berita7up.com – Bomber Paris Saint-Germain (PSG) Zlatan Ibrahimovic kembali terpilih sebagai pemain terbaik Ligue 1 Prancis setelah dia memenangi suara yang diambil dari sesama pemain sepak bola profesional Prancis. Ini kesuksesannya untuk ketiga kali dalam empat musim terakhir.
Pemain berusia 34 tahun berpaspor Swedia itu menjadi pemain pertama yang memenangi trofi UNFP (Persatuan Pesepak Bola Profesional/Union Nationale des Footballeurs Professionnels) sebanyak tiga kali setelah menjalani musim gemilang, di mana penyerang Paris St Germain (PSG) itu menjadi pemain tersubur di Liga Prancis, dengan koleksi 35 golnya dari 29 pertandingan.
Penampilan brilian Ibrahimovic merupakan faktor penting dalam membantu PSG meraih gelar keempatnya secara beruntun, yang mereka ukir sambil memecahkan rekor pencapaian tercepat.
Ibrahimovic, yang kontraknya akan habis pada musim panas ini, sebelumnya memenangi penghargaan serupa pada musim 2012-2013 dan 2013-2014, namun dia kalah bersaing dengan penyerang Olympique Lyonnais Alexandre Lacazette pada musim lalu.
Musim ini, dia menyingkirkan sesama nominator yakni Lassana Diarra dari Olympique Marseille, Hatem Ben Arfa dari Nice, dan rekan setimnya Angel di Maria.
Ibrahimovic dan Di Maria merupakan dua dari delapan pemain PSG yang masuk tim terbaik Liga Prancis 2015, sedangkan pelatih mereka Laurent Blanc terpilih sebagai pelatih terbaik.
Ousmane Dembele dari Stade Rennais, memenangi penghargaan Pemain Muda Terbaik, sedangkan Penghargaan Kiper Terbaik jatuh kepada Steven Mandanda, yang meraih penghargaan ini untuk keempat kalinya.
berita7up.com - Alexandre Pato memang menjalani masa peminjaman yang buruk di Chelsea. Namun, tak begitu dengan kekasihnya, Fiorella Mattheis. Model kelahiran Brasil itu justru sudah menikmati dengan kehidupan barunya di Inggris.
Pato bisa disebut sebagai salah satu strategi transfer buruk yang dilakukan Chelsea. Mantan bintang AC Milan itu dipinjam dari Corinthians di bursa transfer musim dingin 2016. Sayang, ia malah gagal memberikan kontribusi positif.
Sejak tiba di Stamford Bridge, pemain dengan nama lengkap Alexandre Rodrigues da Silva itu baru dimainkan dua pertandingan. Untungnya, ia mampu mencetak satu gol, yakni saat Chelsea menang 4-0 atas Aston Villa di Villa Park, 2 April 2016.
Meski kekasihnya sedang terpuruk, Fiorella justru memperlihatkan kebahagiaannya sejak tinggal di London. Keduanya sudah resmi menjalin hubungan sejak akhir 2014. Fiorella adalah kekasih Pato setelah putus dengan Barbara Berlusconi, putri pemilik AC Milan, Silvio Berlusconi.
Fiorella sendiri dikenal sebagai aktris, model, dan presenter ternama di Brasil. Ia pun ikut menemani Pato selama tinggal di London. Lucunya, karier wanita berusia 27 itu justru meningkat pesat selama tinggal di London. Buktinya, ia kebanjiran tawaran untuk menjadi model.
Itu mengapa Fiorella terlihat begitu senang dan menikmati kehidupannya di London. Hal itu bisa terlihat dari foto-foto yang diunggah di akun Instagram @fiorellamattheis. Kecantikannya membuat akun Instagram-nya diikuti 2,3 juta follower.
berita7up.com – Uang dan materi pemain hebat terbukti bukan menjadi hal utama untuk menjamin gelar juara dalam dunia sepakbola. Buktinya baru saja terjadi. Dengan dana super minim, Leicester City memastikan diri menjadi juara di Premier League. Namun cerita Leicester ini rupanya tidak sendiri, setidaknya ada empat tim lain yang juga memiliki kisah sama inspiratifnya yang bisa membalikkan semua prediksi dan menjadi juara di kompetisi masing-masing. Siapa sajakah mereka? beriktu ini rangkumannya.
