www.bola7up.com - Mantan striker Bayern Munich Giovane Elber tanpa ragu menyebut Jurgen Klopp sebagai suksesor ideal Pep Guardiola di Allianz Arena jika pelatih asal Spanyol itu tidak memperpanjang kontraknya yang akan berakhir di musim panas 2016.
Klopp baru saja menutup tujuh tahun karier kepelatihannya di Borussia Dortmund setelah menjalani musim 2014/15 dengan hanya finis di urutan tujuh Bundesliga Jerman dan menjadi runner-up DFB-Pokal.
Posisinya di Dortmund bakal digantikan oleh Thomas Tuchel dan Klopp sendiri memutuskan untuk menepi selama setahun dari sepakbola kendati banyak klub top Eropa meminati jasanya. Namun, Elber yakin Klopp pada akhirnya akan berlabuh di Bayern.
"Saya rasa, Pep akan hengkang setelah musim depan. Jika Anda melihat bahwa Jurgen Klopp tersedia, apa lagi yang Anda inginkan?" tutur Elber kepada Audi Star Talk.
"Saya rasa Klopp akan setahun meninggalkan sepakbola kemudian datang kepada kami. Dia adalah pelatih yang bagus dan pribadi yang sempurna," imbuh penyerang Brasil yang pernah enam musim membela Bayern ini.
www.bola7up.com - Barcelona Juara Liga Champion Setelah Tundukkan Juventus, Skor Akhir 1-3
Babak I
Barcelona memulai laga dengan baik. Pada menit keempat, Blaugrana sudah memaksa Juventus dalam situasi tertinggal satu gol lewat aksi Ivan Rakitic.
Kerja sama apik di sektor sayap, di mana bola diteruskan kepada Andres Iniesta, yang lolos dari penjagaan Arturo Vidal. Gelandang Barcelona itu langsung menyontek bola untuk dituntaskan Rakitic dengan tendangan kaki kiri. Gianluigi Buffon sedikit telat dalam menepis bola dan gawangnya pun jebol.
Juventus langsung merespon. Tiga menit pascakecolongan, Alvaro Morata mendapat kesempatan memberikan umpan ke tengah untuk ditendang Vidal dari luar kotak penalti. Hanya saja arah bola masih tipis di atas mistar.
Di menit 13, Lionel Messi beraksi, tapi bukan dengan tendangan ke gawang. Calon kuat pemenang Ballond’Or 2016 itu melepas umpan, yang masih gagal dituntaskan Neymar.
Berikutnya, Buffon melakukan penyelamatan heroik. Bola tendangan Dani Alves, yang mendapat sodoran umpan dari Luis Suarez, berhasil ditepisnya dengan satu tangan. Berkelas!
Juventus masih berada dalam tekanan di menit berikutnya dengan Rakitic memaksimalkan umpan Jordi Alba. Gawang Juventus masih aman.
Tapi Juventus juga sesekali bisa menekan. Umpan Morata di menit 17 bisa digagalkan Javier Mascherano. Bek Argentina itu juga mementahkan peluang yang diciptakan Pogba setelahnya.
Di menit 25, Claudio Marchisio melepas tendangan keras dari luar kotak penalti. Hanya saja arahnya masih sedikit terbang dari gawang Marc-Andre ter Stegen.
Di menit 40, Luis Suarez mendapat kesempatannya. Tapi dua kans yang dimilikinya hanya berujung pada kegagalan menambah keunggulan Barcelona.
Tak ada tambahan waktu di babak pertama dan Barcelona akan memulai paruh kedua dalam situasi memimpin 1-0 atas Juventus di Olympiastadion, Berlin.
Babak II
Barcelona memulai babak kedua dengan kesempatan pertama dimiliki Luis Suarez. Tapi Buffon masih sigap mengamankan gawangnya di menit 49.
Messi masih melanjutkan start meyakinkan Barcelona dengan kerja sama apik bersama Neymar. Namun Luis Suarez sebagai eksekutor akhir gagal mengarahkan bola ke gawang Juventus.
Juventus akhirnya bisa menyamakan kedudukan di menit 55. Tekanan yang dilakukan Marchisio dimaksimalkan dengan baik oleh Tevez, dengan melakukan tendangan memutar. Bola masih bisa diblok ter Stegen, tapi rebound bisa diteruskan Alvaro Morata dengan sempurna. Skor kembali sama kuat 1-1.
Juventus semakin bersemangat memberikan tekanan. Morata mendapat kesempatan lain dengan menyambut umpan silang Pirlo, tapi gagal mengarahkan bola ke gawang.
Tevez ikut memberikan tekanan ke gawang ter Stegen di menit 62, tapi tendangannya masih kurang tepat sasaran. Sementara tendangan Pogba tiga menit berselang berhasil diamankan kiper Barca dengan baik.
