berita7up.com – Prediksi West Ham United vs Manchester United yang akan menjalani pertandingan pada 10 Mei 2016 nanti akan berlangsung seru. Persaingan antara kedua tim di klasemen memang berlangsung ketat. West Ham United juga masih berpeluang mengambil alih peringkat 5 dari Manchester United jika berhasil memenangkan laga kandang mereka nanti. Mengakhiri musim di peringkat 5 dan 6 akan memberi hasil yang cukup berbeda karena tim di peringkat 5 akan langsung masuk ke fase grup Liga Eropa; sedangkan tim di peringkat 6 akan mengawali kompetisi Liga Eropa melalui kualifikasi babak ketiga.
WEST HAM UNITED
West Ham United sebagai tim tuan rumah dipastikan ingin memenangkan pertandingan untuk mengambil alih peringkat 5. Berdasarkan perhitungan kemungkinan perolehan nilai maksimal dan sisa pertandingan yang masih harus dijalani; West Ham United juga masih berpeluang mengejar perolehan nilai Manchester City agar dapat lolos ke Liga Champions Eropa. Performa bagus kapten Mark Noble dan kreativitas Dimitri Payet menjadi kekuatan tersendiri bagi anak asuh Slaven Bilic untuk memenangkan pertandingan.
MANCHESTER UNITED
Setelah Leicester City mampu menahan imbang Manchester United yang ingin mempertahankan gengsi dari rival sekota Manchester City; kini ujian selanjutnya akan datang dari West Ham United yang akan bertindak sebagai tuan rumah. Manchester United memiliki 1 pertandingan lebih banyak dari Manchester City dengan selisih perolehan nilai hanya 4 angka saja. Memenangkan pertandingan melawan West Ham United memberi peluang memangkas selisih perolehan nilai dengan Manchester City; terutama jika Sergio Aguero dan kawan – kawan gagal menang saat menjamu Arsenal.
Dari 5 pertandingan terakhir West Ham United melawan Manchester United, West Ham United kalah 2 kali dan bermain seri sebanyak 3 kali.Pertemuan terakhir pada 13 April lalu di ajang Piala FA dimenangkan Manchester United dengan skor 2 – 1. Performa yang meningkat dan faktor balas dendam dapat menjadi motivasi tersendiri bagi West Ham United saat melawan Manchester United di pada 10 Mei nanti. Prediksi pertandingan tersebut akan dimenangkan West Ham United dengan skor 1 – 0.
Line Up Prediksi West Ham United vs Manchester United
West Ham United (4-5-1) : Adrian, Winston Reid, Aaron Cresswell, Angelo Ogbonna, Michail Antonio, Cheikhiu Kouyate, Mark Noble, Dimitri Payet, Manuel Lanzini, Andy Carroll, Diafra Sakho.
Manchester United (4-5-1) : David De Gea, Chris Smalling, Daley Blind, Marcos Rojo, Antonio Valencia , Jesse Lingard, Morgan Schneiderlin,Michael Carrick, Juan Mata, Wayne Rooney, Marcus Rashford.
Head To Head West Ham United Vs Manchester United :
13/04/2016 West Ham United 1 – 2 Manchester United
13/03/2016 Manchester United 1 – 1 West Ham United
05/12/2015 Manchester United 0 – 0 West Ham United
08/02/2015 West Ham United 1 – 1 Manchester United
27/09/2014 Manchester United 2 – 1 West Ham United
5 Pertandingan Terakhir West Ham United :
09/04/2016 West Ham United 3 – 3 Arsenal
13/04/2016 West Ham United 1 – 2 Manchester United
17/04/2016 Leicester City 2 – 2 West Ham United
20/04/2016 West Ham United 3 – 1 Watford
30/04/2016 West Bromwich Albion 0 – 3 West Ham United
5 Pertandingan Terakhir Manchester United :
13/04/2016 West Ham United 1 – 2 Manchester United
16/04/2016 Manchester United 1 – 0 Aston Villa
20/04/2016 Manchester United 2 – 0 Crystal Palace
23/04/2016 Everton 1 – 2 Manchester United
01/05/2016 Manchester United 1 – 1 Leicester City
Prediksi Bola West Ham United vs Manchester United 10 Mei 2016 adalah 1 – 0
berita7up.com - UEFA sudah melansir pembagian jumlah tiket untuk pertandingan Atletico Madrid kontra Real Madrid pada final Liga Champions 2015–2016, di Stadion San Siro, Sabtu 28 Mei. Seperti dilansir situs resmi UEFA, suporter kedua klub hanya diberi jatah 36 ribu tiket untuk laga nanti.
