnia-Herzegovina 2 – 0 Wales
5 Pertandingan Terakhir Slovakia :
29/05/16 Jerman 1 – 3 Slovakia
27/05/16 Slovakia 3 – 1 Georgia
30/03/16 Republik Irlandia 2 – 2 Slovakia
26/03/16 Slovakia 0 – 0 Latvia
18/11/15 Slovakia 3 – 1 Islandia
Prediksi Formasi Dan Susunan Pemain Utama Kedua Tim :
Prediksi Bandar bola 7upbet Untuk Wales vs Slovakia
Wales 2 : 1 Slovakia
Pertandingan ini di laksanakan pada hari
Sabtu, 11 Juni 2016 Pukul 23:00 WIB
– Stade de Bordeaux
Bagaimana dengan prediksi anda ? Cobalah keberuntungan anda dengan memasang taruhan judi bola anda bersama kami pada pertandingan Wales vs Slovakia ini.
Silahkan daftarkan diri anda secara GRATIS bersama kami 7upbet dan dukung tim prediksi anda hanya dengan minimal deposit/withdraw Rp. 50.000,- dan minimal bet Rp. 10.000,-
Kejuaraan Eropa 2016 akan dimulai pada 10 Juni dan berlangsung selama satu bulan. Turnamen ini akan diselenggarakan di Perancis dan akan menampilkan top 24 tim nasional benua.
Tim Bandar bola 7upbet dan berita7up telah memberikan prediksi pertandingan matchday pertama Grup A Kejuaraan Eropa 2016 antaraPrancis vs Romania, dan pada kali ini akan memberikan prediksi matchday kedua yang mempertemukan Grup A Albania dan Switzerland berdasarkan data statistik yang ada
Akhir pekan ini akan berlangsung Kejuaraan Eropa 2016 yang mempertemukan Albania menjamu Switzerland 11 Juni pada pukul 20:00 Wib diStade Bollaert-Delelis, Lens
FIFA world no 42 Albania dan no 15 Swiss dijadwalkan untuk saling menghadapi di Stade Bollaert-Delelis di Lens Sabtu, 11 Juni. Albania dinilai sebagai tim terlemah di Grup A, dan harapan bagi mereka sebenarnya cukup rendah.
Kemenangan tunggal di babak penyisihan grup akan dianggap sukses untuk pelatih Gianni De Biasi ini memerlukan bagi mereka untuk memiliki kinerja yang ajaib untuk mencapai begitu. Lawan mereka harus waspada, namun, sebagai
Black Eagles mampu menarik dari gangguan ketika pihak lain mengambil mereka terlalu ringan. Dalam pertandingan kualifikasi Euro, mereka mengalahkan salah satu favorit para turnamen ini, Portugal, membuat kemajuan negara dalam tugas internasional pertama.
Sementara itu, Swiss terus menjadi salah satu tim terbaik di Eropa dengan wajah-wajah di klub kompetisi benua. Pelatih kepala Vladimir Petkovic memiliki kiper Borussia Dortmund nya Roman Burki, bek Juventus Stephan Lichtsteiner sebagai kapten timnya, dan Arsenal Granit Xhaka dan Bayer Leverkusen Admir Mehmedi sebagai pencetak gol utamanya, yang akan sulit bagi tim mana pun untuk menangani.
Tim ini datang dari kemenangan tipis 2-1 atas Moldova di ramah terakhir mereka di Stadio di Cornaredo di Lugano Sabtu, sesuai Daily Mail Online. Mehmedi di ke-75 sebagai pemecah kebuntuan 1-1 untuk Swiss selama pertandingan karena mereka akhirnya memenangkan salah satu dari empat persahabatan mereka sebelum menuju ke turnamen. Mereka mengalami kekalahan sebelumnya di empat pertandingan melawan Irlandia, Bosnia-Herzegovina, dan Belgia.
Head to head Albania VS Switzerland :
12/10/13 Albania 1 – 2 Switzerland
12/09/12 Switzerland 2 – 0 Albania
12/06/03 Switzerland 3 – 2 Albania
13/10/02 Albania 1 – 1 Switzerland
02/05/65 Switzerland 1 – 0 Albania
5 pertandingan terakhir Albania :
11/10/15 Armenia 0 – 3 Albania
17/11/15 Albania 2 – 2 Georgia
26/03/16 Austria 2 – 1 Albania
30/03/16 Luxembourg 0 – 2 Albania
29/05/16 Albania 3 – 1 Qatar
5 pertandingan terakhir Switzerland :
14/11/15 Slovakia 3 – 2 Switzerland
18/11/15 Austria 1 – 2 Switzerland
26/03/16 Republic of Ir… 1 – 0 Switzerland
30/03/16 Switzerland 0 – 2 Bosnia-Herzegovina
28/05/16 Switzerland 1 – 2 Belgium
Prediksi Formasi Dan Susunan Pemain Utama Kedua Tim :
Switzerland (4-2-3-1) : Burki, Lichtsteiner, Schar, Von Bergen, Rodriguez, Behrami, Xhaka, Shaqiri, Dzemaili, B Embolo, Derdiyok
Bursa Pasar Taruhan Bola
Albania 3/4 : 0 Switzerland
Prediksi Bandar bola 7upbet Untuk Albania vs Switzerland
Albania 0 : 1 Switzerland
Pertandingan ini di laksanakan pada hari
Sabtu, 11 Juni 2016 Pukul 20:00 WIB
– Stade Bollaert-Delelis, Lens
Bagaimana dengan prediksi anda ? Cobalah keberuntungan anda dengan memasang taruhan judi bola anda bersama kami pada pertandingan Albania vs Switzerland ini.