Di menit 68, Barcelona berhasil kembali memimpin. Diawali aksi Messi, pemain Barcelona itu melepas tendangan keras ke arah gawang Juventus. Buffon sigap menepis bola, tapi Luis Suarez datang dengan cepat untuk meneruskan si kulit bundar ke gawang.
Tiga menit kemudian, giliran Neymar menjebol gawang Buffon, dengan menanduk bola hasil kiriman Jordi Alba. Hanya saja golnya dianulir karena asisten wasit melihatnya melakukan handball. Kans Juventus untuk membalas pun belum habis.
Gerard Pique mendapat kesempatannya di menit 83. Hanya saja tendangannya di depan gawang Buffon arahnya terlalu ke atas dari mistar.
Memasuki masa injury time dengan lima menit tambahan waktu, Juventus terus mencoba menekan, salah satunya lewat tendangan Tevez, meski belum begitu mengancam gawang ter Stegen.
Di penghujung laga, lewat serangan balik cepat, Barcelona memastikan kemenangan mereka dengan Neymar melesakkan gol ketiga Barcelona ke gawang Buffon dengan tendangan kerasnya. Cuneyt Cakir pun meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga dengan Barcelona pun keluar sebagai juara.
Susunan Pemain:
BARCELONA - Ter Stegen; Dani Alves, Piqué, Mascherano, Jordi Alba; Sergio Busquets, Rakitic (Mathieu 90), Iniesta (Xavi 78); Luis Suárez (Pedro 90), Neymar, Messi
www.bola7up.com - Barcelona Akui Juventus Punya 33 Gelar Scudetto Serie A
Jumlah koleksi gelar Serie A Italia memang sejauh ini masih menjadi perdebatan, jika mengacu pada Federasi Sepakbola Italia (FIGC) maka tertulis 31 scudetti.
Namun rupanya Barcelona memiliki pandangan lain, di mana bakal lawan Bianconeri di final Liga Champions tersebut mengakui bahwa trofi juara Juventus berjumlah 33.
Hal itu tertuang dalam infografik yang diunggah ke laman Twitter resmi Blaugrana dengan tajuk “semua yang harus Anda ketahui dari Juventus”, sebagai program klub jelang partai puncak.
Yang menarik, dalam infografiknya Barcelona menyebutkan bahwa Juventus telah memiliki 33 scudetti. Ini jelas berbeda dibandingkan pengakuan FIGC maupun UEFA.
Polemik mengenai perdebatan jumlah trofi juara Juventus muncul usai terjadinya skandal Calciopoli pada 2006 lalu yang membuat dua gelar Juventus harus dicopot.
Hingga saat ini, Juventus tidak mengakui keputusan FIGC yang meniadakan kampiun musim 2004/05 serta scudetto yang dihibahkan ke Internazionale musim 2005/06.
[Infographic] Everything you need to know about @Juventusfc http://t.co/6GDnuK4IS6#DR3AM #JuveFCB #UCLfinal pic.twitter.com/D3cOmp0Axr
www.bola7up.com - Pemerintah Inggris melalui menteri olahraga John Whittingdale mengonfirmasi kesiapan negaranya untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 jika Qatar dicoret sebagai penyelenggara.
Sebelum ini, Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) menyatakan akan mengusut keabsahan Rusia dan Qatar dalam bidding untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia menyusul dugaan korupsi di FIFA.
Inggris sendiri pernah mengajukan diri untuk menggelar turnamen empat tahunan tersebut pada Desember 2010, namun mereka kalah dari Rusia yang akhirnya diberi hak menggelar turnamen tersebut pada 2018 selagi Qatar ditunjuk sebagai tuan rumah empat tahun berikutnya.
"Jika FIFA datang dan meminta kita untuk mempertimbangkan kembali proposal untuk menjadi tuan rumah, tentu saja kami memiliki fasilitas yang sangat impresif di negara ini, jika [menggantikan Qatar] tidak bisa, maka kami akan melakukan bidding untuk menggelar Piala Dunia 2018," demikian Whittingdale di BBC Sport.
"Terkait keputusan menggelar Piala Dunia 2022 di Qatar, itu tentu saja merupakan sesuatu yang kita perhatikan, namun untuk saat ini keputusanya tetap seperti itu. Jika diputuskan untuk mencari penggantinya, saya pikir pimpinan FA Inggris Greg Dyke akan mengamatinya.
“Jika Rusia menggelar Piala Dunia 2018, tampak sangat tidak mungkin bahwa negara Eropa lain bakal menjadi tuan rumah di tahun 2022."
www.bola7up.com - Penampilan gemilang Carlos Tevez bersama Juventusmusim ini nampaknya membuat banyak klub terkesan. Tevez menjadi ujung tombak permainan Juve dan selalu menunjukkan mental tanding yang kuat dalam setiap laga.
