Wednesday, 2 September 2015

Berita Sepak Bola Terkini dan Terupdate

Berita Sepak Bola Terkini dan Terupdate


Dokter Cantik Ini Dikabarkan Akan jadi Dokter Tim Chelsea

Posted: 02 Sep 2015 08:14 AM PDT

bola7up.com - Dokter cantik milik klub Spartak MoscowViktoria Gameeva dikabarkan akan menjadi pengganti Eva Carneiro sebagai dokter tim Chelsea.

Hal ini mencuat di beberapa media Inggris setelah Gameeva memposting sebuah foto di akun jejaring sosial Instagram miliknya. Dalam akun tersebut, Ia tampak memakai kostum terbaru The Blues. Ini diyakini menjadi sinyal bahwa Gameeva akan merapat ke London.

Sebelum ini, Chelsea, melalui sang manajer Jose Mourinho, memang telah menggantung nasib Eva Carneiro. Mou yang kecewa dengan kinerja Eva bahkan sudah tidak memakai jasanya di tiga laga terakhir Chelsea.

Dokter Cantik Ini Dikabarkan Akan jadi Dokter Tim Chelsea1 gameeva viktoriya gameeva viktoriya2

Nah, apakah Bolaneters setuju jika dokter Gameeva bersanding dengan Mou untuk mengisi posisi dokter Eva?

Juventus Kalah Lagi, Massimiliano Allegri Harus Tinggalkan 3-5-2

Posted: 02 Sep 2015 06:14 AM PDT

bola7up.com - Peraih scudetto empat musim terakhir, Juventus, secara mengenaskan harus terkapar di Olimpico Roma, akibat kekalahan 2-1 dari rivalnya, AS Roma, Senin (31/8) dini hari WIB. 

Kekalahan itu jadi yang kedua dalam sepasang giornata yang sudah digelar Serie A Italia musim 2015/16. Hasil tersebut sekaligus jadi torehan terburuk Juve sepanjang sejarah. Mereka tak pernah menjalani start sejelek ini sebelumnya.

Jelas ada yang salah dengan Juve musim ini, karena mereka tak hanya kalah di papan skor tapi juga secara permainan. Kerinduan akan pilar-pilar musim lalu macam Carlos Tevez, Andrea Pirlo, dan Arturo Vidal, tentu tak lagi solutif untuk dibahas. Mari kita meniliknya dari situasi dan kondisi terkini I Bianconeri.

Sorotan utama terletak pada sang pelatih, Massimiliano Allegri, yang mengedepankan skema 3-5-2 dalam sepasang kekalahan tersebut. Formasi warisan pelatih Juve terdahulu, Antonio Conte, ini tampak sudah tak lagi sesuai dengan Si Nyonya Tua musim ini.


                                             Padoin terlalu medioker sebagai jangkar

Seperti sudah dibahas dalam beberapa editorial sebelumnya, formasi 3-5-2 ala Juve menjadikan pertahanan sebagai fokus utama. Untuk mewujudkannya dengan sempurna, dibutuhkan sosok gelandang jangkar macam Pirlo yang bisa menahan tempo tetap lambat dan mengubahnya seketika menjadi cepat.

Peran itu musim lalu beberapa kali dilakoni oleh Claudio Marchisio dengan cukup baik, meski tak seistimewa Pirlo. Masalahnya adalah Il Principino kini tengah cedera dan Juve tak memiliki cadangan di posisi itu. karenanya dalam dua laga Serie A lalu, Allegri sungguh mengambil resiko besar dengan memasang formasi 3-5-2, di mana Simone Padoin yang mengisi peran gelandang.

Padahal musim lalu juru taktik berusia 47 tahun itu memiliki rasa sendiri lewat skema 4-3-1-2, yang jauh lebih tajam di depan dan peran gelandang jangkar tak sebegitu krusialnya. Namun dengan tak adanya sosok gelandang serang yang musim lalu ditempati Vidal, membuat Allegri terlalu takut untuk menerapkannya musim ini.