Silahkan daftarkan diri anda secara GRATIS bersama kami 7upbet dan dukung tim prediksi anda hanya dengan minimal deposit/withdraw Rp. 50.000,- dan minimal bet Rp. 10.000,-
Kejuaraan Eropa 2016 akan dimulai pada 10 Juni dan berlangsung selama satu bulan. Turnamen ini akan diselenggarakan di Perancis dan akan menampilkan top 24 tim nasional benua.
Tim Bandar bola 7upbet dan berita7up telah memberikan prediksi pertandingan matchday pertama Grup AKejuaraan Eropa 2016 antaraPrancis vs Romaniaberdasarkan data statistik yang ada.
Akhir pekan ini akan berlangsung Kejuaraan Eropa 2016 yang mempertemukan Prancis menjamu Romania 11 Juni pada pukul 02:00 Wib diStade de France, Saint-Denis, Prancis
Prancis akan tampil tanpa bintang penyerang tengah Karim Benzema setelah penyerang klub Real Madrid tersebut di hapus dari squad utama, Benzema didakwa dalam dugaan rencana memeras rekan setimnya Mathieu Valbuena , keputusan dikonfirmasi oleh federasi sepak bola Prancis pada bulan April.
Meskipun tidak adanya Benzema , pelatih Didier Deschamps memiliki banyak pilihan seperti Olivier Giroud , Anthony Martial , Antione Greizmann dan Kingsley Coman.
Kehilangan sosok bintang seperti benzema mungkin akan membawa pengaruh bagi suasana di ruang ganti pemain, tetapi kehadiran Antione Greizmann akan memberikan dampak positif bagi tim, dan pogba disebut sebagai bintang potensial dalam turnamen kejuaraan ini.
Rumania datang ke turnamen dengan positif dan menbuat pertahanan terbaik dari kualifikasi. Pelatih mereka, Anghel Iordanescu, keluar dari pensiun untuk memimpin negaranya untuk ketiga kalinya dalam karirnya, dan terkenal karena disiplin.
Rumania memenuhi syarat untuk Euro 2016 dengan rekor defensif, hanya kebobolan dua gol dalam 10 pertandingan mereka di Grup F yang merupakan rekor terbaik di babak kualifikasi. Mantan bek tengah Tottenham Vlad Chiricheş menjadi pemain Rumania yang paling penting di dalam garis pertahanan untuk menjaga garis depan dari Prancis
Rumania yakin mereka dapat menyesuaikan kinerja terbaik mereka di Euro, ketika mereka mengalahkan Inggris untuk mencapai delapan besar kompetisi pada tahun 2000.
Head To Head Perancis vs Romania :
07 Sep 2011 Romania 0 – 0 Perancis
10 Okt 2010 Perancis 2 – 0 Romania
06 Sep 2009 Perancis 1 – 1 Romania
12 Okt 2008 Romania 2 – 2 Perancis
09 Jun 2008 Romania 0 – 0 Perancis
5 Pertandingan Terakhir Perancis :
12 Okt 2015 Denmark 1 – 2 Perancis
14 Nov 2015 Perancis 2 – 0 Jerman
18 Nov 2015 Inggris 2 – 0 Perancis
26 Mar 2016 Belanda 2 – 3 Perancis
30 Mar 2016 Perancis 4 – 2 Russia
5 Pertandingan Terakhir Romania :
09 Okt 2015 Romania 1 – 1 Finland
11 Okt 2015 Faroe Islands 0 – 3 Romania
18 Nov 2015 Itali 2 – 2 Romania
24 Mar 2016 Romania 1 – 0 Lithuania
28 Mar 2016 Romania 0 – 0 Spanyol
Prediksi Formasi Dan Susunan Pemain Utama Kedua Tim :
Prancis (4-3-3) : Hugo LLoris, Sagna, Rami, Koscielny, Evra, Pogba, Griezmann, Matuidi, Coman, Giruoud, Payet
Romania (4-2-3-1) : Pantilmon, Sapunaru, Moti, Grigore, Rat, M Pintilii, O Hoban, A Popa, Stanciu, Stancu, F Andone
Bursa Pasar Taruhan Bola
Prancis 0 : 1 1/2 Romania
Prediksi Bandar bola 7upbet Untuk Prancis vs Romania
Prancis 2 : 1 Romania
Pertandingan ini di laksanakan pada hari
Sabtu, 11 Juni 2016 Pukul 02:00 WIB
– Stade de France, Saint-Denis, Prancis
Bagaimana dengan prediksi anda ? Cobalah keberuntungan anda dengan memasang taruhan judi bola anda bersama kami pada pertandingan Prancis vs Romania ini.
