berita7up.com - Klub raksasa Premier League, Manchester United, baru saja mengumumkan pemainnya yang berhak menerima penghargaan sebagai Player of the Month periode April 2016. Kiper berpaspor Spanyol tersebut memang tampil luar biasa sepanjang bulan lalu.
Mengutip dari Squawka, Minggu (01/05/2016), total, De Gea berhasil mencatatkan sembilan penyelamatan, termasuk tujuh kali saat bertandang ke White Hart Lane, markas Tottenhan Hotspur. Meski pada akhirnya, United harus menyerah dengan 3-0. Namun, De Gea tidak patah semangat begitu saja. Kiper yang kerap dikaitkan akan hengkang ke Real Madrid membuktikan kualitasnya sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di dunia.
De Gea berhasil membawa United memenangkan lima dari enam pertandingan yang dimainkan United sepanjang April 2016. Puncaknya, kiper 25 tahun tersebut menjadi pahlawan saat mengantarkan Setan Merah lolos ke partai Final FA Cup. United berhasil memastikan diri sebagai finalis FA Cup setelah mengandaskan perlawanan Everton dengan skor 2-1. Dan De Gea menjadi pahlawan saat mengagalkan penalti Romelu Lukaku di menit 57.
berita7up.com - Leicester City bisa memastikan gelar juara Liga Inggris pada saat tandang ke Old Trafford, Minggu malam. Apakah hanya menjadi tim yang sukses satu musim dan setelah itu tenggelam?
Manajer sementara Chelsea Guus Hiddink tidak berpikir bahwa Leicester City hanya akan menjadi tim kejutan selama satu musim saja.
Masa kejayaan Chelsea sebagai juara bertahan Premier League bisa berakhir pada Minggu malam WIB jika Leicester City menang di Stadion Old Trafford melawan Manchester United.
Jika itu terjadi, maka itu akan mengkonfirmasi salah satu penampilan juara bertahan terburuk dalam sejarah dengan Chelsea duduk di tempat kesembilan klasemen Liga Inggris, 29 poin jauhnya dari Leicester di puncak Liga Utama Inggris.
Leicester tujuh poin jauhnya dari Tottenham Hotspur, yang akan bermain melawan Chelsea pada hari Senin dan The Blues bisa mengakhiri harapan gelar mereka, bahkan jika skuad Claudio Ranieri tidak menang melawan Manchester United.
Tapi apapun yang terjadi, Hiddink tidak mengharapkan Leicester akan menghilang usai semusim.
"Mereka berjuang tanpa rasa takut untuk mencoba meraih gelar. Itu mengagumkan," tambah Hiddink. "Jika mereka tetap memiliki rasa tak kenal takut yang sama, mereka akan mengejutkan lagi musim depan."
Sementara itu Claudio Ranieri, yang sepanjang hidupnya dijuluki "spesialis nomor dua" karena klub yang diasuhnya selalu finish di urutan kedua klasemen, bertekad untuk juara kali ini.
Dalam hidupnya ia pernah membawa Chelsea finish No 2, Roma No 2, Juventus No 2, AS Monaco No 2. Sekarang, dia mau membalaskan dendam, membawa Leicester finish No 1 di Liga Inggris.
Manajer The Foxes itu belum pernah memenangkan gelar di divisi teratas sepak bola mana pun setelah melulu finish di urutan kedua bersama dengan Chelsea, Roma, Juventus dan Monaco.
Leicester yang kini diasuhnya akan tandang ke Manchester United, Minggu, dan mereka berjarak tujuh poin jauhnya di puncak Premier League dengan hanya tiga pertandingan tersisa. Mereka bisa memenangkan gelar jika menang di Old Trafford.
Selain menjadi gelar juara Premier League pertama dalam sejarah Leicester City, ini juga pertama kalinya Ranieri mengklaim gelar liga besar pertama dalam karir manajerialnya selama 30 tahun terakhir.
berita7up.com - Liga Inggris tak diragukan lagi sebagai liga paling elite di dunia yang didukung dengan gaya permainan cepat, keras, nan atraktifnya. Namun dari sudut pandang lain, wasit disana ternyata juga memiliki sejumlah catatan buruk dan paling apes tentu saja adalah Jon Moss yang menurut penelitian yang ada menjadi wasit yang paling banyak melakukan kesalahan musim ini!