Tevez sukses mengantarkan Juventus menjadi juara Coppa Italia dan meraih Scudetto musim ini. Juve pun masih berpeluang memenangi trofi ketiga mereka jika bisa mengalahkan Barcelona di final Liga Champions akhir pekan nanti.
Marca mengabarkan bahwa Diego Simeone sangat ingin mendatangkan Tevez ke Atletico Madrid. Simeone menilai kompatriotnya itu akan menjadi tambahan yang penting untuk bisa menantang duo Clasico dalam perebutan gelar juara La Liga musim depan.
Namun keinginan Atleti mendapat saingan dari Paris Saint-Germain. Seperti biasa, PSG akan berani menawarkan gaji yang tinggi mengingat Tevez mungkin bisa dibeli dengan harga yang relatif murah jika Juve berniat melepasnya.
Juve sudah memastikan akan mendapatkan Paulo Dybala pada musim panas ini. Selain itu, masih ada nama Domenico Berardi dan Kingsley Coman yang diharapkan bisa menjadi tumpuan lini depan Juve untuk masa depan. Tevez sendiri kabarnya hanya akan meninggalkan Juve untuk kembali ke Boca Juniors.
Striker AS Monaco dan Timnas Kolombia , Radamel Falcao membuka peluang untuk hijrah secara permanen ke Premier League. Namun , tentu saja mantan pemain Atletico Madrid itu tak akan membela Manchester United yang telah melepasnya.
Diketahui , MU meminjam Falcao dari Monaco selama 1 musim , sejak Juni 2014. Namun , penampilannya dianggap tak memenuhi pengharapan , sehingga manajemen Setan Merah akhirnya memilih untuk memulangkan Falcao ke Monaco.
Tapi , kemudian muncul kabar bahwa dua rival MU , Chelsea dan Liverpool tertarik untuk memboyong Falcao. Meski tak menutup peluang , pemain bertinggi 177 cm tersebut untuk saat ini akan fokus membela Kolombia di ajang Copa America 2015 di Chile.
“Tentu , kabar kepindahan ke Chelsea telah menjadi spekulasi” kata Falcao kepada El Tiempo. “Saya mencoba untuk menghindarinya. Dan yang saya pedulikan saat ini adalah Kolombia (di Copa America)” lanjut mantan pemain Porto tersebut.
Falcao mengaku senang dengan kompetisi Premier League. Dan , pemain yang musim 2014-15 mencetak empat gol dari 26 laga di Premier League itu memberi isyarat kalau dia bakal menerima penawaran dari klub-klub besar Inggris yang meminatinya.
“Saya ingin terus bermain di Premier League. Masa depan saya akan diputuskan dalam beberapa pekan ke depan” tutur pemain berusia 29 tahun yang memiliki nama lengkap Radamel Falcao Garcia Zarate tersebut.
Final Liga Champions musim ini mempertemukan Juventus dengan Barcelona. Kedua tim sama-sama tampil impresif di kompetisi masing-masing. Bianconeri telah merebut Scudetto dan Coppa Italia. Begitu pula dengan Los Azulgranas yang mengoleksi gelar La Liga serta Copa del Rey.
Jika tak punya skuad yang solid , maka mustahil bagi mereka bisa meraih semua itu. Karenanya pada pertandingan di Berlin malam nanti , dipastikan akan ada duel sengit dari setiap lini kedua kubu.
Duet Tevez vs Trio MSN
Juventus akan mengandalkan Carlos Tevez dan Alvaro Morata di lini depan. Duet keduanya sejauh ini sudah memberikan 39 gol buat tim di semua kompetisi.
Sementara Barcelona tak dapat dipungkiri menumpukan harapan kepada trio Lionel Messi , Luis Suarez dan Neymar. Total trio MSN sudah menyumbang 106 gol bagi tim di semua kompetisi.
Adu cerdik Pirlo vs Rakitic
Andrea Pirlo menjadi pemain paling berpengalaman di lini tengah Juventus. Dia bakal menjadi pengontrol ritme permainan. Dalam tugasnya mantan pemain AC Milan ini akan dibantu tiga pemain tangguh , yakni Arturo Vidal yang terkenal tak kenal kompromi , Claudio Marchisio yang memiliki mobilitas tinggi serta talenta muda Paul Pogba
Sedangkan Barcelona memiliki Ivan Rakitic untuk menjadi jenderal di lapangan tengah. Dia akan mendapat sokongan dari dua pemain kawakan Sergio Busquets serta Andres Iniesta.
Soliditas Bonucci vs Kokohnya Pique
Leonardo Bonucci menjadi pemain paling berkembang di lini pertahahan Juventus sepanjang musim. Perannya sebagai tembok utama pertahanan tak tergantikan.