Silahkan daftarkan diri anda secara GRATIS bersama kami 7upbet dan dukung tim prediksi anda hanya dengan minimal deposit/withdraw Rp. 50.000,- dan minimal bet Rp. 10.000,-
berita7up.com - Selain soal sengitnya persaingan, pagelaran Copa America Centenario di Amerika Serikat, tentu menarik dari sisi WAGs. Deretan wanita cantik ini menghiasi menjadi yang paling ditunggu untuk urusan luar lapangan.
Istilah WAGs (Wife And Girlfriends) memang sering menjadi sorotan tiap kali digelarnya sebuah ajang sepak bola. Para istri dan kekasih pesepak bola, kerap mencuri perhatian melalui paras cantiknya.
Apalagi, Amerika Selatan khususnya, memang sangat terkenal dengan kecantikan para wanitanya. Beberapa WAGs ini pula yang ikut meramaikan Copa America Centenario 2016 ini.
Berikut berita7up.com merangkum WAGs yang akan menghiasi Copa America Centenario:
Karin Jiménez – Santiago Arias (Kolombia)
Pemain Kolombia, Santiago Arias, menjadi salah satu yang mencuri perhatian. Kekasihnya, Karin Jimenez, memiliki wajah cantik yang natural.
Arias dan Karin sudah berpacaran sejak 2012 lalu. Karin juga selalu setia menemani Arias saat membela PSV Eindhoven di Belanda, dan juga timnas Kolombia.
Eugenia Lusardo – Marcos Rojo (Argentina)
Seperti pesepakbola lainnya, Rojo juga memiliki pasangan yang cantik dan seksi. Pemain berusia 24 tahun itu menggandeng seorang model pakaian dalam bernama Eugenia Lusardo. Keduanya serius membina hubungan sejak beberapa tahun lalu.
Semenjak menikah dan memiliki anak, Eugenia tak lagi berkecimpung di dunia model. Wanita cantik berambut hitam itu lebih memilih fokus untuk mengurusi Morena, buah hatinya yang kini masih berusia 2 tahun.
Daniela Colett – Eduardo Vargas (Cile)
Pasangan ini terbilang unik mengawali pertemuannya. Vargas dan Colett jatuh cinta setelah berkenalan melalui media online pada 2013 silam.
Tiga bulan setelah perkenalan kedunya memutuskan untuk bertatap muka. Mereka lalu saling jatuh cinta dan mulai merajut tali asmara sejak saat itu.
Daniela Ospina – James Rodríguez (Kolombia)
Daniele Ospina bisa dibilang menjadi bagian tak terpisahkan dalam karier James Rodriguez. Daniele memang selalu menjadi penasihat hidup pemain Real Madrid ini.
Menikah sejak 24 Desember 2010, pasangan ini telah dikarunia buah hati bernama Salome yang lahir pada 2014 lalu.
Jocelyn Burgardt- Edinson Cavani (Uruguay)
Setelah bercerai dengan Maria Soledad Cabris, Cavani malah menemukan pengganti yang lebih cantik, yakni seorang model berusia 22 athun, yakni Jocelyn Burgardt.
Jocelyn sendiri sudah dua tahun terakhir ini menemani pemain Paris Saint-Germain itu. Padahal, Cavani sudah memiliki dua orang anak hasil perkawinannya denhan Cabris.
berita7up.com - Setiap negara yang berpartisipasi di pentas Euro 2016 mendatang memiliki para pemain kunci yang bisa menentukan sukses atau tidaknya perjalanan mereka di kompetisi yang dilangsungkan di Prancis tersebut.
Musim panas ini, tepatnya dari tanggal 11 Juli hingga 11 Juli, setelah menunaikan tugasnya bersama klubnya masing-masing, ratusan pemain di Eropa akan saling berkompetisi lagi untuk membela negaranya di ajang Euro. Kompetisi ini termasuk salah satu kompetisi paling bergengsi di dunia karena ada banyak pemain bintang yang akan berlaga di dalamnya.
Sebanyak 24 negara akan bertarung untuk jadi yang nomor satu, untuk jadi yang terbaik di Eropa saat ini. Dan setiap negara tersebut memiliki pemain-pemain kunci yang nantinya bisa menentukan sukses atau tidaknya timnya itu di ajang kali ini.
Lalu, siapa sajakah para pemain tersebut? Simak daftarnya berikut ini.
1. Grup A
Albania - Sokol Cikalleshi
Tim Albania bermain dengan mengandalkan pertahanan yang sangat solid dan menerapkan sistem pressing yang ketat. Mereka melakukan pressing mulai dari lini depan yang bertujuan untuk memaksa lawan membuat kesalahan.
Sistem ini membutuhkan pemain di lini depan yang mau bekerja keras. Kelebihan inilah yang dimiliki oleh Sokol Cikalleshi.
Prancis – Paul Pogba
Meski masih muda, Pogba kian hari kian memiliki pengaruh yang besar terhadap tim yang dibelanya, baik itu Juventus maupun timnas Prancis. Bisa dibilang ialah motor serangan kedua tim tersebut.
Berbekal teknik, visi, dan kekuatannya, ia tak hanya solid bertahan namun juga piawai dalam menciptakan peluang, assist maupun gol. Pogba sendiri akan makin leluasa menggila di lini tengah karena didampingi dua gelandang pekerja keras lainnya, Ngolo Kante dan Blaise Matuidi.