Jumlah itu tentunya terbilang mengejutkan. Sebab, UEFA mengalokasikan 44 ribu untuk penonton netral. Termasuk sponsor serta tamu kehormatan UEFA.
Putusan ini tentunya ditentang oleh kedua klub. Sebab, UEFA memberlakukan kebijakan yang tidak lazim dengan memberikan mayoritas tiket pertandingan kepada pihak netral. Bukan ke suporter Madrid dan Atletico.
Terasa aneh karena UEFA tidak memberlakukan kebijakan serupa ketika San Siro menggelar final Liga Champions 2000–2001 yang mempertemukan Bayern Muenchen vs Valencia. Pada saat itu, suporter kedua klub mendapat jatah masing-masing 23 ribu tiket.
Kebijakan UEFA sedang dipertimbangkan oleh perwakilan Madrid, Emilio Butagueno dan Clemente Villaverde yang hadir dalam rapat membahas alokasi tiket untuk masing-masing tim.
berita7up.com - Liverpool sudah bersiap jelang laga final Liga Europa, Klopp pun telah memasang target wajib menang pada laga tersebut. Guna mewujudkan traget tersebut dia pun telah membuat skema taktik jitu agar memenangi pertandingan.
Kapten Liverpool Jordan Henderson dan penyerang Divock Origi memiliki peluang yang kecil untuk masuk tim untuk final Liga Europa bulan ini, kata manajer Juergen Klopp.
Henderson belum pernah memperkuat Liverpool lagi sejak ia mengalami cedera ligamen lutut pada pertandingan Liga Europa melawan Borussia Dortmund pada April, sedangkan Origi mengalami cedera pergelangan kaki saat berlangsungnya derby Merseyside bulan lalu ketika mereka menang atas Everton.
Liverpool mampu mengejar defisit satu gol mereka di leg kedua semifinal Liga Europa melawan Villarreal pada Kamis malam, di mana mereka mengalahkan tim Spanyol itu dengan skor 3-0 untuk mengamankan tempat di final untuk menghadapi Sevilla pada 18 Mei.
"Saya belum tahu mengenai Jordan untuk saat ini… Saya melihat di matanya ia berpikir dirinya memiliki peluang. Demikian pula dengan Divock," kata Klopp kepada para pewarta menjelang pertandingan Liga Inggris pada Minggu melawan Watford di Anfield.
"Anda sebelumnya perlu untuk mempersiapkan diri untuk Minggu, jika tidak kami tidak dapat mengambil resiko. Tidak diragukan lagi ia akan bugar untuk Piala Eropa."
Klopp juga merasa bahwa tidak ada gunanya mengeluhkan mengenai alokasi tiket yang sedikit bagi para penggemar Liverpool, yakni sekitar 10.000 tiket untuk final di St Jakob Park di Basel, yang memiliki kapasitas 35.000 penonton, dan meminta para penggemar yang tidak memiliki tiket untuk berangkat ke Swiss.
"Apa yang saya pelajari dalam hidup adalah bahwa saya tidak dapat mengubah apa yang tidak saya pikirkan. Ini merupakan kesempatan yang indah dan kami tidak dapat mengubah stadion," kata Klopp.
