www.bola7up.com - Presiden kehormatan Bayern Munich Franz Beckenbauer menegaskan pihaknya tidak sedang mengincar tanda tangan Jurgen Klopp, yang baru saja mengumumkan rencananya untuk meninggalkan Borussia Dortmund di akhir musim ini.
Kabar mengejutkan yang diumumkan Klopp tersebut menimbulkan banyak spekulasi. Salah satunya, adalah kemungkinan pelatih berusia 47 tahun itu menukangi Bayern yang bisa saja terjadi andai Pep Guardiola mendadak memutus kontraknya di Allianz Arena. Namun, Beckenbauer membantah anggapan tersebut sambil memuji kiprah Klopp selama tujuh tahun terakhir di BVB.
"Saya berharap, dia [Klopp] bertahan di Bundesliga, namun tidak untuk melatih Bayern Munich karena kami sudah punya pelatih luar biasa dalam diri Guardiola," tutur legenda klub itu kepada MSN.
"Bundesliga masih membutuhkan dirinya. Dia adalah pelatih dan pribadi yang luar biasa. Dia memiliki motivasi yang sama, namun sudah tidak seperti lima tahun lalu. Terlihat dari performa Dortmund di musim ini di mana mereka mencoba bermain seperti dulu."
"Ini seperti yang pernah saya alami. Ketika itu, saya melatih timnas Jerman selama enam tahun (1984-1990), namun saya merasa sudah tidak memiliki motivasi. Dan sebelum orang-orang menyadari kalau saya sudah kehilangan motivasi, saya mengundurkan diri dan berhenti. Murni keputusan saya, seperti halnya Jurgen. Kini, dia butuh tantangan baru," tambahnya.
www.bola7up.com - Siapa yang tak mengenal Ann-Kathrin Brommel? Wanita cantik ini adalah model serta penyanyi terkenal Jerman yang juga merupakan kekasih dari bintang Bayern Munich, Mario Gotze.
Baru-baru ini Brommel memamerkan tubuh seksinya dalam majalahSport Magazin edisi April. Selain itu ia juga menjadi model untuk kalender bikini 2015 bikinan majalah tersebut.
Rupanya, proses pengambilan gambar dari Brommel di edisi terbaruSport Magazin ini dilakukan di negara Asia Selatan yang memang terkenal akan pantainya, Maladewa.
Well, penasaran seperti apa pose seksi Ann-Kathrin Brommel yang berbikini di pantai Maladewa? Berikut galeri foto selengkapnya,
www.bola7up.com - Penyerang PalermoPaulo Dybala nampaknya sudah menetapkan pilihannya untuk musim depan. Indikasi bahwa Dybala bakal merapat ke Juventus semakin sering dikeluarkan kubu Napoli.
Sejauh ini Dybala sendiri belum mau bicara banyak mengenai masa depannya. Meski sudah dipastikan akan hengkang, namun Dybala secara pribadi belum mau mengungkapkan tujuannya secara gamblang.
“Juventus bukanlah pilihan yang buruk bagi Dybala karena dia masih ingin bermain di Italia selama minimal dua tahun lagi. Ya, Juve memang masih terdepan karena Dybala menganggap Juve sebagi tujuan yang bagus. Beppe Marotta adalah kawan baik yang sudah melayangkan tawaran tertinggi,” terang Gustavo Mascardi, salah satu agen Dybala kepada Tuttosport.
Mascardi menambahkan bahwa tawaran untuk Dybala sudah datang dari berbagai klub besar Eropa. Salah satu yang sudah melepas tawaran adalah Chelsea.
“Zamparini meminta 40 juta euro dan bagi saya itu adalah harga yang adil. Beberapa waktu lalu Chelsea sudah memberikan tawaran, namun nilainya masih terlalu rendah.
www.bola7up.com – Perwakilan Asosiasi Provinsi (Asprov) DKI Jakarta, Gusti Randa, mengecam keras keputusan Kementrian Pemuda dan olahraga yang menjatuhkan sanksi pembekuan untuk PSSI.