Namun fleksibilitas penghuni lini tengah Juve, sejatinya jauh lebih bisa menutup kekurangan di formasi 4-3-1-2 ketimbang 3-5-2. Pos gelandang serang bisa diberikan pada Roberto Pereyra yang sama sekali tak mengecewakan musim lalu. Paul Pogba bahkan sempat menyatakan sanggup dan bersedia ditempatkan di posisi tersebut.Sementara Padoin yang sejatinya merupakan gelandang sayap kanan, memang pemain serba bisa. Tapi kelas permainannya jelas bukan untuk mengisi peran krusial layaknya gelandang jangkar.

Tengok saja pergerakan monotonnya di sepanjang laga lewat heatmap Opta di atas, yang sekaligus menunjukkan keterbatasan visinya. Leonardo Bonucci sang sweeper, bahkan terlihat beberapa kali mencak-mencak karena Padoin tak membuka ruang mengumpan.

Statistik Padoin pun begitu buruk. Gelandang jangkar macam apa yang hanya mampu melakukan rata-rata 40 sentuhan dan juga operan dalam dua laga?

Hasilnya skema serangan La Vecchia Signora jadi begitu membosankan lewat sisi lapangan, lantaran tak ada penetrasi di tengah. Lawan jadi amat mudah menebaknya. Allegri jelas haram memasang sosok 31 tahun itu sebagai jangkar di laga selanjutnya.



Jika sudah begitu Allegri sepertinya memang harus mencetuskan plan C, lewat penerapan formasi baru. Direktur olahraga Juve, Beppe Marotta, juga mengisyaratkan sang pelatih untuk tak ragu melakukannya menilik komposisi pemain yang disediakannya.

“Kesempatan ini [pembelian Cuadrado dan Alex Sandro] datang dan kami mengambilnya. Sekarang, semua tinggal bergantung pada kemampuan Allegri untuk dapat menemukan formasi terbaik dengan memanfaatkan komposisi skuat yang kami miliki,” tutur Marotta, seperti dilansir Tuttosport.

Seperti dibahas sebelumnya oleh Eric Noveanto, formasi 4-3-3 jadi skema yang paling realistis diterapkan. Taktik yang tengah populer digunakan oleh klub-klub besar Eropa ini memiliki fokus utama pada sektor penyerangan. Komposisi skuat Juve pun memenuhi syarat untuk menjadikan formasi tersebut berjalan baik.

Empat bek sejajar yang berperan dalam formasi terdahulu, 4-3-1-2, tak perlu diubah aktornya. Persaingan hebat mungkin hanya akan mucul di pos bek kiri, antara Patrice Eva dan Alex Sandro. Sementara kepelikan terjadi di lini tengah. Jika situasinya masih seperti sekarang dengan cederanya Marchisio, Allegri sepertinya harus melihat video awal karier Pogba bersama La Vecchia Omcidi. 

Kala itu Conte menjadikan Il Polpo Paul sebagai cadangan utama Pirlo. Hasilnya sama sekali tak mengecewakan, Pogba tampil ganas sebagai jangkar meski tak jago melepaskan umpan-umpan fantastis layaknya Il Maestro. Lewat formasi 4-3-3 yang gelandangnya tak perlu menjaga kedalaman sempurna, alternatif tersebut patut dicoba. Sementara pendamping sisi kanan dan kiri Pogba cukup bervariasi, mulai dari Pereyra, Stefano Sturaro, bahkan Padoin.

Di lini depan, keuntungan lebih bakal didapat Mario Mandzukic. Terbiasa berjuang sendiri sebagai ujung tombak nyaris di sepanjang kariernya, Djilkos diyakini bakal lebih klimis dengan 4-3-3. Sokongan dari winger sekelas Juan Cuadrado juga Paulo Dybala yang fasih di posisi itu, tentu akan memudahkan Mandzukic menjebol jala lawan. Jangan lupakan pula fleksibilitas Alvaro Morata sebagai winger kala masih di Real Madrid dahulu.
 

  Draxler, Vazquez, Hernanes, siapa yang akan datang pada deadline day?

Menilik sisi lainnya, harapan Allegri agar memiliki komposisi skuat yang tak jauh beda dari musim lalu masih mengapung hingga deadline day bursa musim panas ini. Dirinya mengharapkan sosok gelandang jangkar dan trequartista berkualitas baru, sebagai pengisi pos kosong peninggalan Pirlo dan Vidal.