"Ini sepadan untuk didatangi bahkan jika Anda tidak memiliki tiket untuk menikmati kotanya. Kita tidak dapat berpikir mengenai ukuran stadion. Jika Anda bertanya siapa yang ingin melihat final ini, Anda akan menemukan 30 juta orang yang tidak memiliki kesempatan. Seperti itulah," demikian Reutres melaporkan.
berita7up.com - Olahraga sepak bola seharusnya menjadi hiburan sekaligus menjadi pemersatu antar daerah di Indonesia. Tapi nyatanya, bentrokan antar suporter bola yang sering terjadi seperti malah membuktikan sebaliknya.
Melihat bagaimana oknum suporter ini begitu beringas, nyawa seolah seperti tidak ada harganya. Pada tahun 2014, aksi sejumlah pemuda yang mengaku Bonek melakukan sweeping di Tol Waru,Surabaya. Mereka mencari Aremania atau mobil berpelat N dari Malang. Bahkan, para pemuda ini juga sempat memukuli seorang supir bus hingga babak belur.
Aksi Bonek juga terjadi pada akhir tahun 2015, masyarakat diresahkan dengan suporter sepak bola Bonek Persebaya dengan Aremania Malang bentrok dalam perjalanan menuju Sleman, Yogyakarta di dua titik berbeda di Kabupaten Sregan Jawa Tengah, dan dua orang dilaporkan tewas mengenaskan karena tidak bisa menyelamatkan diri. Saat itu, ratusan Bonek tersebut menyerang dengan melempari batu bus berisi rombongan Aremania.
Bentrok antar Bonek dan Aremania bukan kali pertama terjadi. Dua suporter pendukung klub sepak bola asal Jawa Timur dikenal sebagai musuh bebuyutan. Bonek diketahui kerap melakukan sweeping terhadap Aremania, meski kedua klub tersebut tidak bertemu.
Terakhir ini, Arema angkat suara ihwal adanya aksi sweeping yang dilakukan sekelompok orang berplat nomor N di Jembatan Suramadu. Menurut mereka, tindakan sekelompok orang ini murni kriminal dan tak ada hubungannya dengan aktivitas suporter.
“Kami mengutuk aksi ini. Apalagi banyak korban salah sasaran dari sweeping ini,” ujar Koordinator Aremania wilayah Klayatan, Achmad Ghozali, pada Bola.net.
Bahkan, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, mengancam tidak mengeluarkan izin pertandingan di wilayahnya, jika bentrok antarsuporter terus terjadi. Sebab, bentrok kedua suporter sudah sangat memprihatinkan buat sebuah gelaran olah raga. Dia merasa, hal itu tidak sehat.
Soekarwo melihat bentrokan terjadi karena persoalan aktualisasi diri anak muda. Namun kesalahannya, aktualisasi itu dalam bentuk kekerasan yang mencelakakan, bahkan menghilangkan nyawa orang lain.
“Anak muda itu ingin aktualisasi, tapi yang enggak bener aktualisasinya, kekerasan digunakan,” ujar Soekarwo saat menghadiri Pelantikan Pengurus Wilayah (PW) Muhammadiyah Jawa Timur, di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Senin (21/12).
Langkah harus diambil, kata Soekarwo, adalah tindakan tegas bagi para pelaku pengeroyokan. Hukum harus dijalankan karena sudah termasuk tindakan kriminal. Soekarwo pun menjanjikan membuka forum dialog buat membangun komunikasi antarsuporter. Dia akan membangun jalur sebelumnya sudah pernah dibuat.
“Dulu Pak Badrodin Haiti (Kapolri), saat menjabat Kapolda Jawa Timur pernah melakukan terobosan itu. Kini kita akan mencoba lewat Pak Kapolda yang sekarang. Kita support melalui dialog-dialog. Saya optimis ada kanal yang bisa dibuat,” lanjut Soekarwo.
Tak hanya itu aksi damai juga diusulkan oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Anton Setiadji. Dirinya mengaku optimis dengan adanya Laga Jenderal Sudirman Cup dapat merangkul kedua suporter tersebut.
