berita7up.com - Prediksi Skor Bola Persija vs Persela 13 Mei 2016 | Prediksi Bola Persija vs Persela Liga ISC A | Prediksi Skor Bola Persija vs Persela Liga ISC A | Prediksi Bola Persija vs Persela 13 Mei 2016 | Agen Bola Online | Agen Tangkas – Dalam Liga ISC A pada tanggal 13 Mei 2016 kali ini akan mempertemukan antara dua tim, yaitu Persija vs Persela 13 Mei 2016. Pertandingan akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta) pada pukul 21:00 WIB.
Prediksi hasil pertandingan Persija vs Persela kami berdasarkan hasil pertemuan sebelumnya antara kedua tim kesebelasan, dan juga beberapa laga terakhir dari masing-masing tim.Inilah statistik dari pertandingan ke dua kubu yang akan berlaga :
*Head To Head Persija vs Persela :
• 07/04/2015 Persela 1 – 0 Persija { ISL }
• 10/01/2014 Persija 1 – 1 Persela { Inter Island Cup }
• 30/04/2016 Persela 0 – 1 Gresik United { ISC A }
• Prediksi Susunan Pemain Persija vs Persela :
• Persija – A. Ardhiyasa, M. Abdurrahman, I. Sofyan, Willian, A. Rama, Soon-Hak Hong, T. Sutanto, R. Hehanusa, A. Umainalo, R. Afandi, A. Lukmana >> { Coach – Paulo Camargo }
• Persela – C. Huda, E. Gunawan, K. Adelmund, R. Saputra, E. Taufik, Zulvin Zamrun, S. Arifin, Jusmadi, M. Radikal, H. Epandi, Mohamad Kdouh >> { Coach – S. Hansson }
Prediksi Skor Bola Bola Persija vs Persela Liga ISC A adalah
Persija 1 – 1 Persela
0 : 0 OU 2 1/4
Pertandingan ini akan berlangsung pada Jumat, 13 Mei 2016 pukul 21:00 WIB
berita7up.com - Masih ingat dengan nama Jermaine Pennant? Ya, winger asal Inggris yang mengoleksi dua trofi Community Shields, satu bersama Arsenal dan satu gelar lagi kala memperkuat Liverpool.
Pennant juga sempat tampil di final Liga Champions 2007, tapi sayang Liverpool kala itu harus kalah dari AC Milan. Sayang, karier Pennant sekarang jauh dari kata hebat sebab dia terdampar di klub Singapura, Tampines Rovers FC.
Sebelumnya, Pennant itu ambil bagian dalam Indian Super League selama beberapa bulan membela FC Pune City. Meski kini dia hanya bermain di kompetisi sepak bola di Singapura, untuk urusan asmara Pennant terbilang beruntung.
Pemain berusia 33 tahun ini memiliki istri yang super seksi bernama Alice Goodwin. Wanita berambut hitam panjang itu kerap menghiasi majalah-majalah pria dewasa sebagai model bikini atau lingerie.
Seperti dilansir Caught Offside, rumah tangga Pennant dan Alice pun begitu harmonis, mereka sering memamerkan kemesraan kepada publik. Terbaru, di akun media sosial Instagram pribadinya, Alice mengunggah foto mesra dengan Pennant di sebuah mobil.
Dalam foto tersebut, belahan dada Alice terlihat jelas, sementara Pennant menunjukkan ekspresi tersenyum kepada wanita berusia 30 tahun itu. Pennant dianggap beruntung, meski kariernya tidak lagi bersinar, setidaknya dia masih ditemani seorang istri seksi yang setia.
berita7up.com - Gelandang andalan Juventus, Paul Pogba, mengungkapkan perbedaan mencolok sepak bola Inggris dan Italia.
Sang pemain memang sempat bermain bersama Manchester United dan tak terlalu berhasil. Berbeda saat dia bergabung ke I Bianconeri dan langsung menjadi bintang.
Menurutnya, alasan liga Inggris begitu atraktif karena banyaknya tembakan yang dibuat oleh semua klub di sana.
“Di Inggris, banyak tembakan terjadi, mereka selalu minta kalian untuk menembak, ketika sudah berada di jarak yang pas, tembak. Mereka ingin kalian mencetak gol dari sudut manapun,” kata Pogba kepada So Foot.