5. Deportivo La Coruna – Juara La Liga 1999/2000
Jika berkaca kepada penampilan saat ini, performa Super Depor ibarat yoyo, naik turun dan tidak konsisten. Bahkan dalam enam tahun terakhir mereka sudah merasakan dua kali terdegradasi yaitu pada tahun 2011 dan 2013. Namun pada tahun 2000 mereka pernah membuat banyak pihak tercengang dengan menghancurkan dominasi Real Madrid dan Barcelona dengan menjadi juara La Liga.
Preisden klub saat itu, Lendoiro merekrut pelatih Javier Irueta untuk membangun tim agar bisa bersaing di Spanyol. Ia pun menggunakan uang itu dengan baik dengan mendatangkan striker Pauleta, gelandang Brasil Emerson dan bek Joan Capdevila. Investasi pun terbayar luanas dan masa itu menjadi masa paling sukses dalam sejarah Depor.
Mereka berhasil mengelahkan Barcelona dengan margin 5 poin dan Madrid kala itu hanya mampu finis di urutan kelima. Tidak hanya itu, mereka juga berhasil meraih tiga gelar piala domestik dan meraih babak semi final Liga Champions setelah kalah dari Porto yang jadi juara.
4. Montpellier – Juara Ligue 1 2011/12
Nama striker Olivier Giroud di Arsenal selama 4 tahun belakangan ini memang terus berjuang di Inggris untuk bisa membantu timnya juara. Tapi tepat empat tahun lalu, ia merupakan pahlawan di Perancis. Saat itu Montepellier baru promosi ke Ligue 1 pada tahun 2009 dan budget belanja mereka jelas tipis.
Tapi di musim debutnya mereka berhasil finis di urutan kelima. Pihak klub segera bergerak cepat untuk membangun tim dengan mendatangkan banyak pemain muda. PSG pada saat yang sama membeli banyak pemain mahal. Tidak mengherankan jika pada tahun 2011 PSG difavoritkan menjadi juara, namun siapa sangka klub kecil dari bagian selatan Perancis itu berhasil menjuarai Ligue 1 dengan total 82 poin dengan selisih 3 poin dari PSG.
Giroud pun berhasil mencuri perhatian publik dengan menjadi top skorer bagi Montpellier. Kemenangan itu jelas membuat klub kaya seperti PSG frustasi dan pelatih kala itu, Rene Girard tidak bisa melupakan musim magis tersebut.
3. Denmark – Juara EURO 1992
Siapa yang menyangka jika Denmark akan menjadi juara di Piala Eropa 1992. Tim berjuluk The Dynamite itu bahkan awalnya tidak lolos kualifikasi kompetisi yang kala itu digelar di Swedia, setelah hanya mampu finis diurutan kedua dibawah Yugoslavia.
Namun perang melanda Yugoslavia yang membuat negara tersebut harus keluar dari EURO setelah didiskuaifikasi oleh UEFA, otomatis Denmark bisa tampil di ajang paling bergengsi antara benua biru tersebut. Namun kala itu mereka harus berhadapan dengan tim berat seperti Inggris dan Perancis.
Denmark berhasil lolos kualifikasi dengan finis di urutan kedua dibawah tim tuan rumah dan masuk ke babak semi final menghadapi Belanda. The Danes pun mengalahkan Die Oranje lewat adu penalti dan melaju ke babak final menghadapi Jerman yang saat itu sudah meraih Piala Dunia dan menjadi kandidat juara. Namun secara mengejutkan Denmark menang dengan skor 2-0 dan menjadi juara di Eropa kala itu.