Rumania - Vlad Chiriches
Rumania mengandalkan kolektivitas timnya dan semua pemain wajib bekerja keras. Dari situlah, mereka memiliki pertahanan yang sangat bagus. Bahkan, lini belakang mereka tercatat menjadi lini pertahanan paling tangguh dari semua tim yang berlaga di babak kualifikasi kemarin. Dari 10 laga mereka cuma kebobolan dua gol.
Solidnya barisan pertahanan itu tak lepas dari sosok Vlad Chiriches. Ia adalah salah satu pemimpin tim tersebut di ruang ganti. Ia juga merupakan salah satu dari dua pemain yang selalu bermain di semua laga di babak kualifikasi.
Swiss – Granit Xhaka
Xhaka adalah salah satu pemain terbaik di Eropa saat ini. Tak hanya handal dalam bertahan, Ia juga sangat jago memberikan umpan, baik pendek maupun panjang.
Perannya sangat vital bagi timnya. Selain memulai serangan, terutama dalam merancang serangan balik, ia juga harus memberikan perlindungan pada lini pertahanan. Apalagi, dua bek tengah Swiss, Johan Djourou dan Fabian Schar, bisa dibilang cukup lambat dalam urusan berlari.
2. Grup B
Inggris – Wayne Rooney
Rooney adalah pemimpin di skuat Inggris ini. Sebab ia termasuk salah satu yang paling senior di tim tersebut. Kini, ia tak sekedar mencari gol, namun juga harus membantu timnya bertahan karena sekarang ia main di lini tengah.
Meski penampilannya di level klub menurun, namun di level internasional ia masih cukup bertaji dengan torehan tujuh gol selama babak kualifikasi kemarin. Jika ia bisa tampil harmonis dengan gelandang lainnya plus para striker, ada kemungkinan Inggris bakal melaju jauh di turnamen ini.
Rusia – Sergei Ignashevich
Pemain yang satu ini memang tergolong veteran. Defender ini sudah berusia 36 tahun namun perannya masih vital bagi timnya tersebut.
Bek yang main bagi CSKA Moscow ini membantu Rusia meraih lima clean sheet dari sembilan laga di babak kualifikasi.
Slovakia – Marek Hamsik
Ada dua sosok kunci dalam tim ini. Selain Martin Skrtel, lainnya adalah Hamsik. Gelandang Napoli ini bisa dibilang motor serangan Slovakia. Ia terus berlari seakan tenaganya tak ada habisnya. Ia juga bisa menciptakan peluang maupun gol.
Laju Slovakia sangat ditentukan oleh baik buruknya permainan gelandang berusia 28 tahun ini.
Wales – Gareth Bale
Ada nama Aaron Ramsey yang berpengaruh di tim ini selain Gareth Bale. Namun Bale jelas memiliki pengaruh yang lebih besar ketimbang Ramsey. Hal tersebut tak lepas dari statusnya sebagai pemain termahal di dunia, dan juga keunggulan tekniknya plus kehandalannya dalam mencetak gol.
Wales sendiri tak akan lolos kualifikasi tanpa Bale. Pemain Real Madrid itu mencetak tujuh dari 11 gol mereka di babak tersebut. Tanpa pemain kidal ini, jumlah gol timnya akan setara dengan Andorra.
3. Grup C
Jerman – Thomas Muller
Muller adalah salah satu pencetak gol terbaik yang pernah dimiliki oleh Jerman. Di usianya yang masih 26 tahun, ia sudah bermain sebanyak 70 kali bagi negaranya dan mencetak 31 gol.
Di Prancis kali ini, peran Muller bagi Jerman akan sangat diandalkan oleh Joachim Loew. Ia akan diberi tanggung jawab untuk mencetak banyak gol bagi tim tersebut, apalagi sekarang Miroslav Klose sudah pensiun.
Irlandia Utara – Kyle Lafferty
Irlandia Utara cuma sekali kalah di babak kualifikasi. Namun tim mereka tak memiliki sosok striker yang mampu mereka andalkan. Peluang lolos dari grup C pun sepertinya akan berat bagi mereka.
Namun, setidaknya ada nama Kyle Lafferty dalam tim ini yang bisa cukup diandalkan untuk mendobrak pertahanan lawan. Di babak kualifikasi kemarin ia mencetak tujuh gol dari sembilan laga.
Polandia - Robert Lewandowski
Striker yang satu ini merupakan salah satu pemain nomor sembilan terbaik di dunia saat ini. Lihat saja torehan golnya dengan Bayern Munchen. Ia mencetak 30 gol dari 28 laga awal bagi klub dan negaranya di musim ini.
Ia juga menyumbangkan 13 gol bagi negaranya di babak kualifikasi. Jumlah itu menyamai rekor yang sebelumnya dicatat oleh David Healy dari Irlandia Utara.
Ukraina - Andriy Yarmolenko
Tim ini mengandalkan dua pemain untuk mengacaukan pertahanan lawan. Selain Yarmolenko, mereka juga mengandalkan Yevhen Konoplyanka.