Menurut situs you-are-the-ref.com, Moss memang tercatat paling banyak melakukan kesalahan fatal ketika memimpin sebuah laga. Total ada 84 kesalahan kunci dari 333 pertandingan yang digelar hingga 22 April lalu dan Moss menjadi pemegang kesalahan terbanyak yakni 13 kali atau jika dijadikan persentase sesuai dengan jumlah laga yang ia pimpin maka ia melakukan 0,59 error per laga.
Jumlah tersebut memiliki selisih yang lumayan jauh dari 'wasit terburuk' kedua yakni Lee Mason yang rata-rata melakukan 0,37 error per laga. Sementara wasit yang memiliki catatan paling bagus sejauh ini adalah Anthony Taylor yang hanya tiga kali saja melakukan kesalahan fatal ketika memimpin laga.
Kesalahan fatal yang dimaksud adalah ketika wasit mengesahkan gol yang seharusnya tidak terjadi atau malah sebaliknya, salah dalam memberi kartu merah pada pemain, pantas atau tidaknya seorang pemain menerima kartu merah, atau juga termasuk ketika ia memutuskan memberikan penalti pada sebuah tim. Dan sialnya, Moss paling banyak melakukan kesalahan tersebut!
Laga yang menjadi bukti betapa buruknya performa Moss adalah dalam laga Leicester City vs West Ham United beberapa pekan lalu. Saat itu ia bisa dibilang beberapa kali salah dalam memutuskan penalti atau tidak penalti ketika terjadi pelanggaran di kotak penalti meski ia sudah benar ketika mengusir Jamie Vardy keluar dari lapangan karena melakukan diving.
"Tak diragukan lagi, Premier League memiliki sejumlah wasit hebat. Selama saya masih menjadi wasit dahulu, kami mengkalkulasi ada total 38 kesalahan dalam semusim penuh dengan rata-rata satu kesalahan setiap 10 pertandingan. Tujuan kami sebagai grup ini adalah melewati pertandingan tanpa melakukan satu pun kesalahan itu," jelas Keith Hackett, eks wasit Premier League.
"Saya punya rasa hormat yang besar pada wasit yang sudah menunjukkan performa konsisten menurut survei kami. Tapi sudah jelas bahwa standar yang ada telah menurun. Mereka yang sering melakukan kesalahan harus segera berbenah untuk meningkatkan kinerja wasit secara keseluruhan."
berita7up.com - Bukan sebuah hal yang aneh lagi, Papua menjadi salah satu penyumbang talenta-talenta sepak bola.
Beberapa pemain bintang lahir dari ujung timur Indonesia ini, membuat mereka menjadi elemen penting dalam persepakbolaan nasional.
Banyak memang, pemain-pemain yang memiliki kemampuan di atas rata-rata ini lahir di Tanah Papua. Mulai dari Eduard Ivakdalam, Ellie Aiboy, Boaz Solossa, hingga Titus Bonai.
Nama-nama di atas hanya segelintir saja, masih banyak talenta asli Papua yang bersinar di sepak bola Tanah Air.
Untuk klub, Persipura Jayapura juga sukses membawa nama Indonesia harum setelah mencetak rekor menjadi tim pertama yang lolos ke semifinal Piala AFC pada 2014 lalu.
“Sudah terbukti bahwa Papua adalah wilayah penting dalam peta sepak bola Indonesia. Papua tak pernah habis-habisnya menghasilkan pemain dengan bakat dan kualitas di atas rata-rata,” puji Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dilansir laman resmi Kemenpora.
Menurut menpora, harusnya bakat-bakat ini bisa dituangkan dalam sebuah kompetisi yang profesional dan sehat. Karena, jika tidak, hal ini tak akan berdampak kepada timnas Indonesia.
“Amat disayangkan jika bakat-bakat hebat dari Papua, juga dari daerah lain di Indonesia, tidak terkelola dengan baik oleh sebuah kompetisi yang rapi, berjenjang, bersih, fair, dan menjunjung tinggi sportivitas,” tandas dia
berita7up.com - Pelatih Timnas Brasil Carlos Dunga telah mengumumkan 40 nama pemain untuk skuat bayangan yang bakal tampil di ajang Copa America Centenario yang digelar di America Serikat, Juni 2016.