“Sedangkan di Italia yang terpenting hanyalah taktik. Karena tim dengan taktik yang baik akan sulit dikalahkan. Kita bisa lihat Atletico Madrid dan Leicester City,” jelasnya.
Pogba mengaku sepak bola di Italia adalah tentang taktik. Anda bahkan bisa memikirkan hal tersebut saat makan dan tidur. “Di Italia, hal utama adalah tidak kebobolan.”
Tak berhenti di sana, Pogba juga memuja Paul Scholes yang dianggap memiliki kaki kanan yang sangat sempurna.
“Scholes. Saya selalu mengingat kesempurnaan kaki kanannya. Dia bisa menembak 10 kali dengan keras dan umpannya bisa 100 persen akurat dalam 10 kali beruntun,” ujarnya.
“Tak hanya itu, fisiknya luar biasa, intentitas permainan, serta eksplosivitasnya,” pungkas dia.
berita7up.com - Dalam sejarah sepak bola dimana saja, yang namanya permusuhan “mendarah daging” antar suporter pasti ada. Sebut saja seperti La Viola vs Juventini atau suporter Blackburn vs fans Manchester United. Di Indonesia pun, permusuhan antar suporter yang mendarah daging itu juga ada lo Ngalamers, salah satunya yakni Aremania vs Bonek. Aremania yang merupakan pendukung setia Arema Indonesia dan Bonek (suporter Persebaya Surabaya), dikenal seringkali berseteru sampai seakan-akan istilah “damai” akan cukup tabu untuk diharapkan terjadi diantara keduanya. Hal ini bisa sangat jelas dilihat ketika Kapolda Jawa Timur sampai turun tangan untuk mengambil kebijakan yang menegaskan kalau misal tim Arema tengah bertandang ke Surabaya untuk pertandingan, maka Aremania dilarang keras untuk ikut datang ke Surabaya. Begitupun sebaliknya, saat Persebaya Surabaya bertanding ke Malang, Bonek dilarang keras untuk menginjakkan kaki di Kota Malang ini.
Tentulah setiap perseteruan atau selisih paham selalu diawali dengan sebuah kisah dan alasan. Begitu pula dengan perseteruan yang terjadi diantara dua suporter yang sangat eksis dan terkenal di Nusantara itu. Lantas, tahukah Ngalamers apa yang mendalangi permusuhan antara Aremania dengan Bonek tersebut? – Berikut adalah beberapa opini yang berhasil HaloMalang kumpulkan dari beberapa sumber terkait pembahasan ini.
1.Tawuran saat ada konser di Tambaksari. Kejadian pertama bermula saat ada konser Kantata Takwa di Tambaksari, Surabaya pada 23 Januari 1990. Tepat sekitar 30 menit pertama saat konser dimulai, di depan panggung mulai ‘dikuasai’ arek-arek Malang. Mereka bersorak meneriakkan “Arema.. Arema.. Arema..”. Arek-arek Surabaya yang kebetulan menjadi tuan rumah pun harus minggir dan ‘terkalahan’. Namun tidak lama kemudian, arek-arek Surabaya kembali dengan membawa rombongan lebih banyak lagi dan berusaha ‘memukul mundur’ arek-arek Malang hingga keluar dari Tambaksari. Di luar stadion, tawuran pun tak terelakkan dan terus berlanjut sampai di Stasiun Gubeng, Ngalamers. Tawuran serupa juga kembali terjadi di bulan Juni 1992 pada konser Sepultara yang kebetulan juga diadakan di Tambaksari. Saat itu, arek Surabaya sudah siap menguasai depan panggung mulai awal. Arek Malang bahkan langsung dihalau begitu masuk Tambaksari. Tak lama kemudian, tawuran pun kembali terjadi.
2. Pemberitaan media yang dianggap tidak adil. Kecemburuan suporter Malang pada pemberitaan media yang ada di Jawa Timur (Jatim) kala itu. Hal itu dipicu dengan sangat kecilnya pemberitaan di media ketika Arema atau Persema Malang menang dalam pertandingan. Sementara pemberitaan Persebaya sangat besar dan hampir selalu menjadi headline meski klub yang didukung Bonek itu hanya melakukan latihan rutin atau sekedar mengisi waktu senggang.