Sayang , di laga nanti dia tak ditemani partner setia Giorgio Chiellini yang masih cedera. Sebagai gantinya , bek senior Andrea Barzagli akan turun. Jangan lupa pula , di belakang Juventus masih punya si energik Stephan Lichtsteiner dan pemain sarat pengalaman Patrice Evra.
Gerard Pique sudah pasti menjadi andalan utama di pertahanan Barcelona. Dia akan bertandem dengan bek ‘jadi-jadian’ Javier Mascherano. Kinerja mereka akan disokong 2 full bek agresif Dani Alves dan Jordi Alba.
Pengalaman Buffon vs kecemerlangan Ter Stegen
Tak cuma memimpin tim sebagai kapten , Gigi Buffon juga memiliki tugas berat lain yakni menghindarkan Juventus dari kebobolan. Tapi dengan pengalaman tampil di berbagai partai krusial , tak diragukan ‘Superman’ akan sanggup menjalankannya.
Marc Andre Ter Stegen memang tak punya jam terbang seperti Buffon. Tapi sejauh ini dia sudah membuktikan diri layak dipercaya mengawal gawang Barcelona di ajang sekelas Liga Champions.
Secara statistik , Buffon lebih unggul dibandingakn Ter Stegen. Dia baru 7 kali kebobolan musim ini di Liga Champions , sedangkan sang lawan sudah 10 kali.
Situasi tak menguntungkan dialami oleh striker Barcelona , Neymar , jelang final Liga Champions melawan Juventus , Sabtu 6 Juni 2015 atau Minggu dini hari WIB , di Olympiastadion , Berlin. Sehari sebelum duel penting tersebut digelar , otoritas pajak Brasil , dikabarkan akan memproses Neymar secara hukum dalam kasus penggelapan pajak transfernya.
Berita ini berkembang lewat majalah Brasil , Epoca. Dijelaskan , otoritas pajak Brasil telah mengumpulkan dokumen-dokumen yang terkait dengan proses transfer Neymar dari Santos ke Barca pada musim panas 2013 silam.
Dokumen yang ada termasuk rekening pribadi Neymar. Dalam proses pengumpulan dokumen , otoritas pajak Brasil bekerja sama dengan Kementerian Keuangan.
Selama beberapa pekan , otoritas pajak Brasil akan meneliti perihal dana yang keluar dan masuk lewat rekening pribadi striker 24 tahun tersebut. Yang mereka curigai adalah adanya uang masuk sejumlah €34,3 juta ke rekening pribadi Neymar selama 2011 hingga 2014
Setelah mendapatkan kesimpulan , mereka bakal melaporkannya ke Kejaksaan Federal. Pihak Kejaksaan disebut-sebut sudah dihubungi otoritas pajak terkait penyelidikan ini. Mereka menyatakan akan menunggu hasil penyelidikan hingga beberapa pekan ke depan.
Skandal pajak yang melibatkan Neymar mulai terkuak saat socio Barca , Jordi Cases mempertanyakan dana transfer Neymar. Cases menganggap Barca tak transparan saat membeli Neymar dari Santos. Pemeriksaan kemudian dilakukan oleh pihak berwajib Spanyol. Hasilnya , Sandro Rosell mundur dari jabatan Presiden.
Sepekan setelah pemeriksaan, Presiden Josep Mario Bartomeu , menjelaskan detail dana transfer Neymar. Menurut Bartomeu , transfer pemain timnas Brasil tersebut berada di angka €57,1 juta. Namun , banyak pihak yang mencurigai dana transfer Neymar menggelembung hingga €86,2 juta.
Atas kasus ini , Bartomeu serta Rosell dituntut dua tahun penjara oleh Jaksa Komisi Anti Korupsi Spanyol. Mereka dituding sudah melakukan penggelapan pajak dalam transfer Neymar.
www.bola7up.com - Lionel Messi bakal menjadi salah satu ancaman terbesar bagi Juventus saat melawan Barcelona di final Liga Champions 2014/15. Ternyata, Messi sudah memukau Juventus sejak lama.
Tepatnya yaitu sejak Juventus melawan Barcelona dalam Trofi Joan Gamper tahun 2005 silam. Hal itu diungkapkan oleh eks pemain Juventus dan Barcelona Lilian Thuram.
“Ketika saya masih di Juventus (2001-2006), kami melawan Barcelona di Trofi Joan Gamper,” papar Thuram seperti dikutip Weloba.
“Saya tidak ikut waktu itu. Namun, ketika rekan-rekan saya kembali ke Italia, mereka mengatakan: ‘Ada seorang pemain di Barcelona yang mustahil dihentikan. Namanya Leo Messi,” imbuh Thuram.
Thuram kemudian bergabung dengan Barcelona (2006-2008) dan melihat sendiri sosok La Pulga. “Ketika saya tiba di Barcelona, Mess
No comments:
Post a Comment