Seperti dilansir Goal, Sabtu (30/4), Dunga tidak memasukkan nama Neymar, karena sudah ada kesepakatan antara Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) dan Barcelona, jika Neymarcuma akan bermain di Olimpiade Rio de Janeiro pada Agustus mendatang.
Selain Neymar, nama bek Real Madrid Marcelo dan dua bintang Paris Saint-Germain, yakni Thiago Silva serta David Luiz juga tidak ada. Tidak adanya nama Silva bukan suatu kejutan. Ia tak pernah masuk dalam skuat Dunga sejak Copa America 2015.
Tidak dipanggilnya Luiz justru yang menjadi tanda tanya. Sebab, ia adalah bek tengah dengan penampilan terbanyak di bawah arahan Dunga. Eks pemain Chelsea ini juga sempat menjadi kapten dalam dua laga saat Neymar absen.
Sementara Marcelo baru membuat lima penampilan sejak Dunga ditunjuk sebagai pelatih Timnas Brasil. Marcelo absen di laga kualifikasi Piala Dunia 2018 Maret lalu menyusul adanya kesalahpahaman terkait kebugarannya.
Nantinya, Skuat Selecao akan dirampingkan menjadi 23 pemain pada 5 Mei mendatang.
berita7up.com - Crotone mencatat sejarah baru dalam lembaran sepak bola mereka. Tim Calabria ini untuk pertama kalinya promosi ke kasta tertinggi sepak bola Italia, Serie A, usai bermain imbang 1-1 melawan Modena di Stadio Braglia, Jumat (29/4/2016) atau Sabtu dini hari WIB.
Klub kecil ini pertama kali berdiri pada 1910 tetapi kiprah mereka tak berlangsung lama karena pada 1979 bangkut. Kemudian, pada 1991 mereka “bangkit” lagi dan musim 2015-2016 adalah tahun ke-12 Crotone manggung di Serie B setelah melakukan debutnya pada 2000-2001.
Di bawah kendali pelatih Ivan Juric, yang santer dikabarkan akan pindah ke Genoa, performa Crotone sangat ciamik pada musim ini. Penantian panjang untuk terbang ke Serie A berhasil diwujudkan ketika meraih satu poin di markas Modena.
Sadar bahwa timnya hanya membutuhkan satu angka pada pekan -39 Serie B ini, sejumlah 1.200 suporter Crotone datang langsung ke Stadio Braglia. Ternyata dukungan mereka memberikan efek positif lantaran satu poin impian itu berhasil direbut.
Modena, yang terancam masuk zona degradasi, sempat unggul lebih dulu lewat gol Davide Luppi pada menit ke-17. Tetapi satu menit sebelum turun minum, Crotone bisa mencetak gol balasan melalui penalti Raffaele Palladino. Skor 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan.
Tak pelak, publik Crotone melakukan pesta. Para pendukung yang memadati ratusan tempat yang mengadakan nonton bareng di Crotone, meramaikan suasana dengan mengibarkan bendera, menyalakan kembang api serta bom asap.
Tambahan satu poin itu membuat Crotone mengumpulkan total 78 poin dan berada di puncak klasemen sementara, unggul lima angka atas Cagliari di peringkat kedua, yang baru akan memainkan pertandingan ke-39 melawan Livorno, Sabtu malam ini. Crotone tak mungkin terlempar dari posisi dua besar, yang mendapat jatah promosi langsung ke Serie A. Sebab, mereka unggul 13 poin atas Trapani di urutan ketiga, meskipun sang rival menyisakan empat pertandingan (maksimal mendapatkan 12 poin tambahan).
Ini artinya, klub berjulukan I Squali (The Sharks) atau Ikan Hiu tersebut menjadi tim ketiga dari Calabria yang pernah mencicipi Serie A. Dua klub sebelumnya dari wilayah selatan Italia ini adalah Catanzaro dan Reggina.
berita7up.com - Hanya sebiji gol yang tercipta pada dua partai leg pertama semifinal Liga Champions yang digelar tengah pekan ini. Satu-satunya gol itu dicetak gelandang muda Spanyol, Saul Niguez, yang mengantarkan Atletico Madrid menang tipis 1-0 atas Bayern Muenchen di Vicente Calderon, Kamis (28/4) dini hari WIB.