Seperti yang diketahui, sanksi tersebut dijatuhkan bersamaan dengan Kongres Luar Biasa 2015 yang memunculkan La Nyalla Mattalitti sebagai ketua umum PSSI untuk periode 2015-2019.
Gusti Randa menilai keputusan Menpora tersebut sangat disesalkan karena bisa mematikan sepakbola di Indonesia. “Kalau kita mengikuti cara Menpora, maka otomatis saja, di PON tidak ada cabang sepakbola,” ujarnya.
“Kalau mereka mau ambil alih timnas atau kegiatan sepakbola, memangnya yang anggota FIFA siapa? Atau mereka mau berubah dari Menpora ke PSSI? Atau mau kami tukeran PSSI jadi Menpora, silakan saja.”
La Nyalla terpilih menjadi ketua umum setelah menang telak dalam pemungutan suara, ia memperoleh 92 dari 106 suara yang masuk.
www.bola7up.com - Dua raksasa Serie A Italia yang sedang ‘tidur’, yaitu FC Internazionale dan AC Milan, akan melakoni partai derby di Giuseppe Meazza akhir pekan ini.
Meskipun kemenangan tidak akan membawa kedua tim dipastikan menembus zona Eropa klasemen sementara Serie A, tetapi poin penuh tetap wajib didapatkan demi gengsi dan juga memperbesar peluang untuk tetap terlibat dalam kompetisi Eropa musim depan.
Seperti yang diketahui, kedua tim itu sedang terjerembab di papan tengah akibat performa yang tidak konsisten sepanjang musim 2014/15. Inter hanya terpaut satu angka dan satu tangga dari saudara tuanya yang duduk di posisi sembilan.
Milan memiliki modal lebih positif jelang pertandingan nanti usai melalui tiga pertandingan tanpa terkalahkan. Tetapi skuat Roberto Mancini juga mengincar kebangkitan setelah di laga terakhir berhasil mencukur Hellas Verona dengan skor 3-0.
Namun, La Beneamata harus menjalani pertandingan dengan skuat yang cukup compang-camping, setelah Fredy Guarin dan Marcelo Brozovic dipastikan absen karena hukuman akumulasi kartu. Sementara Dodo, Jonathan, Zdravko Kuzmanovic, Hugo Campagnaro juga tidak bisa diturunkan karena cedera, ditambah lagi dengan kondisi Davide Santon yang masih meragukan.
Oleh karena itu, Hernanes dan Mateo Kovacic diprediksi akan mengisi peran di lini tengah dengan Nemanja Vidic juga akan diberi kesempatan untuk mengisi jantung pertahanan dengan Andrea Ranocchia, sementara Juan Jesus dipasang sebagai bek kiri.
Posisi lini depan akan tetap dipercayakan kepada Mauro Icardi dan Rodrigo Palacio yang terlihat semakin padu, dengan keduanya sama-sama menyediakan assist bagi satu sama lain kala melibas Verona.
Berbeda dengan Inter, Milan yang menjadi tim tamu, datang dengan kekuatan cukup maksimal, meski ada pemain cedera tambahan yaitu Mattia Destro.
Jeremy Menez yang berkontribusi 50% gol Rossoneri dalam tujuh pertandingan terakhir akan tetap menjadi andalan di lini depan. Alessio Cerci dan Giacomo Bonaventura diyakini akan membantu pemain asal Prancis itu untuk mendobrak lini belakang Inter.
Dalam sepuluh laga terakhir, kedua tim sama kuat dengan masing-masing mengemas empat kemenangan dan dua hasil imbang. Pada laga terakhir, skor berakhir dengan skor 1-1, di mana itu juga menjadi laga perdana comeback Roberto Mancini di Inter.
Bagaimana dengan laga derby della Madonnina pekan ini?prediksi hasil akhir akan kembali berakhir imbang dengan skor 2-2.
www.bola7up.com - Luis Enrique mungkin bakal tak lagi menjadi bos Barcelonadi musim kompetisi yang akan datang, jika menilik laporan yang belum lama ini dikeluarkan oleh Marca.