Namun Yarmolenko sendiri menjadi ancaman terbesar bagi tim-tim lawan. Dari 55 laga bersama Ukraina ia berhasil mencetak 22 gol. Ia memang main di posisi sayap kanan, namun ia sering merangsek maju sampai ke depan ke dalam kotak penalti dan menjadikan dirinya sebagai target man
4. Grup D
Kroasia – Luka Modric
Pemain ini merupakan gelandang yang enerjik. Pergerakannya susah dibendung. Ia memiliki visi bermain yang brilian dan umpan-umpan yang jempolan dan mampu menciptakan peluang bagi lini depannya.
Ia juga menjadi salah satu motor yang menggerakkan lini tengah Real Madrid. Ketika ia absen performa Los Blancos sedikit terganggu. Hal yang sama juga bisa terjadi bagi Kroasia apabila lawan mematikan pergerakannya.
Republik Ceko – Petr Cech
Cech telah membuktikan sejak lama bahwa ia memiliki peran yang peting bagi klub maupun tim yang dibelanya meski hanya berdiri di bawah mistar gawang saja. Apalagi kini ia menjadi pemain yang paling berpengalaman dan senior dalam tim tersebut selain Tomas Rosicky.
Jika ia bisa tampil tenang di bawah mistar gawangnya, maka rekan-rekannya akan bisa fokus berkonsentrasi dalam menyerang.
Spanyol – Sergio Busquets
Nama gelandang yang satu ini tak banyak dibicarakan oleh banyak orang. Sebab namanya kalah tenar dari pemain seperti Alvaro Morata, Andres Iniesta, hingga Cesc Fabregas.
Namun perannya sangat penting karena ia harus bertugas meng-cover Iniesta ataupun Fabregas atau siapapun yang main denganya di lini tengah. Ia harus bisa menyeimbangkan permainan timnya. Salah satu alasan Barcelona jadi hebat dan nyaman dalam menyerang adalah adanya pemain jangkung ini.
Turki - Arda Turan
Gelandang yang satu ini termasuk salah salah satu pemain paling senior dan disegani di timnasnya. Ia akan memimpin kompatriotnya seperti Hakan Calhanoglu dan Nuri Sahin untuk membentuk lini tengah yang solid.
Turan sendiri merupakan pemain serba bisa dan sangat kreatif. Lihat saja permainannya bersama Atletico Madrid dahulu dan bersama dengan Barcelona sekarang.
5. Grup E
Belgia - Kevin De Bruyne
Eden Hazard mungkin memang pemain penting di skuat Belgia, namun De Bruyne juga memiliki peran yang sangat penting bagi negara tersebut. Ia menjadi bagian penting dari tim-tim yang dibelanya dengan keahliannya memberikan assist dari berbagai posisi dan ia juga tak canggung mencetak gol.
Nantinya, ia bisa menjadi penyuplai assist bagi para predator lini depan Belgia seperti Christian Benteke, Divock Origi, dan bahkan bagi Hazard sekalipun.
Italia – Graziano Pelle
Striker yang satu ini memang tampil tak terlalu bagus bersama Southampton di Premier League. Namun Conte tetap memercayainya untuk bermain dalam tujuh laga yang dilakoni Italia di babak kualifikasi. Dari tujuh penampilan ia berhasil mempersembahkan tiga gol.
Italia sendiri saat ini memang tak memiliki striker kelas dunia dan itu akan jadi kelemahan skuat tersebut. Jadi Pelle akan menanggung tanggung jawab besar nantinya. Selain mencetak gol, ia juga harus bisa membuka ruang bagi pemain lain macam Eder, Stephan El Shaarawy, Lorenzo Insigne maupun Ciro Immobile.
Republik Irlandia – Jon Walters
Bukan Robbie Keane yang akan jadi kunci bagi tim ini kali ini. Sebab ia sudah berusia 35 tahun dan ia mungkin tak akan sering tampil sebagai starter. Status itu akan dipegang oleh striker gaek lainnya, yang tiga tahun lebih muda, Walters.
Striker yang satu ini tergolong serba bisa. Semangat bermainnya luar biasa dan ia tak kenal takut. Ia juga jadi pencetak gol penentu bagi kemenangan timnya kala lawan Bosnia. Ia akan jadi simbol permainan pantang menyerah bagi timnya meski berstatus underdog.
Swedia – Zlatan Ibrahimovic
Striker berusia 34 tahun ini adalah pusat dari permainan tiap tim yang dibelanya. Contohnya lihat saja sepak terjangnya di PSG. Laurent Blanc membangun tim dengan Ibrahimovic sebagai pusatnya.
Ia pastinya akan tampil habis-habisan di ajang kali ini karena bisa jadi ini merupakan pentas Euro terakhir dalam karirnya.
6. Grup F
Austria - David Alaba
Pemain yang satu ini merupakan pemain serba bisa dan bisa dibilang satu-satunya pemain berlabel bintang di timnas Austria. Josep Guardiola bahkan pernah berkata: “Alaba adalah Tuhan kami (di Bayern Munchen). Ia telah bermain di hampir 10 posisi berbeda.”
Pujian dari sosok sekelas Guardiola tentu bukan candaan. Maka pantas saja bila pemain berusia 23 tahun ini juga ditunjuk untuk jadi pemimpin dari skuat tersebut. Kemungkinan ia akan dimainkan di lini tengah dan mengatur tempo permainan timnya di Prancis nanti.