“Pengamanan Piala Jenderal Sudirman hingga tidak bermasalah. Saya bertemu dengan Aremania dan Bonek, tidak ada masalah mereka,” ungkap Anton Setiadji di Mapolresta Malang, Rabu (18/11).
berita7up.com – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, yang ditunjuk menggantikan Rafael Benitez pada Januari 2016 terbilang sukses. Sebab, pria asal Prancis tersebut baru saja mengantarkan anak asuhnya menembus final Liga Champions.
Tercatat, Zidane membawa Madrid meraih 19 kemenangan, tiga seri dan dua kekalahan dari 24 laga. Lantas banyak kalangan menilai Zidane merupakan pilihan tepat untuk mengembalikan identitas Madrid yang sesungguhnya, terlebih di kejuaraan Eropa.
Mengutip dari situs resmi UEFA, Kamis (5/5/2016), Zidane berpotensi menjadi pelatih sekaligus pemain yang sukses mengantarkan klubnya mengangkat trofi Liga Champions. Namanya akan disandingkan dengan Carlo Ancelotti, Frank Rijkaard, Josep Guardiola, Giovani Trapattoni dan mendiang Johan Cruyff.
Selama bermain, Zizou pernah meraih titel Liga Champions bersama Real Madrid pada 2002, saat mengalahkan Bayern Leverkusen dengan skor 2-1. Bahkan Zidane tercatat sebagai pencetak gol dalam laga tersebut.
Saat ini, tim racikannya, Real Madrid, akan bertemu dengan Atletico Madrid dalam laga final yang berlangsung di Stadion San Siro pada 28 Mei 2016.
berita7up.com - Final Liga Champions musim 2015/2016 akhirnya mempertemukan Real Madrid kontra Atletico Madrid. Dua wakil Ibukota Spanyol ini akan bersaing memperebutkan trofi ‘Si Kuping Besar’ di Stadion San Siro, Minggu 29 Mei.
Final Derby Madridleno ini menjadi partai ulangan final musim 2013 — 2014 lalu. Ketika itu, Los Blancos berhasil keluar sebagai pemenang dengan menyingkirkan Los Rojiblancos 4-1 pada babak perpanjangan waktu.
Rekor laga final Liga Champions sendiri sejauh ini masih dipegang Madrid. Terbukti, Los Blancos telah mengoleksi 10 gelar (La Decima) yang terakhir diraih musim 2013/2014 lalu.
Peluang Madrid menambah gelar Liga Champions mereka di final musim ini tentu masih terbuka lebar. Begitu pun dengan Atletico yang berpeluang menorehkan tinta emas pertama kalinya pada ajang paling bergengsi di Eropa tersebut.
Berikut data dan fakta yang coba dirangkumMetrotvnews.com dari berbagai sumber jelang duel Derby Madrileno di final Liga Champions:
1. Spanyol menjadi negara paling dominan mengirimkan wakilnya ke final Liga Champions. Terhitung, Wakil Spanyol telah 25 kali langganan masuk final Champions sejak pertama kali digelar 1955 — 1956 silam.
2. Madrid menjadi wakil Spanyol yang paling sering masuk ke final Liga Champions. Total, Los Blancos berhasil menembus final sebanyak 13 kali (14 dengan final musim ini), 10 diantaranya menjadi juara dan tiga kali menjadi runner-up. 3. Barcelona menjadi wakil Spanyol kedua yang sering mentas di final Liga Champions. Azulgrana tercatat delapan kali masuk final dengan torehan lima kali menang dan tiga kali runner-up.
4. Atletico Madrid terhitung baru dua kali melaju ke final (musim ini final ketiga Atletico) dan selalu menjadi runner-up. Rekor tersebut sama dengan torehan Valencia yang juga selalu menjadi runner-updi dua laga final mereka.