Harapan pertamanya untuk pemain di posisi jangkar sendiri sudah terealisasi, sebagaimana gelandang muda Olympique Marseille, Mario Lemina, didatangkan lewat status pinjaman selama semusim. Kini tinggal pos trequartista yang nominasinya terus pasang-surut.

Hingga 31 Agustus setidaknya terdapat tiga nama yang potensi transfernya cukup besar, yakni Mario Draxler, Franco Vazquez, dan yang terbaru Hernanes. Nama pertama masih belum dilepas dari jangkauan, meski kini mendapat saingan baru dari VfL Wolfsburg. Sementara Vazquez yang sudah menyatakan kesediaan, tak terdengar lagi kelanjutan rumornya.

Paling kencang justru incaran lama Juve yang kini kembali disasar, yakni Hernanes dari FC Internazionale. Cukup riskan sepertinya jika La Fidanzata d’Italia sungguh merealisasikan transfer ini. Selain usianya yang sudah menginjak 30 tahun, kualitasnya juga diragukan karena La Beneamata sendiri tak menjadikannya pilar utama musim ini.

Kedatangan mantan bintang Lazio itu juga bisa disebut sebagai panic transfer, karena kualitas target gelandang serang Juve dari awal terus menurun, mulai dari Mario Gotze, Mesut Ozil, Draxler, Vazquez, hingga Hernanes sendiri.

Menarik dinanti dalam beberapa jam ke depan menjelang deadline transfer, apakah Juve bisa mendapatkan sosok trequartista handal. Jika tidak, maka Allegri tampaknya harus benar-benar memikirkan formasi baru selain 4-3-1-2 dan 3-5-2.

Lagi-lagi, ISL 2015-2016 PT Liga Indonesia mundur jadwal

Posted: 02 Sep 2015 03:05 AM PDT

bola7up.com - PT Liga Indonesia (PT LI) telah merilis proyeksi waktu pelaksanaan Kompetisi Indonesia Super League (ISL)musim 2015/2016 yang rencananya akan mulai bergulir pada pekan ketiga Oktober 2015. Beberapa tahapan pada fase persiapan jelang kompetisi telah dilakukan.

Penjelasan secara rinci terkait time line kompetisi, dan beberapa program terobosan telah disampaikan saat PT LI menggelar pertemuan dengan seluruh klub peserta ISL pada 12 Agustus lalu di Jakarta.

Satu hal penting dari pertemuan tersebut, PT LI akan memberikan update informasi terkait kepastian kompetisi pada akhir Agustus 2015, khususnya terkait izin pertandingan dari kepolisian.

“Proses permohonan perizinan telah disampaikan, namun hingga 30 Agustus 2015, izin dari kepolisian belum kami dapatkan. Proses masih terus berlangsung, menjalin koordinasi dan berinteraksi dengan semua pihak hingga izin pertandingan didapatkan,” kata CEO PT LI, Joko Driyono.

Kondisi ini berimplikasi pada rencana jadwal kick-off ISL 2015/2016 yang dipastikan tidak bisa tereksekusi sesuai jadwal. Sehingga, PT LI harus membuat tahapan perencanaan baru menuju kick-off.

Sebagai gambaran, dan untuk menghindari potensi kerugian di sisi klub serta memperhatikan aspek persiapan teknis, maka jadwal kick-off baru, efektif 6 sampai 8 minggu setelah kepastian perizinan pertandingan diperoleh.

“Kita berharap pergeseran ini tidak berlangsung lama. Sehingga kick-off masih bisa kita laksanakan tahun ini atau selambat-lambatnya Januari 2016,” imbuh Joko Driyono.

Kendati kompetisi belum bisa dimulai sesuai proyeksi sebelumnya, kekosongan waktu yang ada akan dimanfaatkan PT LI dan klub untuk mematangkan berbagai terobosan yang telah dibahas pada pertemuan 12 Agustus 2015, baik secara konsep hingga pelaksanaannya, untuk meningkatkan kualitas kompetisi ISL musim mendatang.