Hungaria - Balazs Dzsudzsak
Pemain yang satu ini bisa dianggap sebagai pemain yang skillnya paling jempolan di skuat Hungaria saat ini. Ia banyak membantu timnya dengan akselerasi dan tusukannya dari sayap kiri.
Dzsudzsak sendiri juga dipercaya untuk jadi kapten dalam tim tersebut. Ia juga akan menuntun timnya untuk memanfaatkan keunggulan dari situasi set piece. Dari 14 gol yang dicetak tim tersebut di babak kualifikasi, lima di antaranya dari sepak pojok, satu dari tendangan bebas langsung dan dua dari tendangan bebas yang gagal dihalau sempurna oleh lawan.
Islandia – Gylfi Sigurdsson
Pemain yang paling menonjol di tim ini jelas Sigurdsson. Dengan pengalaman mainnya di Premier League, ia akan jadi panutan bagi rekan-rekannya di tim tersebut.
Gelandang 26 tahun ini sendiri diberi kebebasan berkreasi di skuat Islandia tersebut. Selain menciptakan peluang ia juga diharapkan bisa mencetak gol. Performanya sendiri sejauh ini terbilang bagus. Ia mencetak enam gol di babak kualifikasi kemarin. tiga di antaranya ke gawang Belanda.
Portugal – Cristiano Ronaldo
Sama seperti Zlatan Ibrahimovic, Ronaldo juga merupakan pusat dari permainan tim-tim yang dibelanya. Lihat saja skuat Real Madrid saat ini. Ia menggila dengan puluhan gol yang dicetaknya.
Sayangnya, prestasinya bersama timnas kurang terlalu bagus. Ia akan jadi kekuatan sekaligus kelemahan terbesar bagi timnya. Jika ia dimatikan, serangan Portugal juga akan terhenti.
berita7up.com – Wayne Rooney, kapten Manchester United sekaligus Inggris, menyatakan Marcus Rashford akan menggantikan posisinya sebagai penyerang utama Inggris dalam pertandingan Piala Eropa 2016. Rashford tampil mengesankan bersama Manchester United di musim 2015-2016.
Kemampuan Rashford dalam mencetak delapan gol pada 18 pertandingan di Old Trafford, serta penampilan perdananya melawan Australia di Stadium of Light, telah meyakinkan pelatih The Three Lions, Roy Hodgson. Karena itu, sang pelatih memanggil penyerang berusia 18 tahun tersebut masuk dalam daftar pemain Piala Eropa 2016 bersama 23 pemain senior lainnya.
melirik penampilannya yang memukau sejauh musim ini, Rooney memuji bakat dan talenta yang dimiliki Rashford. Dia menyatakan Rashford merupakan sosok yang tepat untuk mengisi lini serang Inggris.
"Cara Rashford untuk datang ke Manchester United telah sangat luar biasa bagi anak seusianya. Dia juga telah menunjukkan pertandingan pertamanya untuk Inggris, terbukti hanya beberapa menit bermain ia sukses mendapatkan gol pertamanya," tutur Rooney, sebagaimana dilansir Soccerway, Kamis (2/6/2016).
"Keputusan Hodgson memasukkan Rashford sangat bagus untuk tim dan skuad. Ia memang miliki banyak pilihan penyerang dan pemain tengah, namun mereka membutuhkan lini serang yang baik untuk menghadapi turnamen ini," tandasnya.
berita7up.com - Prancis dijagokan menjadi juara Piala Eropa 2016. Menjadi tuan rumah menjadi salah satu kelebihan tersendiri bagi Prancis. Sejumlah bursa taruhan pun menunjuk Prancis sebagai kandidat kuat juara.
Prancis sendiri sebelumnya sudah dua kali menggelar Piala Eropa, yakni pada 1960 dan 1984. Jika pada edisi 1960, Prancis kalah, maka pada edisi 1984, Prancis menjadi kampiun. Tim Ayam Jantan pun diprediksi mampu mengulangi kejayaan 1984 tersebut.
Pada Piala Eropa 1960, hanya ada empat tim yang berlaga. Prancis pun tumbang di partai pertama. Sementara pada edisi 1984, Prancis menjadi juara setelah mengalahkan Spanyol dengan skor 2-0 di babak final.
Pada Piala Eropa 2016, Prancis ditunjuk sebagai tuan rumah dan secara otomatis lolos ke putaran final. Mereka melakukan sejumlah persiapan dengan menggelar beberapa kali laga uji coba. Hasilnya dari 10 pertandingan terakhir mereka menang delapan kali dan kalah dua kali.
Selain itu, materi pemain Prancis juga cukup mumpuni meski tak diperkuat Karim Benzema yang tak dipanggil lantaran terbelit kasus hukum. Namun pasukan Didier Deschamps masih memiliki nama-nama seperti Paul Pogba, Blaise Matuidi, Dmitri Payet, Antonie Griezmann, dan N'Golo N'Kante.
Sementara itu, Jerman menjadi kandidat terkuat kedua juara. Juara Piala Dunia 2014 ini juga memiliki materi pemain yang cukup mumpuni seperti Thomas Muller, Mario Gotze, Bastian Schweinsteiger, dll. Meski begitu mereka sempat menelan kekalahan dari Republik Irlandia di babak kualifikasi dan tunduk dari Slovakia di laga uj icoba belum lama ini.