2. Yunani – Juara EURO 2004
Cerita lain selain Denmark di ajang EURO pada medio tahun 2000-an adalah cerita Yunani yang menjadi juara pada tahun 2004. Yunani kala itu sama sekali tidak diperhitungkan sebagai tim yang bisa menjuarai kompetisi tersebut, bahkan tidak diprediksi akan lolos dari kualfikasi grup. Tidak hanya itu, mereka juga menjadi tim favorit yang lebih dulu keluar dari kompetisi dan tidak ada yang membayangkan mereka akan lolos ke babak final atau bahkan memenangkannya.
Yunani tampil luar biasa dengan taktik hebat dan pertahanan yang hampir tidak bisa ditembus oleh lawan. Mereka pun lolos sebagai runner-up grup dibawah juara bertahan, Perancis. Yunani terus melaju ke babak semi final dan mengalahkan Ceko dengan skor 1-0 dan maju ke baak final dengan mengalahkan tim favorit lainnya, Portugal.
1. Leicester City – Juara Premier League 2015/16
Akhirnya cerita paling baru adalah Leicester City. Secara statistik mereka berhasil memecahkan banyak rekor dalam sejarah olahraga. Diawal kompetisi bahkan angka taruhannya 5000 berbanding 1 untuk bisa menjadi juara.
Di musim sebelumnya mereka menjadi tim yang harus berjuang menjauhi zona degradasi, sebelum di awal musim ini mereka memulai kisah magisnya bersama pelatih Claudio Ranieri yang juga sempat gagal bersama Chelsea, Juventus hingga Roma.
Diawal musim mereka juga kebobolan banyak gol, tapi mereka juga berhasil bangkit dalam beberapa laga penting. Namun sejak masuk ke tahun 2016 penampilan the Foxes semakin impresif dan lini belakang mereka terus semakin kuat hingga mereka akhirnya menjadi juara. Kepastian juara Leicester setelah Tottenham bermain imbang 2-2 dengan Chelsea.
Di era sepakbola yang identik dengan uang, Leicester City membuktikan jika uang tidak serta merta membuat sebuah tim bisa jadi juara. Kisah Leicester juga bisa menjadi inspirasi bagi para tim underdog lainnya di negara lainnya.
berita7up.com - Inter Milan mengamankan peringkat keempat di Liga Italia, setelah menang 2-1 atas tamunya Empoli pada Sabtu (7/6).
Sedangkan AC Milan mendongkrak harapannya untuk dapat kembali berkompetisi di Eropa melalui kemenangan 1-0 atas Bologna.
Inter asuhan Roberto Mancini dipastikan tidak dapat berpartisipasi pada kualifikasi Liga Champions ketika mereka kalah 0-2 di markas Lazio pada akhir pekan silam, namun kemenangan atas Empoli membuat mereka dipastikan akan berkompetisi di Liga Europa pada musim depan.
Ivan Perisic membukukan gol penentu kemenangan sebelum turun minum, setelah gol Manuel Pucciarelli pada menit ke-37 untuk tim tamu membatalkan gol pembukaan yang dibukukan Mauro Icardi.
Icadi kemudian harus meninggalkan lapangan karena cedera paha.
"Ini tetap menjadi musim terbaik Inter dalam lima tahun terakhir," kata Mancini kepada Sky Sports Italia setelah timnya kini total mengoleksi 67 angka dengan satu pertandingan tersisa.
"Posisi ini yang pantas kami dapatkan setelah melakukan semua pekerjaan bagus dari enam bulan pertama." Milan menggeser Sassuolo untuk menduduki peringkat keenam dengan 57 angka, setelah penalti Carlos Bacca pada menit ke-40 memastikan kekalahan Bologna, yang harus kehilangan Amadou Diawara akibat mendapat kartu merah pada menit ke-12.
Ketika Milan dapat mengamankan spot Eropa melalui kemenangan atas Juventus di final Piala Italia pada 21 Mei, kekalahan akan membuat spot Liga Europa ketiga jatuh kepada tim yang finis di peringkat keenam di Liga Italia.
Sassuolo dapat kembali menggeser Milan dengan kemenangan di markas tim peringkat kedua dari bawah Frosinone pada Minggu (8/5) dini hari WIB.
berita7up.com – Kapten Leicester City, Wes Morgan mengatakan, salah satu mimpi paling besar dalam hidupnya telah menjadi kenyataan ketika ia mengangkat trofi Liga Premier Inggris, Sabtu (7/5).