Adapun partai semifinal lainnya yang berlangsung sehari sebelumnya antara tuan rumah Manchester City melawan Real Madrid berakhir dengan skor kacamata.
Meskipun irit gol, dua partai leg pertama Liga Champions tahun ini menyajikan laga yang ketat. Seperti dijumpai pada laga antara Atletico melawan Muenchen dimana tim tamu sebenarnya juga banyak menghasilkan peluang matang yang sayangnya gagal dikonversi menjadi gol.
Justru Atletico, yang sepanjang laga lebih banyak dipaksa bertahan, mampu mencuri gol lewat Saul yang aksi solo run-nya sebelum menaklukkan kiper Manuel Neuer disebut-sebut menyerupai aksi Lionel Messi saat menjebol gawang Athletic Bilbao pada final Copa del Rey musim lalu.
“Itu jelas merupakan gol terpenting dan terindah yang tercipta sepanjang karier saya,” ujar Saul, yang merupakan penggawa tim nasional Spanyol U-21.
Pelatih Atletico Diego Simeone pun tak sungkan-sungkan memuji performa timnya pada laga tersebut. Meskipun laga itu dikuasai Muenchen dengan penguasaan bola mencapai 71 persen, yang menyisakan penguasaan bola 29 persen saja untuk Atletico, pelatih asal Argentina itu menyebut itu sebagai salah satu penampilan terbaik timnya musim ini.
“Itu barangkali merupakan versi terbaik dari tim ini. Penampilan kami mirip dengan laga (perempat final) melawan Barcelona. Kami menunjukkan permainan yang kami inginkan pada laga tersebut,” tutur pelatih berusia 46 tahun itu.
Atletico bahkan seharusnya bisa menggandakan keunggulan seandainya saja tendangan Fernando Torres yang tinggal berhadap-hadapan satu lawan satu dengan Neuer tidak membentur tiang gawang sebelah kanan.
Meskipun timnya kalah, pelatih Muenchen Pep Guardiola mengaku puas dengan performa timnya. Apalagi para penggawanya sebenarnya mampu mencetak banyak peluang di mulut gawang Los Rojiblancos. Hanya saja, rapatnya lini belakang lawan yang dikomandoi Jan Oblak membuat Robert Lewandowski dan kawan-kawan seolah menjadi macan ompong.
“Kami bermain sangat baik dan memperoleh banyak peluang untuk mencetak gol. Namun Atletico memulai pertandingan dengan lebih baik,” tutur Guardiola.
Eks pelatih Barcelona itu yakin Die Roten mampu membalikkan keadaan pada leg kedua yang digelar di Allianz Arena pekan depan. “Pada leg kedua kami harus bermain lebih cerdas. Kami butuh kesabaran. Kami hanya butuh satu gol untuk setidaknya mencapai babak waktu tambahan,” ujar Pep.
Optimisme yang sama juga diusung gelandang Bayern, Xabi Alonso. Menurut eks pemain Liverpool dan Real Madrid itu Bayern masih berpeluang besar untuk melangkah ke final. “Sebagian besar fan Atletico pasti sudah berpikir tim mereka sudah mencapai final. Namun kami masih memiliki 90 menit untuk mengalahkan mereka,” ujar gelandang berusia 35 tahun itu.
Pada partai semifinal lainnya sehari sebelumnya, Manchester City harus puas dengan hasil 0-0 saat menjamu Real Madrid di Stadion Etihad. The Citizens bahkan bisa memperoleh hasil lebih buruk seandainya saja Joe Hart tidak tampil gemilang di bawah mistar gawang. Beruntung, kiper timnas Inggris itu mampu mementahkan dua peluang emas dari jarak dekat yang diperoleh Casemiro dan Pepe.
Meskipun bakal menjalani laga berat di Santiago Bernabeu pekan depan, manajer City Manuel Pellegrini tidak berpikir timnya inferior di hadapan tim yang pernah diasuhnya tersebut. “Saya tidak berpikir mereka (Madrid) favorit. Seperti yang saya katakan sebelum laga, kami memiliki peluang yang sama dengan Real Madrid,” ujar pelatih asal Cile itu.