Sementara Spanyol berada di urutan ketiga daftar unggulan juara. La Furia Roja adalah juara Piala Eropa dua edisi terakhir. Inggris yang meraih hasil 100% kemenangan di fase kualifikasi, ditempatkan sebagai unggulan keempat. The Three Lions berada di atas Belgia yang berada di urutan kelima.
Berikut sejumlah bursa taruhan juara Piala Eropa 2016:
Ladbrokes Prancis 3 Jerman 4 Spanyol 11/2 Inggris 8 Belgia 10 Italia 6
bWin Prancis 16/5 Jerman 7/2 Spanyol 11/2 Inggris 17/2 Belgia 9 Italia 14
William Hill Prancis 3 Jerman 4 Spanyol 5 Inggris 8 Belgia 11 Italia 18
berita7up.com - Piala Eropa 2016 mulai bergulir pada Jumat (10/6/2016) dengan menyajikan pertandingan pembuka yang mempertemukan tuan rumah Perancis melawan Rumania di Stade de France.
Jelang turnamen akbar antar negara di Benua Biru itu, France Football dan Agence France-Presse melansir daftar pemain dengan pendapatan terbesar, mulai dari gaji, bonus, hingga sponsor, dalam gelaran tersebut.
Lalu, siapa saja pemain yang tergolong memiliki pendapatan terbesar di Piala Eropa? Berikut ini 9 pesepak bola dengan bayaran tertinggi di Piala Eropa 2016:
9. Eden Hazard (17 juta euro/ Rp 258,7 miliar)
Gelandang Belgia, Eden Hazard (kanan), dijaga oleh dua pemain Finlandia dalam pertandingan persahabatan di Stadion King Baudouin, Brussels, 1 Juni 2016.
Jika menilik prestasi Hazard di Chelsea, musim 2015-2016 memang terksean suram bagi dia.
Torehan 6 gol dan 9 assist dalam setahun terakhir menurun drastis dari pencapaian dia semusim sebelumnya ketika meraih gelar Pemain Terbaik Premier League versi PFA, berkat koleksi 19 gol dan 16 assist.
Namun, gelandang berusia 25 tahun ini ikut menyumbangkan 5 gol dan 1 assist untuk Belgia demi mengantarkan tanah kelahirannya itu menjadi juara grup B dalam Kualifikasi Piala Eropa 2016.
8. Bastian Schweinsteiger (18,8 juta euro/ Rp 285,1 miliar)
Meski performa Schweinsteiger terbilang menurun dengan balutan kostum Manchester United, dia tetap dianggap sebagai jenderal lapangan tengah Jerman.
Bermain dalam 4 pertandingan Kualifikasi Piala Eropa 2016, pemain berusia 31 tahun ini mampu memimpin rekan-rekannya dengan sangat baik.
Pasalnya, keberadaan sang kapten membuat Die Mannschaft mampu tampil solid untuk menaklukkan Georgia (2-0), Gibraltar (7-0), Polandia (3-1), dan Skotlandia (3-2).
7. Iker Casillas (21 juta euro/Rp 318,4 miliar)
Siapa bilang dengan berseragam FC Porto kelincahan Casillas dalam mengamankan gawangnya telah hilang? Kenyataan yang ada, dia menjadi kiper dengan pemasukan terbanyak dalam Piala Eropa nanti.
Bahkan, eks bintang Real Madrid berusia 35 tahun ini masih menjadi pilihan utama pelatih Vicente Del Bosque untuk mengawal mistar gawang Spanyol.
Kendati sempat dicadangkan dalam tiga pertandingan Kualifikasi Piala Eropa 2016 dengan digantikan David De Gea, Casillas, yang menjabat sebagai kapten La Furia Roja, dipercaya bertugas dalam tujuh partai.
Pesepak bola kelahiran Mostoles, Spanyol, ini pun sanggup meraihclean sheet dalam lima laga.
6. Andres Iniesta (21,5 juta euro/ Rp 326,1 miliar)
Pengalaman dan ketenangan Iniesta, yang mengemban tugas sebagai dirigen lini tengah tim, selalu membuat rekan-rekannya bermain dengan tempo indah.
Menjadi pahlawan La Furia Roja dengan gol kemenangan yang dia lesakkan di final Piala Dunia 2010 membuat nama pesepak bola berusia 32 tahun ini terus dielu-elukan publik Negeri Matador.
Kini, Iniesta memiliki tanggung jawab membimbing generasi muda gelandang Spanyol untuk mengikuti jejak gemilangnya.
Koke, Thiago Alcantara, dan Lucas Vazquez digadang-gadang menjadi penerus bintang lapangan tengah Spanyol. Piala Eropa di Prancis akan menjadi arena tempur ideal bagi ketiganya untuk belajar banyak hal dari Iniesta.
5. Wayne Rooney (22 juta euro/ Rp 333,8 miliar)
Rooney berhasil memimpin timnas Inggris menjadi negara paling superior dalam Kualifikasi Piala Eropa 2016.
Bagaimana tidak, The Three Lions sukses menyapu bersih 10 kemenangan dari 10 laga yang dimainkan.
Hebatnya lagi, pasukan Roy Hodgson menjadi tim dengan jumlah selisih gol terbesar di Kualifikasi Piala Eropa 2016, yakni +28 (cetak 31 gol, kebobolan 3).