The Foxes melengkapi catatan apik mereka musim ini dalam pertandingan kandang terakhir dengan membenam Everton 3-1. Perayaan gelar juara pun terasa sempurna karena pekan ini pula trofi Liga Inggris menjadi milik mereka dalam sejarah.
Usai pertandingan, Morgan bersama Claudio Ranieri dipersilahkan untuk mengangkat trofi paling bergengsi di daratan Inggris.
“Saya lelah secara emosional, namun tidak ada perasaan yang lebih baik mengangkat trofi,” kata Morgan, dilansir dari SportsMole, Minggu (8/5).
“Itu adalah perasaan yang luar biasa ketika akhirnya tangan saya menyentuh trofi, saya harus menahan air mata. Itu adalah perasaan terbaik di dunia,” jelasnya.
Pemain bertahan asal Jamaika itu merupakan kapten pertama non-Eropa yang sukses mengangkat trofi Liga Premier Inggris. Morgan memainkan setiap menit pertandingan Leicester sepanjang musim ini, hanya menerima tiga kartu kuning dan sukses mencetak dua gol dalam 37 pertandingan.
berita7up.com - Claudio Ranieri telah menginspirasi banyak orang dengan kesuksesannya membawa Leicester City menjadi kampiun Liga Primer Inggris 2015–2016. Berkat kebolehannya ini, Ranieri berhak menerima penghargaan Bearzot Award.
Bearzot award merupakan salah satu penghargaan untuk pelatih asal Italia yang sukses mengukir prestasi hebat. Nama penghargaan ini merujuk pada Enzo Bearzot, pelatih yang sukses membawa Timnas Italia menjadi kampiun Piala Dunia 1982. Tahun lalu, penghargaan ini diberikan kepada pelatih Juventus Massimiliano Allegri.
Ranieri dijadwalkan menerima penghargaan tersebut pada sebuah acara di Roma pada Senin 9 Mei 2016. Selain menerima trofi, Ranieri juga akan mendapatkan uang sebesar 5 ribu Euro atau setara Rp759 juta.
Namun, uang tersebut dipastikan tidak akan masuk ke kocek Ranieri. Pelatih berjuluk The Tinkerman ini memutuskan untuk mendonasikan seluruh uang hadiah tersebut untuk membantu penelitian penyakit ALS (Amyotrophic Lateral Sclerosis).
Di Amerika Serikat, penyakit ini juga dikenal dengan sebutan Lou Gehrig Disease –merujuk pada nama atlet bisbol dari klub Yankees New York yang meninggal karena penyakit tersebut.
ALS adalah salah satu jenis penyakit yang tergolong dalam penyakit saraf motor yang disebabkan oleh degenerasi sel saraf motor. Singkatnya, penyakit ini membuat penderitanya tidak bisa menerima perintah dari otak, dan hingga kini belum ditemukan obatnya.
Tak hanya Lou Gherig, beberapa atlet sepak bola juga ada yang jadii korban penyakit ALS. Salah satunya mantan bintang Genoa dan Fiorentina, Stefano Borgonovo yang wafat pada Juni 2013.
“Ranieri akan menyumbangkan uang hadiah Bearzot Award untuk membantu penelitian ALS,” demikian diumumkan putri Borgonovo, Alessandra.
“Keputusan pelatih Leicester ini membuat kami terkejut dan kita benar-benar tersanjung. Kami sangat senang bahwa ia ingat kita dan perjuangan ayah saya dalam melawan penyakit ini,” lanjutnya.
“Sedikit orang yang menduga Leicester keluar sebagai juara Liga Primer Inggris, tapi prestasinya kali ini menunjukkan betapa luar biasanya Ranieri sebagai seorang pelatih dan juga pribadi,” imbuhnya.
“Keputusannya untuk menyumbangkan uang ini untuk yayasan kami juga membuktikan kepekaan dirinya terkait isu sosial di luar lapangan,” tandasnya.
berita7up.com - Kapten Manchester City, Vincent Kompany, mengaku yakin akan kemampuan rekan-rekannya di timnas Belgia dalam menghadapi Piala Eropa 2016.