5. Dua laga final sebelumnya, Atletico pun selalu mengalami kekalahan. Los Rojiblancos keok 4-0 oleh Bayern Muenchen di final musim 1973/74. Terakhir, Atletico menyerah 4-1 dari Real Madrid pada final musim 2013/2014 lalu lewat perpanjangan waktu.
6. Derbi Spanyol di final Liga Champions musim ini akan menjadi edisi ketiga kalinya. Derbi Spanyol di final Liga Champions pertama kali terjadi musim 1999 — 2000, di mana Real Madrid keluar sebagai pemenang usai mengalahkan Valencia 3-0. Selanjutnya, Madrid kembali masuk final bertemu Atletico musim 2013/2014 dan menang dengan skor 4-1 lewat perpanjangan waktu.
berita7up.com - PELATIH Leicester City, Claudio Ranieri, mulai bersiap memboyong beberapa nama di musim panas ini. Ternyata, diam-diam Ranieri telah mengincar beberapa nama.
Seperti dimuat oleh Goal, Jumat (6/5/2016), pelatih berkaca mata itu tengah membidik dua nama dari klub ternama Eropa. Dua nama tersebut adalah striker milik Liverpool, Christian Benteke, serta bek tangguh AS Roma, Kostas Manolas.
Liverpool memang sepertinya tidak tertarik dengan Benteke. Tak ingin kehilangan kesempatan, The Foxes –julukan Leicester- siap membajak pemain berusia 25 tahun itu. Meski musim ini tidak tampil maksimal, namun Benteke sempat gemilang saat masih berseragam Aston Villa.
Sementara Manolas dikenal sebagai bek dengan kualitas mumpuni. Namun tampaknya, Leicester akan sedikit kesulitan untuk mendapatkan Manolas. Sebab, Roma dikabarkan masih akan menjadikan Manolas bek utamanya musim depan.
Meski bursa transfer musim panas belum dibuka, namun langkah Ranieri dinilai wajar. Sebab, pada musim depan The Foxes tidak hanya bermain di Premier League, tetapi juga Liga Champions, FA Cup, dan Capital One Cup.
berita7up.com - Salah satu penyebab menurunnya performa Barcelona dalam beberapa pekan terakhir diyakini karena mereka tak punya pelapis sepadan trio MSN (Messi, Suarez, Neymar). Kini, Blaugrana berusaha mencari pelapis sepadan.
Barcelona sudah berusaha mendatangkan pelapis untuk trio MSN di bursa transfer Januari lalu. Mereka membidik penyerang Celta Vigo, Nolito. Sayang, kesepakatan urung terjadi.
Ada beberapa nama di skuad Barcelona yang biasa menjadi pelapis trio MSN, seperti Munir El Haddadi atau Sandro. Tapi, kedua nama tersebut masih muda dan minim pengalaman.
Kabarnya, Barcelona membidik winger Nice, Hatem Be Arfa, sebagai pelapis trio MSN. Pemain 29 tahun itu memiliki skil mumpuni untuk beroperasi dari sektor sayap. Sempat bersinar di Lyon dan Marseille, Ben Arfa meredup saat memperkuat Newcastle.
Tapi, penampilannya kembali cemerlang bersama Nice. Musim ini ia mencetak 17 gol dari 32 laga. Presiden Nice, Jean-Pierre Rivere menyiratkan Barcelona sudah melakukan negosiasi dengan Ben Arfa yang kontraknya habis Juni mendatang.
“Saya akan sangat bahagia untuk Ben Arfa dan Nice jika transfer itu terjadi. Itu membuktikan Nice bisa memiliki pemain bagus,” ujarnya, dikutip dari Soccerway.
“Jika saya seorang pemain dan Barcelona mengajukan tawaran, saya takkan berpikir panjang dan akan menerimanya. Anda tak boleh menolak Barcelona, tapi itu semua terserah Ben Arfa. Yang jelas belum ada kesepakatan resmi menurut berita yang saya dapatkan,” imbuhnya.
No comments:
Post a Comment