Bayern Munich Pun Tak Bisa Tandingi Financial Transfer Liga Primer Inggris

Posted: 02 Sep 2015 12:05 AM PDT

bola7up.com -

Menurut bos Volkswagen (VW), Martin Winterkorn, transfer Kevin De Bruyne menuju Manchester City kian menegaskan superioritas klub-klub kontestan Liga Primer Inggris dalam anggaran belanja pemain.

The Eastlands merogoh kocek hingga £55 juta demi menebus bintang Belgia itu dari VfL Wolfsburg, klub yang dipunyai oleh VW. Ini artinya musim panas ini City telah dua kali memecahkan rekor pembelian termahal klub setelah sebelumnya menggaet Raheem Sterling dari Liverpool senilai £49 juta.

Kekuatan finansial sedahsyat itu mustahil ditandingi oleh tim-tim Bundesliga Jerman, termasuk raksasa sekaliber Bayern Munich, yang sempat kepincut juga pada De Bruyne sebelum memutuskan mundur dari persaingan.

“Kadangkala kami tak berdaya menghadapi angka sebesar itu,” ungkapnya kepada Bild.

“Bahkan Bayern Munich, yang sempat tertarik, pada akhirnya mengatakan hal yang sama. Saat ini kami tak bisa bersaing menghadapi angka sebesar itu,” imbuh Winterkorn, yang juga memegang posisi dalam dewan pengawas Bayern.

“Apakah nominal itu [£55 juta] terjustifikasi atau tidak, kami sejatinya lebih memilih Kevin bertahan dengan kami. Namun, kondisinya memang seperti ini.”

“Ketika media Inggris membayar jumlah ini [lewat kesepakatan hak siar TV termahal], dan dengan banyak donatur lainnya, maka Anda harus mempertimbangkan apa yang mesti dilakukan untuk mencegah penjualan pemain di Jerman.”

Para Pemain MU Bermasalah Dengan Louis Van Gaal

Posted: 01 Sep 2015 10:05 PM PDT

bola7up.com - Perbedaan filosofi antara Angel Di Maria dan Louis van Gaal memaksa bintang Argentina meninggalkanManchester United musim panas ini.

Pemain 27 tahun tiba di Old Trafford musim panas lalu dengan memecahkan rekor klub sebesar €75 juta setelah menyabet Liga Champions bersama Real Madrid.

Tapi di luar dugaan, Di Maria justru kesulitan beradaptasi di Liga Primer dan kini bergabung jawara Ligue 1 Prancis, Paris Saint-Germain, yang menebus jasanya seharga €63 juta. Setelah cukup lama bungkam, Di Maria akhirnya angkat bicara terkait alasannya meninggalkan Setan Merah.

"Van Gaal memiliki filosofi dan salah satu alasan saya ingin pergi ke Manchester United adalah karena faktor itu," ujarnya kepada ESPN Radio.

"Tapi, sulit beradaptasi dengan kinerja Van Gaal. Saya mengalami beberapa perselisihan dengannya.

"Awalnya berjalan dengan baik tapi kemudian saya cedera. Ketika saya kembali, Van Gaal mengubah posisi saya. Saat saya bicara dengan pelatih PSG Laurent Blanc ia bilang akan memainkan saya di posisi seperti ketika di Real Madrid," tandas Di Maria. 

 

Real Madrid Bawa Kasus Transfer David De Gea ke FIFA

Posted: 01 Sep 2015 08:52 PM PDT

bola7up.com - Real Madrid Bawa Kasus Transfer David De Gea ke FIFA

Dokumen transfer De Gea tiba terlambat di Madrid dan sepertinya Los Blancos harus mengurungkan niatnya untuk memboyong sang penjaga gawang.

 Transfer David De Gea dari Manchester United ke Real Madrid gagal diselesaikan tepat waktu. Menurut laporan terkini, Real dan United sedang menjalin negosiasi untuk penjaga gawang Spanyol tersebut, tapi dokumen De Gea terlambat sampai di markas mereka.

De Gea, 24 tahun, tidak bermain bagi United sejak pramusim. Ia bahkan absen dalam enam laga terkini United karena Louis van Gaal meragukan fokus sang penjaga gawang. Ia menilai, De Gea terganggu oleh ketertarikan Madrid padanya.