Pada laga di Bernabeu pekan depan, City dipastikan tak akan diperkuat salah satu gelandangnya, David Silva, yang mengalami cedera hamstring pada leg pertama. Akan tetapi Madrid juga belum pasti diperkuat bintangnya, Cristiano Ronaldo, yang kemarin juga absen lantaran cedera yang diperolehnya pada partai melawan Villarreal di ajang La Liga dua pekan lalu.
“Saya gembira dengan sikap tim ini dan apa yang mereka tunjukkan di lapangan. Peluang terakhir kami akan terjadi saat tampil di kandang,” kata bek Madrid, Sergio Ramos.
Hasil Semifinal Leg Pertama Liga Champions 2015/2016
Rabu (27/4) Stadion Etihad Manchester City 0-0 Real Madrid
Kamis (28/4) Vicente Calderon Atletico Madrid 1-0 Bayern Muenchen
Jadwal Semifinal Leg Kedua Liga Champions 2015/2016
Rabu (4/5) Allianz Arena Bayern Muenchen vs Atletico Madrid
Kamis (5/5) Santiago Bernabeu Real Madrid vs Manchester City
berita7up.com - Analisa Prediksi Mix Parlay Bandar Bola SBobet Real Madrid vs Manchester City 5 Mei 2016 | Prediksi Bola Akurat Agen Bola Maxbet Real Madrid vs Manchester City 5 Mei 2016 | Taruhan Bola Handicap Real Madrid vs Manchester City 5 Mei 2016 | Judi Bola Real Madrid vs Manchester City 5 Mei 2016 | Prediksi Skor Real Madrid vs Manchester City 5 Mei 2016 | Prediksi Agen Taruhan Internet 368bet Pertandingan Real Madrid vs Manchester City 5 Mei 2016 | Prediksi Bola Real Madrid vs Manchester City 5 Mei 2016 | Jadwal Siaran Langsung Real Madrid vs Manchester City
Prediksi Terbaik Agen Judi Bola SBobet Online
Sebagai Agen Judi Terbaik akan menyajikan kepada anda Prediksi Skor Akurat, Pasaran Taruhan Pur-puran (Voor) Bola Online, Berita Bola, "Prediksi Real Madrid vs Manchester City 5 Mei 2016" yang akan bertanding dalam Liga Champions dan Jam Tayang Siaran Langsung pada Pukul 01.45 Wib yang akan di tayangkan di Tv Nasional Indonesia. Semoga dengan Artikel di bawah ini yang akan kami berikan kepada anda hari ini dapat mempermudah bagi Member atau Calon Member yang ingin Bertaruh Taruhan Bola Online bersama Agen Bola Sbobet Euro 2016 Terpercaya.
Head to Head Real Madrid vs Manchester City : 27 Apr 2016 Manchester City 0-0 Real Madrid 24 Jul 2015 Manchester City 1-4 Real Madrid 22 Nov 2012 Manchester City 1-1 Real Madrid 19 Sep 2012 Real Madrid 3-2 Manchester City
5 pertandingan terakhir Real Madrid : 27 Apr 2016 Manchester City 0-0 Real Madrid 23 Apr 2016 Rayo Vallecano 2-3 Real Madrid 21 Apr 2016 Real Madrid 3-0 Villarreal 16 Apr 2016 Getafe 1-5 Real Madrid 13 Apr 2016 Real Madrid 3-0 Wolfsburg
5 pertandingan terakhir Manchester City : 27 Apr 2016 Manchester City 0-0 Real Madrid 23 Apr 2016 Manchester City 4-0 Stoke City 20 Apr 2016 Newcastle United 1-1 Manchester City 16 Apr 2016 Chelsea 0-3 Manchester City 13 Apr 2016 Manchester City 1-0 PSG
Prediksi Bola Bola Asian Handicap Real Madrid vs Manchester City : Handicap : Real Madrid 0 : 0 Manchester City Over/Under : 2 1/4 Prediksi Hasil Skor Pertandingan Real Madrid 1-2 Manchester City
No comments:
Post a Comment