3. Pendahulu Persebaya yang sangat meremehkan Malang. Pendahulu Persebaya seperti H. Barmen dan Mudayat cukup dikenal sangat meremehkan dan merendahkan tim-tim Malang. Mereka mengatakan kalau tidak akan ada ceritanya Persebaya bisa dikalahkan tim-tim asal Malang, menahan imbang saja mereka (tim-tim Malang) sangat kesulitan. Pernyataan itu bahkan ditulis di media. Hal ini tentunya sangat menyakiti dan menyulut sensitivitas suporter Malang yang merasa direndahkan (orang Surabaya) dan dianaktirikan (media terbesar Jatim). Terlebih, ada isu bahwa suporter Surabaya akan bertandang ke Malang. Merasa tertantang, Arema sudah siap mencegat Bonek di Lawang. Namun sampai pertigaan Karanglo, Singosari, Arema yang hendak ke utara dihalau dan ditangkapi polisi/Kodim. Akhirnya, sebagian suporter melampiaskan kemarahannya dengan memecahkan kaca-kaca mobil plat L. Sementara di Gajayana sendiri, bentuk perlawanan terhadap dedengkot Surabaya itu diwujudkan dalam spanduk-spanduk bertuliskan “Kalahkan Persebaya, Bungkam Mulut Besar Barmen dan Mudayat” atau “Barmen & Mudayat Haram Masuk Kota Malang”.
4. Pemberitaan yang terkesan mengadu domba. Judul berita di media yang cukup berbau ‘mengadu domba’ pun juga sempat memicu perseteruan antar kedua suporter tim sepak bola Malang dan Surabaya itu. Seperti contohnya “Pemain Persebaya Dijadikan Sansak Hidup Pemain Persema” dalam laga Persema vs Persebaya, yang memang sebelumnya diprediksi akan panas menyusul pernyataan Barmen dan Mudayat. Dalam laga itu, Persema melakukan pemanasan di gawang selatan dan Persebaya di gawang utara. Setelah koin tost, ternyata posisinya berpindah (Persema ke utara, Persebaya ke selatan). Pada perpindahan itulah beberapa pemain Persema ada yang terlihat sengaja menabrak pemain Persebaya hingga ada yang terjatuh. Inilah yang ditulis media tersebut dengan “Pemain Persebaya Dijadikan Sansak Hidup Pemain Persema”. Tentulah pemberitaan tersebut sanggup menyulut api kemarahan dan dendam pada arek-arek Surabaya, Ngalamers.
5. Pendahulu suporter sepakbola Malang yang bangga dicap “perusuh” dan “pemberani”. Suporter sepakbola Malang pada akhir tahun 80-an dan awal 90-an masih berasal dari peleburan para geng-geng yang sebelumnya sangat gemar tawuran antar-kampung hingga cukup banyak memakan korban. Dengan dimediatori Bung Ovan Tobing, mereka akhirnya berdamai dan pada akhirnya menyatu dalam bendera “AREMA” (tanpa ‘NIA’), yang artinya “Arek Malang”. Merekalah yang akhirnya sangat setia mendukung tim asal Malang (baik Persema maupun Arema). Dengan latar belakang seperti itu, suporter Malang (masih) sangat bangga jika dicap “perusuh” dan “pemberani”.
berita7up.com - Juventus mengintai beberapa pemain dari Liga Primer Inggris. Barisan striker menjadi target pembenahan jawara Serie A Italia itu.
Menurut Gazzetta dello Sport, Juve telah mengidentifikasi tiga nama penyerang yang akan direkrut di jendela transfer musim panas mendatang.
Beberapa nama yang akan diusahakan Si Nyonya Tua, yakni striker Paris Saint-Germain Edinson Cavani, pilar Everton Romelu Lukaku dan bomber terpinggirkan Liverpool Christian Benteke.
Juve merasa perlu untuk melakukan perombakan dan penguatan di lini depan mereka. Tiga nama di atas dipandang memiliki segala syarat untuk memperbaki daya dobrak tim.
Pemandu bakat Juve diketahui berada di Anfield pada Kamis lalu untuk melihat aksi Benteke saat klub Merseyside itu menyingkirkan Villarreal dari Liga Europa.
berita7up.com – Gelar juara Liga Premier Inggris pada musim ini telah dipastikan menjadi milik Leicester City dibawah arahan pelatih Claudio Ranieri. Suka cita sudah tentu menyelimuti para punggawa tim terkait atas keberhasilan itu.