Meski tidak bisa memperkuat Belgia di ajang Piala Eropa 2016 lantara cedera, Kompany tetap akan datang ke Prancis untuk mendukung timnya.
“Saya percaya dengan rekan-rekan saya, saya akan mendukung mereka dan selalu ada di sana untuk mendukung mereka semua,” ujar Kompany seperti dikutip dari soccerway.
Kompany mengumumkan bahwa dia tidak akan berlaga di Piala Eropa lantaran cedera yang dialaminya melalui akun facebook miliknya.
Kompany kembali mengalami cedera ketika memperkuatManchester City menghadapi Real Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions.
“Saya akan merindukan Euro dan ini merupakan berita sedih untukku,” kata Kompany.
Disepanjang musim ini, Kompany kerap mengalami cedera yang mengharuskannya beristirahat.
Akibat cedera, musim ini Kompany hanya bermain sebanyak 22 laga di semua kompetisi bersama City.
Belgia sendiri bergabung dengan Italia, Irlandia, dan Swedia di babak peyisihan Grup E di PIala Eropa yang bakal digelar di Prancis 10 Juni hingga 10 Juli mendatang
berita7up.com – Prediksi Score Bola Juventus vs Sampdoria | Prediksi Skor Juventus vs Sampdoria | Prediksi Pertandingan Juventus vs Sampdoria Seri A Italia| Agen Casino Online – Pada pertandingan kali ini Juventus akan bertemu dengan Sampdoria dalam kompetisi Seri A Italia 2016, dimana pertandingan kali ini Juventus akan bertindak sebagai tuan rumah dan menyambut tamunya Sampdoria. Pertandingan akan dilangsungkan di Juventus (Torino), pada tanggal 14 Mei 2016 pukul 22:00 WIB.
Dalam kesempatan kali ini akan diprediksikan hasil dari pertandingan Juventus vs Sampdoria. Prediksi skor kami kaji berdasarkan dari hasil beberapa laga terakhir yang sudah dilewati oleh Juventus dan Sampdoria, serta hasil 5 pertemuan terakhir antara kedua tim, yakni Juventus vs Sampdoria :
Head To Head Juventus vs Sampdoria :
03/01/2016 Sampdoria 1 – 2 Juventus (Seri A Italia)
10/05/2015 Sampdoria 0 – 1 Juventus (Seri A Italia)
03/01/2015 Juventus 1 – 1 Sampdoria (Seri A Italia)
04/05/2014 Juventus 4 – 2 Sampdoria (Seri A Italia)
22/12/2013 Sampdoria 0 – 1 Juventus (Seri A Italia)
Lima Pertandingan Terakhir Juventus :
09/04/2016 Juventus 2 – 0 Carpi (Seri A Italia)
02/04/2016 Fiorentina 1 – 2 Juventus (Seri A Italia)
19/03/2016 Juventus 3 – 0 Lazio (Seri A Italia)
17/03/2016 Juventus 4 – 0 Palermo (Seri A Italia)
13/03/2016 Milan 1 – 2 Juventus (Seri A Italia)
Lima Pertandingan Terakhir Sampdoria :
16/04/2016 Palermo 2 – 0 Sampdoria (Seri A Italia)
13/04/2016 Sampdoria 2 – 1 Lazio (Seri A Italia)
02/04/2016 Sunderland 0 – 0 Sampdoria (Seri A Italia)
19/03/2016 Sampdoria 0 – 1 Milan (Seri A Italia)
06/03/2016 Sampdoria 2 – 0 Udinese (Seri A Italia)
Prediksi Sbobet Juventus vs Sampdoria Seri A Italia adalah :
Juventus 1 – 0 Sampdoria
Handicap / Pasaran Judi Bola Juventus vs Sampdoria :
Juventus – 1/4 (OU 2 1/4)
Pertandingan antara Juventus vs Sampdoria akan berlangsung pada Sabtu, 14 Mei 2016 pukul 22:00 WIB
No comments:
Post a Comment