Bahkan, Polandia, yang duduk di peringkat kedua hanya mampu mencatatkan +23 (cetak 33 gol, kebobolan 10).
Selain menjadi kapten, Rooney berperan besar dalam aksi beringas Inggris. Penyerang berusia 30 tahun ini sanggup menggelontorkan 7 gol dan 2 assist. Dialah sosok tertajam di timnas Inggris.
4. Thomas Mueller (23,6 juta euro/Rp 358,2 miliar)
Muda dan berbahaya menjadi dua kata paling tepat untuk menggambarkan Mueller.
Torehan 9 gol dan 2 assist selama Kualifikasi Piala Eropa 2016 membuat dirinya menjadi pemain paling mengerikan di skuat Jerman.
Performa juru gedor berusia 26 tahun ini juga semakin trengginas bersama Bayern Muenchen. Musim 2015-2016 dia tutup dengan koleksi 32 gol dan 12 assist.
Tak heran harga jual Mueller terus meroket. Kini, dia memiliki banderol sebesar 75 juta euro atau setara dengan Rp 1,13 triliun!
3. Gareth Bale (25 juta euro/ Rp 379,4 miliar)
Bale menjadi aktor paling vital dalam keberhasilan Wales menembus Piala Eropa untuk kali pertama.
Wales dengan heroik sanggup melaju ke Prancis hanya dengan mencetak 11 gol dalam Kualifikasi Piala Eropa 2016.
Bale mempunyai andil sangat besar dengan mengemas 7 gol dan 2 assist alias berperan dalam 81,8 persen gol tim!
Winger andalan Real Madrid tersebut memaksa negara terbaik di Eropa saat ini, Belgia, mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Wales pun lolos dengan raihan 21 poin dan hanya tertinggal dua angka dari Eden Hazard cs.
Bale, yang kini menginjak usia 26 tahun, memiliki kesempatan baru untuk mengobrak-abrik peta persaingan di Prancis. Semuanya dimulai dengan berduel melawan Inggris, Rusia, dan Slovakia di babak grup.
2. Zlatan Ibrahimovic (28,5 juta euro/ Rp 432 miliar)
Ibrahimovic tengah menjalani musim paling tokcer dalam karier klub. Dia sanggup menggelontorkan 50 gol dan 19 assist untukParis Saint-Germain di sepanjang gelaran 2015-2016.
Kegarangan striker berusia 34 tahun ini menular ke level timnas.
Catatan 8 gol dan 1 assist yang Ibra rengkuh selama Kualifikasi Piala Eropa 2016 memang belum cukup mengantarkan Swedia lolos langsung ke Prancis, tetapi dia membayar tuntas dalam babak play-off.
Denmark menjadi lumbung gol kapten Swedia ini. Pasukan Erik Hamren pun unggul agregat 4-3 berkat tiga gol Ibra.
Menyandang status sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Swedia (62 gol), Ibra memiliki peluang emas untuk memperuncing raihannya dengan unjuk gigi di Kota Mode.
1. Cristiano Ronaldo (67,4 juta euro/Rp 1,01 triliun)
Keran prestasi Ronaldo sepertinya tidak akan berhenti. Teranyar, CR7 dengan dingin menunaikan tugasnya sebagai eksekutor penentu babak adu penalti di final Liga Champions yang mengantarkan Real Madrid meraih la undecima atau trofi ke-11 Si Kuping Besar.
Megabintang berusia 31 tahun ini akan menularkan euforia keberhasilan di El Real kepada rekan-rekannya di timnas Portugal.
Dewi fortuna pun bagai berpihak kepada Ronaldo cs. Pasalnya, mereka berada di grup yang relatif ringan dalam Piala Eropa 2016 bersama Austria, Hungaria, dan Islandia.
Geliat Ronaldo, yang sanggup membukukan lebih dari 50 gol dalam enam musim terakhir di Real Madrid, akan diuji di Prancis.
berita7up.com - Timnas Italia masuk dalam daftar lima tim dengan rata-rata pemain tertua di kompetisi Piala Eropa 2016. Pada gelaran yang akan diselenggarakan di Prancis tersebut, Republik Irlandia menjadi pemimpin.
Republik Irlandia tampil dengan skuad tua. Menurut catatan Opta, Sabtu (4/6/2016), rata-rata pemain Irlandia berusia 29 tahun, sembilan bulan, dan 15 hari. Tentu angka tersebut nyaris mencapai 30 tahun. Bagaimana tidak, mereka masih menyertakan nama Shay Given sebagai penjaga gawang dalam skuadnya.
Sementara itu Rusia berada di posisi dua dengan rata-rata usia pemain 29 tahun, tiga bulan, dan 26 hari. Mereka disusul oleh Republik Ceko yang berbeda tipis, yakni rata-rata pemainnya berusia 29 tahun, dua bulan, dan delapan hari.
Pada posisi empat terdapat Slovakia yang memiliki rata-rata skuad berusia 28 tahun, 10 bulan dan 24 hari. Catatan tersebut hanya unggul lima hari dari skuad asuhan Antonio Conte yang memiliki rata-rata usia 28 tahun 10 bulan dan 19 hari.
No comments:
Post a Comment