United nyaris melepas De Gea di penutupan bursa transfer. Mereka pun berpeluang mendapatkan Keylor Navas sebagai gantinya, termasuk tebusan sebesar £29 juta untuk sang penjaga gawang. Sayang, transfer tersebut tidak selesai tepat waktu. Dengan ini, Navas bakal bertahan di Santiago Bernabeu.

Tidak seperti Liga Primer Inggris, La Liga tidak akan memberikan waktu tambahan untuk merampungkan transfer. Namun menurut SER & COPE, Madrid masih berusaha membuktikan kalau dokumen De Gea tiba tepat pada waktunya.

Nyaris Hat-trick, Thomas Muller Rela Serahkan Penalti ke Robben

Posted: 01 Sep 2015 06:52 PM PDT

bola7up.com -

Tindakan istimewa ditunjukkan Thomas Muller dalam kemenangan telak 3-0 Bayern Munich melawan Bayer Leverkusen pada Spieltag 3 Bundesliga Jerman akhir pekan lalu.

Setelah menyontek umpan Douglas Costa (26′) dan mengonversi penalti (60′), Muller berpeluang melengkapi hat-trick tatkala The Bavarians kembali dihadiahi tendangan titik putih di menit 71.

Namun, peluang itu dilewatkan Muller, yang membiarkan Arjen Robben mengambil penalti kedua tersebut dan memberi jalan bagi sang rekan asal Belanda untuk membuka rekening golnya musim ini. Dalam skuat Bayern yang dipenuhi bintang-bintang berego tinggi, Muller merasa gestur semacam ini diperlukan untuk menjaga keharmonisan tim.

“Bayern adalah tangki hiu. Terkadang Anda harus melempar ikan untuk beberapa hiu lainnya,” ujar Muller bermetafora, seperti dilansir situs resmi Bundesliga.

“Saya adalah pemain tim, jadi saya membiarkan Arjen mengambilnya.”

Penyerang serbabisa Jerman ini sendiri sekarang sudah melesakkan lima gol dan memuncaki daftar pencetak gol terbanyak Bundesliga, unggul dua atas Pierre-Emerick Aubameyang dari Borussia Dortmund.

“Saya selalu berusaha dan memberikan segalanya, dan saya bahagia dengan perkembangan saya selama beberapa tahun terakhir ini.”

Musim lalu, Muller selaku algojo utama Bayern juga pernah mempersilakan Robben mengeksekusi penalti untuk membantu rekannya itu bersaing dalam perburuan gelar topskor.

 

Julian Draxler Resmi Pilih Wolfsburg Daripada Juve

Posted: 01 Sep 2015 04:49 PM PDT

bola7up.com -

Julian Draxler resmi meninggalkan Schalke 04 demi bergabung dengan Wolfsburg, Senin (31/8) waktu setempat. Gelandang ini datang dengan nilai transfer sekitar 36 juta euro ditambah bonus, sebagaimana dikabarkan oleh media setempat.

Draxler sebenarnya sudah jadi buruan Juventus sejak bursa transfer dibuka, tapi klub Serie A tersebut gagal memenuhi tuntutan harga yang dipasang oleh Schalke. Negosiasi di antara kedua belah pihak pun berakhir.

Di sisi lain, Wolfsburg yang baru saja menjual Kevin De Bruyne ke Manchester City mendapatkan dana segar sebesar £55 juta. Mereka langsung membelanjakan uang tersebut untuk menebus Draxler dan meresmikan transfernya.

“Ada dua alasan atas keputusan kami menerima tawaran Wolfsburg,” ungkap Horst Heldt, direktur olahraga Schalke. “Kami takkan mengungkap nilai transfernya, tapi kami bisa bilang kalau ini merupakan yang terbesar yang pernah kami terima di Schalke.”

“Lebih lagi, kami telah menuruti hasrat Julian untuk pindah ke klub lain.”

“Di akhir musim lalu, Julian datang pada saya dan mengatakan kalau ia ingin meninggalkan klub. Saya meminatnya untuk mempertimbangkan segala tawaran yang datang, tapi saya juga meyakinkannya untuk bertahan hingga akhir sehingga kami bisa mendapatkan situasi seperti ini.”

“Sudah jelas kalau kami hanya akan menerima tawaran transfer yang sesuai dengan tuntutan kami,” tandasnya.

No comments:

Post a Comment