Meskipun demikian Claudio Ranieri meminta para punggawa besutannya untuk tidak terlena dengan pencapaian yang telah diraih dan mengingatkan bahwa masih ada beberapa pertandingan tersisa dimana kemenangan diharapkan dapat terus teraih.
Claudio Ranieri meminta para punggawa besutannya untuk tetap bermain penuh semangat meskipun trofi juara sudah berhasil direngkuh dan banjir bonus telah tergelontor untuk Riyad Mahrez dkk.
berita7up.com - Mantan gelandang Arsenal, Paul Merson, memuji kinerja Ronald Koeman bersama Southampton. Merson berpendapat, Koeman merupakan sosok yang cocok untuk menggantikan Arsene Wenger di kursi manajer The Gunners.
Koeman ditunjuk sebagai manajer Southampton musim lalu. Dia berlabuh di St. Mary’s bersama sang adik, Erwin Koeman, selaku asisten manajer.
Pada musim perdananya, Koeman berhasil membawa Southampton finis di urutan ketujuh klasemen Liga Primer Inggris dan meraih tiket kualifikasi Liga Europa. Sayangnya, langkah The Saints terhenti di babak play-off.
Southampton kembali meramaikan persaingan untuk lolos ke Liga Europa musim depan. Sadio Mane dkk bercokol di posisi ketujuh klasemen Liga Primer sementara dan tertinggal tiga angka dari Manchester United yang menghuni zona Liga Europa.
Pengalaman melatih Koeman tidak perlu diragukan lagi. Dia pernah meraih tiga trofi Eredivisie (dua bersama Ajax Amsterdam dan satu bersama PSV Eindhoven) dan membawa Valencia menjuarai Copa del Rey 2007-08.
Merson merasa, Koeman pantas menangani menggantikan Wenger yang beberapa kali diminat oleh suporter untuk meninggalkan kursi manajer The Gunners musim depan.
“Saya pikir Southampton adalah tim yang bagus dan Tottenham mungkin sedang terbang,” ujar Merson, seperti dikutip dari Sky Sports.
“Ronald Koeman telah bekerja dengan brilian di Southampton. Sejujurnya, saya bakal gembira apabila melihat dia menangani Arsenal. Dia adalah manajer hebat,” tandasnya.
berita7up.com – Pada pertandingan Liga Primer, Liga Inggris kali ini mempertemukan 2 tim yaitu tim Liverpool sebagai tuan rumah dan tim Chelsea sebagai tim tamu. Laga seru antara Liverpool vs Chelsea ini akan berlangsung di Anfield pada tanggal 12 Mei 2016. Dimana kedua tim ini akan mulai bertanding pukul 20:00 wib.
Sebelumnya kami akan memberikan ulasan pertandingan antara kedua tim yang akan berlaga ini, di mulai dari 5 pertandingan antara kedua tim sampai 5 pertandingan masing-masing tim. Berikut ini adalah ringkasan pertandingan antara Liverpool vs Chelsea di bawah ini :
Head To Head Liverpool vs Chelsea :
31 Oktober 2015 Chelsea 1 – 3 Liverpool (Liga Primer)
10 Mei 2015 Chelsea 1 – 1 Liverpool (Liga Primer)
28 Januari 2015 Chelsea 1 – 0 Liverpool (League Cup)
21 Januari 2015 Liverpool 1 – 1 Chelsea (League Cup)
08 November 2014 Liverpool 1 – 2 Chelsea (Liga Primer)
Lima Pertandingan Terakhir Liverpool :
06 Mei 2016 Liverpool 3 – 0 Villarreal (Piala UEFA)
01 Mei 2016 Swansea City 3 – 1 Liverpool (Liga Primer)
29 April 2016 Villarreal 1 – 0 Liverpool (Piala UEFA)
23 April 2016 Liverpool 2 – 2 Newcastle United (Liga Primer)
21 April 2016 Liverpool 4 – 0 Everton (Liga Primer)
Lima Pertandingan Terakhir Chelsea :
03 Mei 2016 Chelsea 2 – 2 Tottenham Hotspur (Liga Primer)
23 April 2016 Bournemouth 1 – 4 Chelsea (Liga Primer)
16 April 2016 Chelsea 0 – 3 Manchester City (Liga Primer)
09 April 2016 Swansea City 1 – 0 Chelsea (Liga Primer)
02 April 2016 Aston Villa 0 – 4 Chelsea (Liga Primer)
No comments:
Post a Comment