Disebutkan bahwa mantan bos Celta Vigo tersebut tidak pernah sekalipun menghadiri pertemuan resmi dengan divisi olahraga, yang bertugas menyusun rencana penambahan atau pengurangan pemain musim depan, semenjak Andoni Zubizarreta dipecat dan Ariedo Braida direkrut awal tahun 2015.
Terlepas dari pertemuan informal, tidak pernah ada agenda resmi yang mempertemukan Enriue dengan sosok-sosok seperti Jordi Mestre, Carles Rexach, atau Braida. Itu artinya, tiga orang yang menempati posisi strategis di manajemen Barcelona tersebut sama sekali belum pernah mendengar secara resmi pemain dan tim seperti apa yang diinginkan Enrique musim depan.
Tentu saja hal ini cukup aneh, kecuali Enrique tidak bakal menjadi bos Barcelona lagi musim depan. Blaugrana sendiri kini tengah bersiap menghadapi Valencia, di laga lanjutan La Liga akhir pekan ini.
Bola7up.com - Hasil Pertandingan – Juventus 2 vs 0 Lazio - Juventus Makin Kokoh di Puncak
Sang pemuncak klasemen sementara Serie A, Juventus berhasil meraih kemenangan kala menjamu Lazio di Juventus Stadium. Dua gol kemenangan Si Nyonya Tua masing-masing dicetak oleh Carlos Tevezdan Leonardo Bonucci.
Sejak menit awal, laga sudah berlangsung ketat. Lazio coba memanfaatkan kesempatan dengan melakukan serangan demi serangan. Bahkan akibat serangkaian serangan tersebut, Buffon sampai melakukan blunder berbahaya.
Kendati kerap ditekan, Juventus justru mampu unggul terlebih dulu lewat aksi Carlos Tevez. Mendapatkan bola hasil sundulan Arturo Vidal, penyerang Argentina itu dengan tenang melesakkan bola ke dalam gawang Marchetti. Juventus 1-0 Lazio.
Pada menit ke 25, Miroslav Klose nyaris mampu mencetak gol penyama kedudukan. Akibat kesalahan Chiellini, bola bergulir ke arah striker veteran yang tengah berada di kotak penalti tersebut. Namun sayang tendangan Klose masih bisa diganggu oleh Bonucci.
Tak lama setelahnya, melalui skema serangan balik, Bonucci yang berlari dari tengah lapangan mengakhiri aksi solo run nya dengan sepakan keras mendatar yang tak mampu dibendung Marchetti. Juventus 2-0 Lazio.
Pada menit-menit akhir babak pertama Juventus sempat mendapatkan peluang untuk memperbesar kedudukan melalui eksekusi tendangan bebas Andrea Pirlo. Sayang tendangan Pirlo bisa diamankan dengan sempurna oleh Machetti.
Babak kedua dimulai, Elang Ibu Kota coba membangun serangan demi mendapatkan gol untuk memperkecil kedudukan. Adalah Candreva dengan kecepatannya yang berusaha menerobos ketatnya barisan belakang Juve. Namun lagi-lagi hal itu masih belum membuahkan hasil.
Pada menit ke 65 Candreva lagi-lagi melakukan upaya untuk mengejar ketertinggalan. Dengan penuh percaya diri Candreva melepas tendangan keras yang sayangnya masih bisa diantisipasi oleh Buffon.
Alih-alih mengejar ketertinggalan, Lazio justru semakin terpuruk setelah Danilo Cataldi dihadiahi kartu merah oleh wasit akibat melakukan tacklingkeras kepada Carlos Tevez.
Meski unggul satu pemain, Juventus nyatanya tak mampu menambah perbendaharaan gol mereka di laga tersebut. Hingga peluit panjang dibunyikan skor tetap tidak berubah, Juventus 2-0 Lazio.
No comments:
Post a Comment